
Anna bingung harus mulai darimana menghubungi Ryan..
dari kemarin Anna tak bisa tidur untuk mengatur kata demi kata yang harus di ucapkan kepada Ryan. pagi ini Anna berangkat kerja seperti biasanya,dan sesampainya Yani di tempat kerja,sesegera mungkin Yani menyodorkan bukti rekaman suara Arga yang waktu itu sempat di rekam teman-teman nya.
"ini bukti kuat yang harus Lo tunjukin ke mas Ryan an,biar mas Ryan tahu kalau Arga itu gak waras"
"oh iya yan,gw sampai lupa kalau waktu itu kalian sempat ngerekam Arga,thank ya yan Lo emang Sohib gw muach"ucap Anna mencium pipi Yani
"apa an sih Lo najis gw,udah sana..sana telpon mas Ryan "
Anna akhirnya menelfon mas Ryan dan berinisiatif untuk mengajak nya bertemu, ternyata mas Ryan sangat sibuk dan bisa bertemu lusa.pikir Anna jika menjelaskan melalui telfon akan sangat susah jadi Anna menunggu lusa untuk bisa bertemu dengan mas Ryan..
**
hari yang di tunggu itu datang ,siang hari mas Ryan menelfon Anna untuk mengajak ketemuan di sebuah tempat makan dan mas Ryan menyuruh mengajak teman-teman Anna sekalian sekedar untuk mentraktir makan.
akhirnya jam pulang kerja,anna,Yani,Wawan Vera dan sisi berangkat bersama menuju sebuah tempat makan yang lumayan nyaman dengan nuansa alami apalagi tempat duduknya di gazebo.
"an,Lo yakin laki Lo ngajak makan kita disini?mehong Lo disini"ucap Wawan
__ADS_1
"eh .ban*i,Lo lupa sekarang kan Ryan sudah kerja di bank bukan jadi kang bakso lagi oon"ucap Yani menyoyor kepala Wawan
"aduh Mak lampir sukanya main kekerasan"
"sudah..sudah ayo masuk gw gak sabar pengen ketemu calon imam gw"ucap Anna
"dasar lu alay"
mereka menuju gazebo nomer 9 yang berada di depan kolam ikan dan pas sebelah kiri kolam itu ada live music.sudah ada mas Ryan menunggu dengan wajah tampak sumringah menyambut kedatangan teman-teman Anna.
"sudah lama mas?"tanya Anna
"baru saja kok, silahkan duduk"
"gak ada apa-apa mbak cuma ingin mengenal lebih jauh saja teman-teman calon istri saya yang cantik ini"ucap Ryan tertawa menggoda Anna yang sudah memerah pipinya..
"huweekk model kayak begini di puji mas,bisa-bisa loncat ke depan kolam ini dia"ucap wawan
"diem lu,gw colok pakek ini mau "Anna melotot matanya kepada Wawan
__ADS_1
"husst eh..kok kasar gini"ucap mas Ryan kepada anna dan Anna pun lupa dengan kebiasaan nya yang selalu bertengkar dengan temannya itu.
"sukurin wekkk"Wawan mengejek Anna
Makanan yang di pesan pun datang,dan mereka semua kaget karena banyak sekali yang di pesan bahkan mereka pun belum memesan nya.
"loh mas siapa yang pesan?"
"biar gak kelamaan nunggu tadi langsung mas pesan an,selama ini mas kan tahu story' Anna kalau makan bareng teman-teman Anna, jadi mas fikir sebagian dari yang mas pesan ini kalian suka makanya pesan banyak"Ryan menjelaskan dengan detail
"aduh mas Ryan,kalau makanan seperti ini gak mungkin nolak kami mas"ucap sisi segera mengambil piring dan mendapatkan cubitan dari Yani..
"hahah gakpapa mbak,ini semua tanda terimakasih dari saya lantaran sampai sejauh ini Anna masih kelilingi orang-orang baik seperti kalian, terimakasih ya sudah menjaga calon istri saya"Ryan berbicara sopan dengan mengelus punggung Anna yang berada di sebelah nya itu.hingga Anna terlihat berkaca-kaca
.
.
jangan lupa bayar aku dengan vote ya guys
__ADS_1
mampir juga di karya aku yang lain nya..
selamat membaca