Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
37,Ryan memasuki rumah annA


__ADS_3

Hari ini Rani dan Anna di jemput oleh mas andik menuju ke rumah mas ryan.rani membawa tas lumayan besar dan memakai tas selempang kecil beserta celana jeans dan jaket jeans dengan dalaman kaos merah.


Anna tiba dirumah Ryan,disambut oleh bapak ibu tanpa Ryan..


"Ryan masih keluar sebentar nak"sang bapak langsung nyeletuk karna mengetahui raut wajah Anna yang sedari tadi mencari sosok pujaan nya itu .


"assalamualaikum"ucap Ryan..dan Rani menoleh, ketampanan seorang Ryan tak akan pudar walau terkena keringat pun..


"udah sarapan an?makan dulu yuk sebelum berangkat"ucap Ryan..


"tadi Rani sama Anna udah sarapan mas, ya cuma roti sih sama bubur beli di depan hotel"ucap rani


"oh iya nak ini nanti kamu bawa ya,kata Ryan kamu disana begitu dekat dengan tetangga mu.jadi tolong bagikan ya"ucap sang ibu dan membuat Anna melotot, bagaimana mungkin anna bisa membawa 3 kardus itu dengan naik bis..


"maaf Bu,ini terlalu banyak dan Anna juga bingung cara membawa nya."


"haha..Ryan yang akan mengantarkan kamu nak sampai rumah"


"tapi ini terlalu banyak kalau untuk naik motor"


"husst,,naik mobil..yuk sarapan dulu"ucap Ryan menghentikan kegelisahan Anna


"mas,Rani boleh ikut ya?"


"anak kecil dilarang ikut"ucap Andik


"ikutlah ran,biar Andik tidak menjadi obat nyamuk"


"kenapa sih mas andik ikut segala jadi sebel deh"

__ADS_1


"hey anak kecil,ini mobilku dan juga aku ada keperluan di kota S disuruh bapaku ngirim apel tu.udah numpang cerewet"


akhirnya mereka berpamitan..jam 09;00 berangkat .


Ryan yang menyetir dan Andik duduk di sebelah nya.di kursi belakang ada Anna dan Rani.


"an kamu tau daerah xx"tanya Andik


"insyaallah tahu mas, tapi belum pernah masukk kesana karna itu kawasan perumahan"


"ya sudah nanti pertama kali ngirim ini dulu ya an baru ke rumah kamu gpp kan?"


tanya Andik


"gpp kok mas"


tak lama berselang terdengar bunyi dering handphone Anna..


"siapa mbak?"tanya Rani


"tetangga mbak,ran"


"kok baik banget mbak nanyain makan?"


"iya tiap hari juga mereka semua gantian bawain aku bekal makan ran.ini tadi kan mbak kok gak pulang2 takut macem2 katanya.makanya nanti kalian masuk rumah semua aja ya biar tetangga mbak percaya"


"lah biasanya kalau mas Ryan kerumah mbak emangnya GK pernah masuk rumah?


"cuma di teras aja dan,itupun baru mas mu orang laki2 pertama yang ku bukain pagar..hihi"

__ADS_1


"ya ampun yan,Lo jauh2 ke kota s cuma nangkring depan teras doang..hahaha makanya Lo ngebet kawin"ucap Andik


dan mendapatkan pukulan di bahu oleh Ryan..


setelah selesai dengan urusan Andik,mereka bergegas menuju rumah Anna.


rumah Anna memang berada di kawasan padat penduduk,terapi rumah Anna memiliki garasi dan teras yang luas.hingga mobil Andik bisa masuk ke dalam garasi tanpa mengganggu pengguna jalan yang lain..


"assalamualaikum"ucap Anna seraya membuka pintu.anna mempersilahkan masuk ke dalam ruang tamu minimalis punya Anna.karna teras dan garasi yang amat besar sehingga ruangan didalam terlihat sangat kecil..


mereka bertiga duduk di sofa kecil dan lucu berwarna ungu.terpajang banyak foto anna di dinding dengan berbagai pose dan latar belakang tempat wisata.


ada 1 foto yang menarik perhatian,foto ibu Anna yang di cetak besar melebihi foto Anna terlihat tersenyum kearah mereka.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa like


coment

__ADS_1


dan vote


__ADS_2