Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
94,firasat


__ADS_3

selama didalam kereta Syaza nampak senang melihat kearah jendela.ryan membiarkan Anna tidur di pundak nya dan Ryan menjaga Syaza sepanjang perjalanan.sesampainya di stasiun Surabaya,Anna segera bangun dan gelagapan melihat suaminya sudah memandang dirinya sambil menggendong Syaza.


"mas kok gak bangunin bunda?"tanya Anna sambil berdiri mengambil tas dibagian atas


"mas,pengen mandangi wajah bunda yang cantik"Ryan tersenyum


"gombal aja mas.."


"ini Syaza ganti kamu yang gendong biar mas yang bawa barang,berat itu bund"ucap Ryan mengambil alih yang ada di tangan Anna.


setibanya dirumah,Ryan segera beberes karena rumah ditinggal selama 5hari terlihat banyak debu.anna membaringkan Syaza di dalam kamarnya,dan keluar kamar ingin membantu suaminya.


"udah,bunda istirahat aja.temani Syaza "ucap Ryan yang sudah berganti pakaian rumahan,Anna memeluk suaminya yang sedang membelakangi nya.


"mas,pengen sayang-sayangan dulu"ucap Anna manja


"ih..bunda nya Syaza genit."cup ryan mencium kening istrinya dan menyuruhnya masuk kekamar.

__ADS_1


siang ini Ryan sibuk membersihkan setiap sudut rumah Anna,hingga sore Anna baru bangun bersama syaza.ryan nampak tertidur di sofa.mendengar Syaza mengoceh,Ryan pun bangun dan menggendong putrinya


",loh mas biarin Syaza sama aku,mas istirahat aja sana"ucap Anna


"udah gakpapa bund,selagi masih punya nafas kita harus memanfaatkan sebaik mungkin"ucap Ryan sambil mencium pipi gembul anakny


"dari kemarin gitu aja ih ngomongnya,serem"Anna pergi ke dapur menyiapkan segala sesuatu untuk Syaza mandi


malam ini Ryan nampak begitu lelah,dia tertidur sambil memeluk anaknya,Anna masih sibuk mencuci pakaian karena kalau siang waktunya akan habis bersama syaza.anna mencuci piring, mencuci baju,saat dirasa semuanya selesai Anna bergegas mandi karena badan nya sangat lengket.


"astaga mas,kukira siapa"Anna memegang dadanya


"haha,bunda lama dikamar mandinya,sudah kebelet ini"jawab Ryan sambil menerobos pintu kamar mandi.


Ryan segera menghampiri Anna yang sedang memilih daster rumahan untuk tidur.ryan memeluk istrinya dari belakang sambil berbisik


"katanya mau sayang-sayangan"

__ADS_1


Anna langsung mengangguk dan mereka menuju kamar nomer 2,selama dimalang mereka tidak bisa melakukan aktifitas itu lantaran kasurnya terlalu kecil.malam panjang ini dilalui pasangan suami istri hingga berkali-kali dengan cara yang terlembut dilakukan ryan.anna pun tak pernah menolak sedikitpun.


"terimakasih sayang"cup Ryan mencium kening istrinya


pagi ini anna membikin sarapan kesukaan suaminya,ayam bakar+urap-urap.syaza sudah bangun dan menangis,Anna menggendong anaknya dan diajak bermain di dapur karena Anna ingin mencuci piring.ryan sudah siap dengan pakaian kerjanya,bergegas untuk sarapan ditemani sang buah hati.


"bund, berangkat dulu ya,jaga Syaza jangan teledor.aku sayang kalian"Ryan mencium anak dan istrinya secara bergantian.ryan masih berada di atas motor dan seperti enggan untuk pergi.dia melihat anak dan istrinya yang mengantarkannya sampai teras.


"dada..ayah..ati-ati ya ayah..cepat pulang"ucap Anna menggunakan bahasa Syaza


Ryan mengangguk dan tersenyum


"assalamualaikum,ayah pamit ya"Ryan segera melajukan motornya pergi.dan Anna memulai rutinitas seperti biasanya.


jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys


mampir juga di karya ku yang lain nya

__ADS_1


__ADS_2