Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
56,Arga dan Ryan bertemu


__ADS_3

"mass"ucap Anna yang terlihat sudah meneteskan air mata.


"Hust,sudah saatnya kamu bahagia an"


ucap Ryan dan teman-temannya melihat adegan romantis ini sungguh terharu,semua tahu bagaimana nasib Anna selama ini.


"kami juga terimakasih mas,karena Anna bisa mendapatkan calon suami yang benar-benar bisa menjaga Anna,selama ini kami memang jarang menunjukan rasa sayang kami pada Anna,tetapi sesungguhnya kami sangat mengkhawatirkan Anna jika terus-terusan hidup sendiri"ucap Yani


"Yan"Anna memanggil dengan suara kacau dan di jawab gelengan kepala Yani sambil tersenyum


"iya mas Ryan, seharusnya tidak perlu ada ucapan terimakasih,lantaran kami bukan sekedar sahabat tetapi kami adalah saudara.anna yang paling kecil di antara kami jadi tugas kami pula yang menjaga Anna ,sekarang tugas kami sudah selesai mas.dan Anna sudah menjadi tanggung jawab mas Ryan sebentar lagi"ucap Wawan yang membuat semua orang tak percaya, bagaimana mungkin seorang lelaki setengah perempuan ini berbicara sangat tegas dan berwibawa.


"ya ampun WAN,gak nyangka Lo bisa bicara seperti ini ke gw"ucap Anna sambil memeluk Wawan dan menangis


"gw bangga disaat seperti ini jiwa laki-laki Lo masih bisa muncul"ucap Vera


"manusia langkah seperti Lo ternyata punya hati juga ya"ucap sisi


"ih..lepas Anna,ada laki Lo itu ntr dia cemburu lagi"


"mas Ryan tahu kok kalau sinyal Lo cuma buat pria"


"kurang ajar Lo ya,sana..sana..rambut gw kusut ni ahhh...."

__ADS_1


akhirnya acara tangisan pun selesai mereka mulai makan bersama,Ryan pun cukup bangga melihat persahabatan mereka.wawan dan sisi selalu berebut makanan hingga menimbulkan keributan.


semua makanan sudah habis dan mereka semua masih kekenyangan,tak lama setelah itu muncul sosok pria menghampiri gazebo mereka,


"permisi bisa saya bicara sebentar dengan anda mas Ryan?"


deg...anna melihat Arga datang menemuinya


"Arga..ngapain Lo kesini"ucap Yani


"Lo tu kenapa sih ganggu aja sana pergi"ucap Wawan tak kalah marahnya


Anna sudah pucat,Anna bingung dengan situasi seperti ini.


"iya mas,saya ryan.ada perlu apa ya?apa sebelumnya kita pernah bertemu?"ucap Ryan sopan sambil berdiri di hadapan arga.anna sudah lemas,jantungnya tak karuan dia takut Arga akan macam-macam terhadap mas Ryan.


"memang kita gak pernah kenal,tetapi Lo harus tau jika wanita yang mau Lo nikahin itu masih berstatus pacar gue!!!"ucap Arga sambil menunjuk Anna


"Jangan percaya mas Ryan,dia itu halu"ucap Wawan


"mas Ryan dengerin Anna dulu ya"ucap Anna segera bangkit.melihat kepanikan Anna,membuat Ryan curiga.


"bisa kita duduk sebentar untuk mendengarkan segala omongan kamu?"ucap Ryan

__ADS_1


"mas gak usah,biarin dia pergi aja"ucap Anna


"iya mas,usir sana tuh cowok gak tau malu"Wawan pun juga membela anna


"diem Lo ban*i"ucap Arga marah


"sudah mas,kita disini gak mau ribut.jelaskan apa yang perlu saya dengar.dan tolong Anna kamu diem dulu.saya ingin mendengar dari mulut dia dulu.dan saya mohon untuk yang lain nya diam"ucap Ryan yang mulai merasa terpancing.


Anna sudah terlihat gelisah,dia memegang tangan Yani,sekarang posisi Ryan dan Arga saling berhadapan dan Anna ada di samping Ryan serta Yani pula berada di samping anna.yang lain nya berada di belakang Anna dan yani.


"perkenalkan saya adalah Arga,pacar Anna selama 7tahun ini"ucap Arya tegas mengulurkan tangan nya kepada Ryan


deg...


deg..


.


.


jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys


mampir juga di karya ku yang lain

__ADS_1


selamat membaca


__ADS_2