Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
92,liburan di kota kelahiran ryan


__ADS_3

"aku gak ngapa-ngapain Anna Bu,tadi mau bantu Anna ambil motor tapi Anna histeris"ucap Arga menjelaskan kepada ibunya


"mungkin menantu saya masih trauma jika bertemu dengan putra anda"ucap mertua Anna dan ibu Ryan sontak menoleh dan baru mengetahui jika Anna bersama mertuanya.


"maafkan anak saya ya Bu,tolong jangan di perpanjang.an..maafin Arga ya.sini ibu bantu berdiri"ucap ibu Arga lembut,ia tak ingin masalah yang lalu terulang lagi.selama ini sebisa mungkin ibu Arga menjauhkan anaknya dari keluarga anna.tak ingin ada masalah lagi,hingga Arga dikirim ke Jakarta untuk pindah bekerja disana.


"maaf Bu,Anna permisi, assalamualaikum"ucap Anna kepada ibu Arga dan segera mengambil motornya..


"wallaikumsallam..Bu,Anna itu anak yang baik.tolong jaga dia selalu,saya sangat ingin menjadikan dia menantu saya tetapi anak saya mencintainya dengan cara yang salah.jadi tolong maafkan anak saya Bu,jangan sampai suami Anna mengetahui hal ini"ucap ibu Arga memelas kepada ibu ryan


"iya Bu,anak saya juga bukan orang yang emosian jadi tidak mungkin dia akan gegabah.permisi Bu"


sesampainya dirumah,anna segera memasukan motor kedalam garasi terlihat jelas Ryan kewalangan menggendong Syaza yang menangis histeris.anna tergopoh-gopoh mendengar tangisan anaknya.


"kok lama si bund?Syaza dari tadi nangis terus gak tau kenapa"ucap Ryan menyerahkan Syaza,dan Anna segera mendekap anaknya itu dan langsung diam.

__ADS_1


"maaf mas tadi rame pasarnya"ucap Anna dan Ryan melihat rok Anna kotor seperti terkena lumpur.


"udah jangan di marahi istrimu,an minum dulu nak atur nafas"ucap ibu Anna menyerahkan air minum


"rok kamu kenapa an?"tanya Ryan


"tadi jatuh pas ketemu arga"ucap ibu Ryan keceplosan.mendengar kata Arga membuat semua orang sontak berdiri dari duduknya.


"kamu kenapa sayang,diapain sama dia?mana yang luka?"tanya Ryan


"kurang ajar,masih berani dia mendekati istriku"Ryan segera pergi keluar menuju teras mengambil motor dan di hentikan oleh Andik.


"udah bro tahan emosi ingat anak Lo"ucap Andik mengambil kunci motor Ryan


"Lo soalnya gak tahu bro,pas kejadian itu gw liat dengan mata kepala gw sendiri"ucap Ryan frustasi

__ADS_1


"mas udah dong,aku udah gak kenapa-kenapa,yang penting aku udah dirumah mas.sini yuk"Anna memanggil suaminya.ryan akhirnya menuruti istrinya dan memeluk istrinya.terlihat sangat jelas jika Ryan takut untuk kehilangan istrinya ini.


"gak akan kubiarkan lagi ada nyentuh kamu ataupun Syaza"cup..Ryan mencium kening istrinya.


"tahan dong bucin kita mau sarapan ni"ucap Andik dan semua tertawa


**


siang hari mereka semua bergegas menuju kampung halaman Ryan.andik duduk didepan dengan Ryan,Anna Syaza dan ibu mertuanya duduk di bangku tengah.aedangakan bapak dan Rani duduk di bangku belakang.


selama perjalanan Syaza nampak sangat aktif meloncat-loncat di bangku mobil menghadap kebelakang bercanda dengan sang kakek dan Tante nya..


hingga tak terasa 3jam perjalanan mereka tiba dirumah mertua anna.sesampainya disana banyak tetangga yang ingin mengetahui anak Ryan yang terkenal lucu itu.karna selama ini Ryan dan Anna hanya pulang sekali selama kelahiran Syaza,dan lebih sering orang tuanya yang datang ke kota untuk menjenguk cucunya.


jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys

__ADS_1


mampir juga di karya ku yang lain nya


__ADS_2