
hari-hari yang di lalui Anna dan Ryan sangat bahagia dengan kabar kehamilan anna.setiap hari Ryan rajin memasak untuk istrinya,bahkan sekarang lebih dari 2 menu kemauan sang istri.sebelum tidur pun Ryan tak lupa membuatkan susu hamil.
sejak trimester pertama Ryan begitu posesif terhadap istri pecicilan nya ini,tiap hari Anna tidak di perbolehkan menggunakan motor.dia diantar jemput oleh Ryan,walau jam kerja nya pun tidak sama tetapi Ryan tidak mempermasalahkan nya.
Lusa adalah libur panjang dan kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Ryan untuk pulang ke kampung halaman nya beserta sang istri.
mereka berencana naik kereta lantaran tidak ingin menggunakan motor seperti biasanya dengan kondisi Anna yang hamil muda ini.
Hari ini Ryan dan Anna tiba di stasiun Malang dan di jemput oleh mas andik dan Rani .setibanya dirumah,Ryan dan Anna menciumi punggung tangan kedua orang tuanya ini.
Anna merasa bahagia jika sudah berada di lingkungan keluarga suaminya,kasih sayang yang tidak pernah di dapat Anna sebelumya sekaansemuanya sudah dibayar saat ini.anna tidak di perbolehkan memasak apalagi memegang sapu.mertuanya sangat hati-hati menjaga menantu dan calon cucunya.mempunyai suami super ganteng,mertua super baik bahkan adik ipar dan kakek nenek Ryan pun sangat-sangat perhatian kepada Anna,membuat Anna sungguh sangat bersyukur.
setelah menikah,Anna merasa hubungan nya dengan ayah dan ibu tirinya akan membaik .tetapi sama saja bahkan malah memburuk karena merasa jika Anna bukan tanggung jawabnya lagi sehingga tidak pernah berjumpa lagi antara anak dan bapak itu.jangankan bertemu,telfon SMS saja sudah jarang sekali.entahlah biarlah seperti ini saja toh sekarang aku sudah cukup bahagia,(batin Anna)
hari ini Ryan mengajak istrinya jalan-jalan ke pantai bersama keluarga nya.
__ADS_1
"mas,jadi inget waktu itu kamu ngelamar aku"ucap Anna malu-malu sambil menggandeng lengan suaminya
"haha iya dulu kamu masih malu-malu ,kalau sekarang tambah pecicilan gini"ucap Ryan sambil mencubit hidung Anna.
"ih..aku kan calon ibu mas,kenapa sih masih melekat aja kata pecicilan itu buat aku"Anna berpura-pura ngambek.
cup.
Ryan mencium pipi istrinya seraya memeluk pinggang istrinya
sudah 2hari mereka menginap disini,dan hari ini tiba waktunya mereka untuk kembali dan di antar oleh mas andik menggunakan mobilnya.
"an,ibu masakin sarden tongkol kesukaan kamu ya ini nanti kamu bawa pulang tinggal di angetin aja udah bisa jadi berhari-hari"ucap sang ibu mertua sambil meletakan beberapa oleh-oleh untuk dibawa menantunya
"gak usah repot-repot bu,tapi makasih ya Bu..hehe"ucap Anna yang sudah sangat akrab dengan mertuanya bahkan sudah seperti anak dan ibu
__ADS_1
"haha,,ibu kan tidak mau anak dan cucu ibu kelaparan.ini ibu bawakan beberapa ikan yang kemarin kita beli di pantai xx itu,kamu harus banyak makan ikan itu baik untuk anakmu nduk"
"iya Bu,Anna tahu kalau Anna gak bisa masak kok..makanya ibu khawatir sama mas Ryan dan cucu ibu aja,trus Anna nya enggak"Anna sengaja menggoda mertuanya itu dengan berpura-pura marah
"loh an,ibu hanya bercanda kenapa jadi di masukin hati.maafin ibu ya nak"ucap ibu menghentikan aktifitas nya dan memandang wajah senduh menantunya
"iya Bu Anna tersinggung...tapi bo'ong..heheh"Anna memeluk mertuanya itu
"dasar kamu ini,"mertuanya sambil mengusap rambut menantunya
.
.
JangaN lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys
__ADS_1
mampir juga di karya ku yang lain nya