Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
50, Ryan bertemu ayah anna


__ADS_3

Setelah satu Minggu berlalu,Anna dan mas Ryan baru bisa bertemu.anna sengaja tidak membawa motornya karena akan di jemput mas Ryan di kerjaan nya dan menuju kerumah ayah anna.


Anna keluar dan melihat pria pujaan nya semakin tampan..


"Hay calon imam ku"kali ini yang menyapa adalah Wawan kutilang..dan mendapat pukulan dari Anna.


"Hay bang"ucap Ryan sopan


"haaa...apa kau bilang?Abang??emang gw Abang becak ha!!!"ucap Wawan marah dan mendapatkan tawa an dari semua teman nya..


"udah ah biasanya juga di panggil mas..mas gitu loh.sewot amat sih Lo"ucap Yani sambil memeluk Wawan yang sedang cemberut


akhirnya Anna dan Ryan segera pergi meninggalkan teman-teman nya.tujuan mereka adalah rumah ayah Anna, setibanya di depan rumah ayah anna,Ryan sedikit kaget lantaran rumah nya sangat mewah dan besar jauh berbeda dengan rumah nya yang ada di kampung.anna melihat perubahan wajah Ryan yang sedikit tegang.rumah mewah berwarna putih dan silver ini memiliki kolam ikan yang lumayan luas di bagian teras.ada 2mobil berjejer di garasi dan 4 motor matic dengan berbagai merk


"mas,mau lanjut apa balik?"tanya Anna


"sudah niat kesini kok balik sih an?"Ryan masih bisa tersenyum walau sebenarnya hatinya tak karuan.

__ADS_1


"mas Ryan gak pandai menyembunyikan sesuatu.hihi"Anna mengejek Ryan


"apapun jawaban beliau,tetapi kamu yang berhak memutuskan an,"ucap mas Ryan sambil memegang tangan Anna.


akhirnya ada salah satu pembantu di rumah ayah Anna yang membukakan pagar berwarna putih itu


"eh mbak Anna,udah di tungguin bapak mbak"ucap ramah mbak Siti itu


"iya mbak,makasih ya mbak"


mereka memasuki ruang tamu Anna, terlihat dengan jelas Ryan berkeringat dingin gugup menghadapi calon mertuanya.


"wallaikumsallam "ucap sang ayah keluar dari arah meja makan.ayah Anna mengenakan sarung dan baju Koko berwarna maroon langkahnya terhenti di hadapan Ryan dan menyalaminya.


"silahkan duduk"ucap ayah dengan ramah.nampak ibu tiri Anna keluar menyalami Ryan lalu duduk menjauh di depan ruang tv.dan sekarang di dalam ruang tamu hanya ada mereka bertiga.anna,Ryan dan ayah..


"bismillahirrahmanirrahim"ucap Ryan dalam hati sambil menghela nafas nya

__ADS_1


"sebelumnya saya minta maaf om jika saya kemari mendadak tidak membawa apa-apa,saya Ryan om,saya asli Malang dan sekarang tinggal di Surabaya lantaran baru di pindah kerjakan di sebuah bank swasta.selama ini saya cukup dekat dengan Anna anak om dan jika di izinkan Minggu depan insyaallah keluarga saya akan bersilahturahmi kemari om"ucap Ryan sangat gugup dan Anna yang mendengar penuturan sang kekasih itu sangat kagum terharu.


ayah Anna pun hanya diam mendengarkan penjelasan Ryan,dan sikap misterius ayah Anna membuat keduanya bingung akan jawaban di berikan kepada mereka.


"yah,,,,"Anna berusaha memecahkan keheningan..


"ini ayah lihat,sebelumnya Anna sudah di lamar di depan keluarga mas ryan.walau belum resmi tetapi ini bukti bahwa mas Ryan serius sama Anna"ucap Anna seraya memutar video lamaran di pantai waktu itu.


ayah melihat video itu seorang diri,tak nampak sekalipun ibu tiri Anna merasa ingin tahu ataupun sekedar bertanya.ryan mengetahui jika Anna sesekali melihat ke arah punggung ibu tirinya.ayah Anna telah selesai melihat video itu lalu ayah bertanya pada Ryan..


"kamu berapa bersaudara?"


"2 om"


"orang tua masih ada semua?"


"Alhamdulillah masih om"

__ADS_1


"baiklah,saya tunggu kedatangan keluarga kamu kesini Minggu depan"ucap sang ayah tanpa basa basi


Anna dan Ryan langsung melihat kearah ayah secara bersamaan dan bengong seakan tak percaya..


__ADS_2