Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
87, Ainur Syazani Albirru


__ADS_3

"mas."ucap Anna lirih


"iya sayang"


"maafin aku mas gak bisa lahirin anak kamu secara normal"ucap Anna penuh penyesalan


"hust,, gakpapa sayang yang penting sekarang anak kita sudah lahir dengan sehat dan selamat"ucap Ryan lembut sambil mengelus rambut istrinya


"mas sudah bertemu dengan anak kita?dia laki-laki atau perempuan?dia mirip siapa mas"Anna masih heboh dengan pertanyaan nya.


"putri kita sangat cantik seperti dirimu sayang"cup.ryan mencium kening istrinya.


setelah Anna bisa kentut akhirnya dia bebas menahan hausnya selama ini.tak lama berselang keluarga Ryan pun datang menuju ruang perawatan Anna.


"assalamualaikum,mana cucu ibu nak",sapa sang ibu kepada putra nya


"wallaikumsallam Bu,baru datang gak nanyain kabar dulu malah nyari cucu "jawab Ryan bercanda


"hehe maaf,ibu tadi gak sabar saat kamu kirim foto putrimu yang sangat cantik"


tok..tok..

__ADS_1


"permisi,ibu Anna tolong anaknya di beri ASI ya.ini mau rawat gabung atau bayi nya ditaruh di kamar bayi saja?"tanya sang suster sambil membawa box bayi berisi anak Anna


"biarkan anak saya berada di samping ibunya sus,"jawab Ryan


"loh mas tapi kan aku masih belum bisa jalan,perutku masih sakit mas ini jahitan nya"jawab Anna


"sayang,semua rasa sakitmu akan hilang jika berada disamping putri kita"ucap lembut Ryan dan akhirnya Anna mengalah.


semua orang mengerubungi bayi mungil nan cantik ini..pipi gembul dan kulit putih serta rambut yang lebat membuat siapapun yang melihatnya pasti akan merasa gemas sendiri


"siapa namanya nak?"tanya sang bapak sambil mengelus lembut pipi cucu pertamanya


"Ainur Syazani Albirru yang artinya Anak perempuan yang cerdas dan selalu menyinari hidupnya dengan kebaikan"ucap Ryan sambil menatap lembut putri nya kini


"panggilannya siapa mas?"tanya Rani adik Ryan


"kami sepakat memanggilnya Syaza.."ucap Anna


**


hari ini adalah hari kedua Anna dirawat dirumah skait ini,sengaja ibu Ryan tinggal disini untuk membantu Anna selama Anna masa pemulihan.bapak dan Rani sudah kembali ke kotanya terlebih dahulu.

__ADS_1


"assalamualaikum"ucap seorang tamu datang membuat pintu ruangan Anna.


seketika semua orang yang berada disini kaget,disaat sang nenek menggendong cucunya,disaat itu pula Ryan membantu Anna belajar berjalan.


"wallaikumsallam"jawab ibu ryan


"ayah,,"ucap Anna


terlihat semua orang datang menjenguk Anna,ayah,ibu tiri dan adik-adiknya.ibu Ryan sangat ramah menyambut besan nya, berbeda dengan ibu tiri Anna yang terkesan lebih pendiam.


"mas,ini ruangan nya gede kok.mending bapak ibuk suruh masuk aja semua"tanya ibu tiri kepada suaminya sendiri dan dijawab anggukan


"begini Lo Bu,tadi kami kemari rame-rame tapi kami sengaja masuknya gantian aja gitu karna saya kira Anna dirawat di ruangan kelas 3 jadi gak muat kalau semua masuk"jawab ibu tiri Anna tanpa sungkan


"iya Bu,silahkan diajak kemari saja.alhamdulillah anak saya masih mampu memberi fasilitas yang terbaik untuk anak dan istrinya"ucap ibu Ryan yang merasa mulai geram


"Yan,berapa nomer rekening kamu?nanti ayah bantu membayar biaya rumah sakitnya"tanya ayah mertuanya


"tidak perlu yah, alhamdulillah saya masih punya tabungan"jawab Ryan secara halus


"tapi ini rumah sakit mahal loh dan kamu memakai kelas 1"tanya ayah Anna lagi

__ADS_1


"tidak apa-apa yah, uang tidak ada artinya bagi saya.yang penting anak dan istri saya nyaman saja"tolak Ryan secara halus


"udah biarin kenapa sih mas,ngotot banget.dia bukan anak kamu lagi.sekarang dia udah jadi milik ryan.udah terserah Ryan aja"jawab ibu tiri Anna dengan senyam senyum tanda kemenangan


__ADS_2