
"loh kenapa kok diam?gak suka?ya sudah di undur saja kedatangan keluarga dari malang"ucap sang ayah
"bukan gitu yah,tapi ayah serius menerima kedatangan keluarga mas Ryan kemari?"tanya Anna masih tak percaya
"iya,kan ayah sudah bilang tadi?emang kenapa sih?"
"enggak yah,kok ayah gak pakai acara ngetes mas Ryan?tiba-tiba langsung nyuruh kesini aja keluarga nya mas ryan.apa ayah emang ingin ngelepas anna buru-buru"ucap Anna menunduk di saat mengucapkan kata-kata terakhir nya.ryan mengetahui perubahan wajah Anna,dan Ryan pun mengelus punggung Anna.
"sudah jangan sedih malu ih udah 25 tahun juga"ucap Ryan dengan pelan dan masih bisa didengar ayah Anna
"kalau kalian sudah sama-sama suka lantas kenapa ayah harus mempersulit niat baik nak Ryan, ini kan bukan sekolah an,kenapa harus di test?"ucap sang ayah
"bukan begitu yah, biasanya di tivi itu slalu di tanya tentang bibit bebet dan bobot makanya mas Ryan sedikit rada gelisah tadi mengetahui rumah ayah seperti ini"
"hahah yang akan di nikahi Ryan itu bukan putri raja.masih orang biasa,buat apa ayah harus mencari menantu yang kaya jika kalian sudah sama-sama suka"
mendengar penuturan ayah nya,Anna sedikit lega.ryan juga sudah mulai merasa bahwa kehadiran sudah di terima oleh ayah anna.
walau ayah Anna pendiam tetapi ayah nya sangat berwibawa jika menghadapi tamu,beda dengan sang ibu tiri yang tidak sekalipun menunjukkan batang hidungnya.itu semua tak jadi masalah bagi Ryan,karena baginya hanya Restu ayah Anna yang penting.
__ADS_1
sudah jam 21:00 mereka bergegas pulang,Ryan mengantarkan Anna dulu untuk pulang kerumahnya.sesampainya dirumah anna,Ryan pun segera pamit kepada Anna untuk segera pulang.
"balik dulu ya an,langsung tidur jangan main hp Mulu"ucap Ryan sambil mencubit hidung Anna
"iya mas..nanti palingan anna gak bisa tidur lantaran mikirin tadi,jadi gak sabar nunggu Minggu depan acara kita mas"
"sudah jangan di pikirin yang penting kan sekarang kita sudah mengantongi restu dari keluarga besar kita,cepat tidur sana masuk"
"iya ih mas Ryan bawel"
"gak boleh bilang gitu sama calon suaminya"ucap mas Ryan
tak jauh dari rumah Anna ternyata Arga sedang melihat kejadian itu semua.
Arga dengan amarah nya melihat itu dan segera menemui Anna yang akan membuka pagar nya itu .
"oh,,ternyata kalian sudah sejauh ini"ucap Arga sambil menarik tangan anna
"lepas ga,kasar banget sih Lo"
__ADS_1
"gw terima kalau Lo pacaran Ama cowok siapa aja,asal jangan Sampek Lo nikah ama orang lain selain gw!"bentak Arga
"Lo bisa diem gak sih,ini kampung gw.mau Lo,gw teriakin maling.sana pergi"
"inget ya an,gw gak bakal biarin Lo nikah sama si tukang bakso itu"ucap Ryan seraya mengambil ponselnya,dia ingin merekam perkataan Anna dan sengaja memancing kemarahan Anna.
"Lo bisa diem gak!"bentak Anna
"kenapa Lo malu kalau punya suami tukang bakso..haha..gw tau gimana kehidupan Lo,gak mungkin dia bisa ngebiayain Lo"
"Dan perlu juga anda ketahui mas Arga yang terhormat,calon suami saya bukan tukang bakso lagi.tetapi dia sekarang udah kerja di sebuah bank.jadi ini juga salah satu alasan gw gak mau ngenalin Lo ke keluarga gw karna pekerjaan Lo cuma kuli panggul"
"oh jadi karna dia sekarang kerja di bank trs Lo mau di nikahin sama tuh cowok!kasian banget ya cowok Lo itu,dia belum tau apa gimana sifat asli Lo yang matre!"
"lah itu Lo tau kan alasan nya,pasti gw bangga dong punya suami kerja kantoran daripada sama Lo yang baru beberapa bulan aja kerja enak tapi sombongnya selangit "
"dasar matre Lo"
"biarin"
__ADS_1