Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
47,nasehat ayah


__ADS_3

Anna menangis di kamar, perkataan ayah nya yang membikin hati Anna tersentuh membuat gadis ini tak bisa membendung air matanya.


Anna berusaha menghentikan air matanya disaat dering ponsel nya berbunyi.tertera nama mas Ryan muncul di layar handphone nya.


"assalamualaikum mas Ryan"ucap Anna berusaha santai


"wallaikumsallam an,udah sampai?kok aku telfon dari tadi gak di angkat.kukira kamu masih marah an.aku mau samperin kamu ke Surabaya aja an.hatiku gak tenang jika kamu marah gini an"ucap Ryan dengan panjang nya dan Anna sengaja diam karna ingin mengatur nafasnya dulu


"maaf mas,soalnya ada ayah disini"ucap Anna yang membuat Ryan kaget


"loh ayah juga mudik an,trs gimana an.udah ngmg ke ayah?tanya ryan.anna hanya diam dia kembali terisak..


"an,kenapa an?ada apa?kenapa?ayah gak setuju?"Ryan semakin bingung karena Anna hanya menangis,belum sempat Anna menjawab,ayahnya sudah mengetuk pintu kamar Anna.


"an,ini ayah.boleh masuk?"ucap ayah nya.

__ADS_1


"masuk aja yah,gak di kunci"ucap Anna meletakan ponsel nya yang lupa di matikan terlebih dahulu karena Anna sibuk membersihkan air matanya itu .


"an,ayah mau pamit pulang dulu ya,kamu kapan pulang ke Surabaya?"ucap ayah lembut


"habis maghrib aja sekalian yah"


"hati2 ya nak,kalau bisa besok pagi aja.karna malam2 ayah khawatir"


"gpp yah,biasany juga Anna slalu malam kalau perjalanan"Anna berusaha tersenyum walau ayahnya tahu Anna menyembunyikan air matanya.


"ayah selama ini banyak salah sama anna,ayah gak pernah ada disisi Anna tetapi ayah yakin jika putri ayah ini bisa menjaga harga dirinya sendiri."Anna langsung terisak memeluk ayahnya..


"kenapa disaat Anna mau menikah,ayah bersikap seperti ini?huhuhu,jika di perbolehkan lebih baik Anna gak nikah selama nya asal ayah bersikap lembut seperti ini.hikz..hikz.."


"husst,,sudah 25 tahun kamu an,waktunya menikah.ayah juga ingin punya cucu,asal kamu tahu banyak sekali teman2 bisnis ayah yang mengajak untuk berbesanan tetapi ayah menolak karna ayah yakin jika putri ayah akan mendapatkan kebahagiaan sendiri dari lelaki yang di cintai nya.ya sudah ayah mau pamit pulang dulu ya.ayah tunggu kedatangan calon mertua mu.assallamualaikum"ayah segera pergi karna tak tahan melihat anaknya berlarut dalam kesedihan.

__ADS_1


Anna masih berusaha mengeluarkan air matanya.sikap lembut ayah nya yang selama ini tak pernah dia dapatkan,hari ini Anna benar2 menjadi anak yang di anggap dan nyata.setelah Anna sudah selesai dengan tangisan nya.anna mengambil lagi ponsel nya berusaha akan menghubungi mas Ryan kembali.betapa terkejut nya Anna melihat panggilan telepon nya masih berjalan selama 38 menit lebih.ryan sedari tadi memang sengaja ingin mendengar langsung apa yang di katakan ayah anna.karna pikiran Ryan itu takut jika di tolak oleh calon mertuanya ini,tetapi justru fakta lain yang di dapat dari pendengaran Ryan sendiri


.


.


.


.


jangan lupa like


coment


dan vote

__ADS_1


__ADS_2