
sudah 2hari Ryan dan Anna berada di kota kelahiran ryan,malam ini entah mengapa Syaza sehabis isya' sudah tertidur.hingga Ryan berinisiatif mengajak Anna untuk jalan-jalan di sekitaran kota nya.
"Bu,titip Syaza ya"ucap Ryan kepada ibunya
"iya,sana pacaran yang lama biar ibu bisa tidur bersama Syaza"ucap ibunya menggoda
Ryan memakai motor matic milik bapaknya,mereka menikmati suasana dingin disepanjang kota apel.akhirnya perjalanan mereka tiba di sebuah tempat makan sate yang biasa mereka kunjung sejak dulu.
"kenapa sih mas Mandang nya kayak gitu?"tanya Anna
"kamu cantik bund,jangan dilepas ya kerudung nya?"jawab Ryan pelan
"dilepasnya di kamar aja ya mas..hehe"Anna menggoda suaminya.
"hahaha kamu ini"Ryan mengusap kepala Anna yang di tutupi kerudung..
Anna merasa ada sesuatu yang aneh pada suaminya,karena tidak biasanya Ryan meninggalkan Syaza dan hanya pergi berdua dengan nya.
"mas kenapa sih cuma pergi berdua saja? biasanya mas yang paling tidak bisa jauh dengan Syaza"tanya Anna
__ADS_1
"mas juga ingin menyenangkan bunda,ingin menikmati masa-masa pacaran seperti dulu Bun"ucap Ryan..
"tumben ih..ayahnya Syaza lebay"
"bunda,bunda harus kuat menjalani hidup.apapun masalah yang bunda hadapi harus ikhlas.bunda gak boleh terus-terusan berlarut dalam kesedihan.karena bunda sekarang sudah punya Syaza,harus terlihat tegar didepan Syaza"ucap Ryan panjang lebar kepada istrinya sambil memegang tangan Anna.
"kan ada ayahnya Syaza yang sudah sempurna dimata bunda.bunda gak akan sedih lagi kalau ayahnya Syaza selalu disamping bunda"ucap Anna sambil menyenderkan kepala di pundak suaminya
"sayang,kita tidak bisa selamanya untuk terus bersama.pesan mas cuma satu,tolong jaga akhlak bunda dengan baik dan satu yang penting.jangan pernah menangisi sesuatu yang memang menyakitkan.lupakan dan berusaha tegarlah demi Syaza"ucap Ryan serius,Anna pun kaget
"mas kok ngomongnya gitu?kan mas dari dulu janjinya mau menjaga Anna apalagi sekarang ada syaza., berarti tanggung jawab mas double dong"Anna masih kaget dengan perubahan perkataan Ryan yang tiba-tiba seperti itu..
"kamu dan Syaza tetap selalu berada di hati mas sayang"Anna mencoba menahan air matanya dan menjedah pembicaraan nya.
**
sudah selesai masa liburan mereka,Ryan memutuskan untuk kembali ke Surabaya menggunakan transportasi umum,dia tidak mau terus-terusan merepotkan Andik.
"kenapa gak gw antar aja si bro"ucap Andik
__ADS_1
"gakpapa bro,biar anak gw tahu aja rasanya naik kereta"ucap Ryan sambil memeluk Andik
"Lo,udah seperti saudara gw bro.tolong selama gw gak ada,Lo harus gantiin posisi gw jadi anak lelaki dirumah ini"
Andik merasa teman nya sangat aneh karena berbicara serius seperti ini
"ih..jauh-jauh sana gw normal kali bro"ucap Andik
"ntr kalau Lo gak bisa peluk gw,jangan Lo cari gw ya"Ryan berlalu pergi kedalam menemui istrinya yang sudah bersiap.
Ryan pamit kepada bapak,ibu dan adiknya.ibu Ryan merasa ada yang janggal dari putranya karena wajahnya pucat.
"nak kamu sakit?wajahmu pucat sekali?"tanya ibu nya sambil membelai lembut pipi anaknya
"gakpapa Bu,ibu jaga kesehatan jangan capek-capek.ryan titip Anna dan Syaza ya Bu"ucap Ryan memeluk ibunya
"kalian kan pulang bersama kenapa di titipin ke ibu?atau Syaza ditinggal aja disini.kalian bikin adek lagi..hehe"ucap sang bapak menggoda anaknya
.
__ADS_1
jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys
mampir juga di karya ku yang lain nya