
Sebuah pesan masuk ke ponsel Shuzu. Pesan itu berasal dari saudara sepupu nya yang memberitahu Shuzu, kalau dia mau pergi ke rumah Shuzu. Saudara Shuzu seorang anak perempuan yang baru lulus SMA. Dia berniat untuk kuliah dekat rumah Shuzu. Waktu masih kecil dia sangat dekat dengan Shuzu. Mereka seperti adik kakak. Anak perempuan ini bernama Yui. Tak selang begitu lama, Yui menelpon Shuzu.
"Pagi kak, aku hari ini berangkat ke rumah kamu" ucap Yui
"Kamu naik apa, mau kakak jemput" jawab Shuzu
"Aku naik kereta, memangnya kakak enggak sibuk mau jemput aku"tanya Yui
" Kakak suruh orang buat jemput kamu, biar nanti aku kasih fia foto sama nomer kamu" jawab Shuzu
"Ok kak, nanti kasih nomer orang yang jemput aku juga ya" ucap Yui menerima tawaran Shuzu buat di jemput
Seperti biasanya, Rian datang menjemput Shuzu untuk bekerja. Shuzu juga sudah menunggu di depan rumahnya. Dia pun masuk mobil, Rian langsung menjalankan mobilnya menuju kantor.
"Aku tadi di telpon sepupuku, katanya dia mau ke rumah" ucap Shuzu
"Sepupu kamu yang siapa, kalian kan keluarga besar. Jadi aku enggak tau satu-satu" jawab Rian
"Namanya Yui, dia baru lulus SMA. Katanya sih keterima kuliah dekat sini" ucap Shuzu menjelaskan
"Enak kamu ada temannya di rumah, enggak kesepian lagi" goda Rian
"Ya enggak enak, nanti kalau kamu main ke rumah malah ada satpamnya hihihi" jawab Shuzu sambil ketawa
"Aku kan enggak setiap hari juga main ke rumah mu" Ucap Rian
"Iya enggak setiap hari, tapi setiap malam. Nanti kamu jemput dia ya" Ujar Shuzu menyuruh Rian buat jemput Yui
"Jemput dimana nanti" tanya Rian
"Jemput di stasiun, nanti ku kasih nomer dia sama fotonya biar kamu enggak salah jemput" jawab Shuzu
"Ok, siap sayang" Rian mengiyakan permintaan Shuzu buat jemput Yui
"Gitu dong, gemes aku sama kamu" Shuzu mencubit pipi Rian
"Aduh, jangan keras-keras ya. Nanti merah pipi ku hehehe" Rian pura-pura sakit biar di manja sama Shuzu
Sudah sampai depan kantor, Shuzu turun dari mobil sedangkan Rian pergi untuk memarkirkan mobilnya.
***
Waktunya makan siang, Rian mengajak Shuzu buat makan. Shuzu ingat kalau Yui sampai Stasiun siang ini. Langsung dia ambil HP dan menghubungi Yui untuk bertanya dia sampai mana.
"Yui, kamu sampai mana" tanya Shuzu
__ADS_1
"Aku sudah mau sampai Stasiun kak" jawab Yui
"Aku suruh orang yang jemput kamu berangkat sekarang" ucap Shuzu
"Ok kak, aku tunggu di stasiun nanti" jawab Yui
Shuzu menutup telponnya, Dia memberitahu Rian kalau Yui sudah mau sampai Stasiun.
"Sayang, Yui sudah mau sampai stasiun. Kamu jemput dia sekarang ya" ucap Shuzu ke Rian
"Aku baru mau makan siang, ya sudah tak jemput dia dulu sekarang" jawab Rian
"Maaf ya sayang ngerepotin kamu" Shuzu merasa bersalah mengganggu makan siang Rian
"Enggak apa-apa, aku bawa roti saja dari kantin. Aku berangkat dulu ya sayang" Rian pergi menjemput Yui ke stasiun
Di stasiun, Yui sudah menunggu orang yang akan menjemput nya. Di telponnya orang yang akan menjemputnya. Tetapi tidak di angkat. Yui menelpon Shuzu, bilang kalau yang jemput tidak bisa di telpon. Shuzu juga menelpon Rian. Tetapi telponnya tidak di angkat. Shuzu menuju ke kantor Rian. Ternyata HP Rian tertinggal di meja. Shuzu mengirim pesan ke Yui, kalau HP orang yang menjemputnya tertinggal di kantor. Saat Yui berjalan sambil melihat pesan dari Shuzu. Tak sengaja dia menabrak Rian dan hampir terjatuh. Rian menangkapnya agar tidak jatuh. Yui melihat orang asing yang begitu tampan memeluknya. Pandangannya terpaku ke wajah Rian.
"Maaf ya, enggak sengaja nabrak kamu" ucap Rian
"Eh, iya. emmmm enggak apa-apa. Aku saja yang jalannya meleng" jawab Yui gugup
"Kamu enggak apa-apa kan" tanya Rian
"Iya aku enggak apa-apa" jawab Yui
Yui terus memandang Rian sampai dia tidak melihatnya lagi. Telpon Yui berdering, Shuzu menghubunginya lagi.
"Yui, kamu naik taksi saja ya ke rumah ku" ucap Shuzu
"Ya sudah kak, kalau gitu aku cari taksi dulu" jawab Yui
Yui berjalan keluar stasiun untuk mencari taksi. Rian masih berkeliling stasiun buat mencari orang yang mau di jemput nya. Setelah dapat taksi, Yui pun meninggalkan stasiun. Rian berfikir kalau yang di jemput nya mungkin sudah pergi karena terlalu lama menunggu nya. Rian langsung kembali ke kantor. Di kantor Shuzu geleng-geleng kepala melihat Rian. Rian hanya ketawa sambil minta maaf karena enggak sadar HP nya tertinggal di kantor.
"Maaf sayang, HP ku ketinggalan tadi. Jadinya enggak ketemu sama orang nya" ucap Rian sambil senyum-senyum
"Mangkanya di pastikan dulu barangnya ada yang ketinggalan atau enggak" jawab Shuzu ketus
"Iya-iya, jangan marah. Ini aku tadi mampir belikan kamu makanan" bujuk Rian agar Shuzu tidak marah-marah
"Mau nyogok ya? kalau nyogok jangan pakai makanan, nanti aku tambah gemuk gimana" jawab Shuzu
"Terus pakai apa nih" tanya Rian
Shuzu menunjuk ke pipi nya. Rian pun menepuk jidatnya.
__ADS_1
"Ini di kantor loh, masa' minta cium pipi" ucap Rian heran sama kelakuan Shuzu
"Ya sudah kalau enggak mau, enggak. ku maafin" Shuzu pergi membelakangi Rian
cup, ciuman mendarat di pipi Shuzu sebelah kanan
"Sudah ya, jangan marah lagi" ucap Rian habis mencium pipi Shuzu
"Iya aku enggak marah, nanti makan malam di rumah ku ya" ajak Shuzu
"Aku enggak bisa, nanti mau ke rumah pak Kobayashi yang kemarin kecelakaan kerja" jawab Rian
"Aku ikut ya, dia kan pegawai ku" ucap Shuzu
"Enggak usah, di rumah kamu kan ada sepupu mu. Nanti kamu di cariin kalau belum pulang" jawab Rian
"Ya sudah kalau gitu" ucap Shuzu agak ngambek karena enggak boleh ikut
***
Rian mengantar Shuzu pulang ke rumah. Yui mendengar suara mobil dari dalam rumah. Dia langsung membuka pintu dan melihat Shuzu memberikan kiss bye pada pria yang ada di dalam mobil. Setelah mengantar Shuzu, Rian langsung menuju ke rumah pak kobayashi.
"Hayo, siapa itu tadi. Kok pakai kiss bye segala" Yui mengagetkan Shuzu dari belakang
"Bukan siapa-siapa, dia asisten pribadi ku" jawab Shuzu
"Asisten pribadi apa asisten hidup hihihi," goda Yui
"Dia cuma asisten pribadi" muka Shuzu memerah
"Ya sudah kalau enggak mau ngaku, kamu mandi dulu kak, terus makan malam. Aku sudah menyiapkan masakan buat kamu enak loh" ucap Yui
"Wah, pasti enak kalau masakan kamu. Aku mandi dulu ya" ucap Shuzu
Selesai mandi, Shuzu langsung makan bersama Yui. Habis makan, mereka mengobrol di ruang tamu. mereka membahas orang yang menjemput Yui dan orang tampan yang tidak sengaja di tabrak sama Yui di stasiun.
"Kak, kamu enggak nyimpan minuman sama camilan ya" tanya Yui
"Iya, kakak lupa beli. Harusnya kemarin kakak beli persediannya" jawab Shuzu
"Aku belikan dulu ya, biar kita ngobrol ada temannya" ucap Yui menawarkan diri untuk membeli minuman dan camilan
"Pakai kartu kakak saja belanjanya" jawab Shuzu sambil memberi kan kartu debit nya ke Yui
"Aku berangkat dulu kak" ucap Yui
__ADS_1
"Iya hati-hati sudah malam" jawab Shuzu mengingat kan Yui
Yui berbelanja minuman dan makanan ringan, sekalian dia belanja kebutuhannya. Selesai membayar di kasir, dia bergegas keluar toserba. Brak, karena terburu-buru dia menabrak seorang pria di depan pintu toserba. Sambil minta maaf dia mengambil barang-barangnya yang terjatuh. Sang pria ikut membantunya, Tetapi Yui menolaknya sambil meminta maaf. Saat berdiri kepala Yui mendongak untuk melihat wajah pria yang di tabrak nya. Yui kaget melihat wajah pria itu sampai barang bawaannya terjatuh lagi. Ternyata pria yang di tabrak nya sekarang adalah orang yang di tabrak nya waktu di stasiun.