Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
69,Anna siuman


__ADS_3

Setelah kepergian Yani,Ryan segera mendengarkan suara demi suara yang sudah terekam didalam sana.betapa hancurnya hati Ryan saat mengetahui kebenaran sesungguhnya.walau dengan adanya kejadian penculikan Anna,ryan sudah merasa bahwa Arga adalah bukan lelaki baik-baik.tetapi ditambah dengan bukti-bukti yang di berikan Yani justru membuat Ryan semakin malu untuk menatap wanita yang dulu pernah menjadi kekasihnya itu.orang tua Ryan ,Rani dan sepupu Anna yang mendengar rekaman itu hanya bisa diam.hanya sang ibu Ryan yang mencoba menenangkan hati anaknya,sang ibu tahu jika anaknya saat ini sedang menyembunyikan kesedihannya.


ceklek..


"assalamualaikum",ucap ayah Anna yang masuk keruangan perawatan Anna.


setelah berbincang-bincang antara ayah Anna dan keluarga ryan.tibalah waktu dimana keluarga Ryan harus pamit.


"kenapa buru-buru pak?menginaplah di rumah saya"ucap ayah Anna ramah


"terimakasih pak,saya harus segera pulang karena mobilnya nyewa pak..hihi"bapak Ryan menyalami semuanya dan segera meninggalkan ruang perawatan anna.ryan pun mengangar keluarganya sampai ke tempat parkiran mobil.


"nak,,berdoa lah dan mintalah petunjuk pada Gusti allah.ibu cukup senang jika memang Anna bukan perempuan sepeti itu tetapi kamu juga harus mengerti jika sekarang semuanya sudah berbeda"ucap sang ibu sambil mengelus punggung anaknya.

__ADS_1


"bapak kan pernah bilang nak,jangan gegabah mengambil keputusan.akhirnya kamu sendiri kan yang menyesal?lihatlah kondisi Anna?apa kau masih tega menuduhnya seperti itu.?"ucap sang bapak yang merasa kecewa dengan kebodohan anaknya..


"pak,sudah.anak sedang bimbang malah bapak bicara yang tidak-tidak.justru bapak harus menyemangati anaknya biar bisa mendapatkan cintanya kembali"sang ibu membela Ryan


"bapak selalu berdoa demi kebaikan anak-anak bapak tetapi melihat kondisi Anna yang seperti ini justru bapak merasa malu jika Ryan memintanya kembali disaat semua sudah terlanjur"ucap sang bapak langsung meninggalkan Ryan dan menuju ke mobil yang sudah ada mas andik temanya mas Ryan.


"sudah nak jangan di masukin ke hati ucapan bapakmu.mungkin karna bapak sudah sangat menyukai Anna untuk menjadi calon mantunya jadi bapak merasa kecewa terhadap mu.ibu pamit dulu ya jaga Anna selagi kamu diluar jam kerja.assallamualikum"ucap sang ibu yang langsung tangannya di ambil oleh Ryan untuk di cium.


Ryan pun menghampiri bapaknya di mobil untuk mencium tangan nya.dan tak lupa menyapa Andik.


"beresss,udah Sono..apa Lo mau gantiin gw nyetir?biar gw yang jagain Anna..heheh"ucap Andik menggoda Ryan


"resek lu..udah berangkat sana keburu sore "

__ADS_1


Ryan masih berada di rumah sakit Anna tetapi tidak berani untuk masuk ke dalam ruang perawatan anna.ryan masih memikirkan semua kesalahannya.karwna rasa cinta nya terhadap Anna yang teramat besar membuatnya semakin kecewa setelah tahu hubungan Anna dan arga.kesalahan terbesar Ryan adalah terlalu terburu-buru untuk memutuskan Anna secara sepihak.sekarang dirinya sangat menyesal.


Tak jauh dari tempat Ryan duduk ternyata ayah Anna sudah mengamatinya.terlihat jelas bahwa Ryan sedang gelisah dan bersedih.


ayah Anna segera menghampiri Ryan


"Ryan,apa kau tak ingin menemui Anna?dia sudah siuman"ucap sang ayah Anna membuyarkan lamunan Ryan..


"Alhamdulillah yah,apa saya boleh menengoknya kedalam yah?ucap Ryan..


"silahkan nak,pasti dia bahagia melihatmu.oh iya saya pergi sebentar nanti akan kembali lagi tolong titip Anna sebentar ya Ryan"ucap sang mantan calon mertuany...


ceklek..

__ADS_1


Ryan membuka pintu dan terlihat jelas disana Anna sudah bisa berbicara dengan saudaranya itu walau masih sangat lemah.


mata mereka bertemu,Anna tak percaya jika mas Ryan maish perduli terhadapnya.mata Anna berkaca-kaca tetapi dia berusaha untuk tidak terlihat sedih di depan mas Ryan..


__ADS_2