
"kata siapa kau akan kembali kerumahmu lagi"kata ayah nya santai
"maksud ayah??"Anna mengerutkan kening
"an, setelah kejadian ini ayah gak akan tega biarin kamu tinggal sendiri di rumah.kamu akan pindah ikut dirumah ayah"
"sampai berapa hari Anna disana yah?"
"kok sampai berapa hari?ya selamanya an,sampai kamu menikah dan kamu boleh menempati rumahmu kembali"
"apaaaaaa"Anna berteriak
mas Ryan dan sepupu Anna hanya menjadi penonton antara bapak dan anak.mereka tak mau ikut campur
"ayah tahu jika selama ini aku terbiasa hidup sendiri dan aku gak bisa kalau.."ucapan Anna tergantung
"jangan memikirkan hal buruk,mama mu sudah setuju jika kau tinggal bersama kami"
__ADS_1
"tapi yah,tolong lah mengerti...antara rumah ayah dan tempat kerja Anna jauh"
"kau tidak usah bekerja,ayah masih mampu mencukupi mu"
"ayah tolonglah izinkan aku tinggal dirumahku,disana banyak tetangga yang sayang sama anna.ayah gak perlu khawatir"
"cukup Anna,jangan membantah.sebelum kau menikah kau akan tinggal dengan ayah!ayah tak mau kecolongan lagi mendapatimu kenal dengan pria-pria lain seperti Arga"
Anna hanya diam menunduk dan membalikkan badan nya dan terdengar jelas dia menangis lantaran tak setuju dengan keputusan sepihak ayahnya.
"ayah melakukan ini hanya demi kebaikanmu nak, harusnya dari dulu kamu tinggal dengan ayah.kamu masih tanggung jawab ayah an,tolong menurut lah"ucap ayah mengelus rambut Anna.
**
hari ini Ryan sudah kembali bekerja dia masih tidak fokus lantaran memikirkan nasib Anna,tinggal dirumah ayah nya dan tidak bekerja mungkin itu sangat sulit bagi anna.walau Ryan sudah mengantongi jawaban atas doanya semalam tetapi dia masih ragu.jam pulang kantor,Ryan menuju rumah sakit anna.terlihat jelas wajah sedih Anna dengan mata sembab sehabis menangis.ada sepupu Anna yang mencoba menenangkan Anna.
"Terima aja an,mungkin ini jawaban atas doa-doa mu,kamu kan ingin tinggal serumah dengan ayahmu sedari dulu"ucap sepupu Anna
__ADS_1
"tapi semua sudah terlambat mbak,Anna sudah tidak menginginkan nya kembali"
tanpa disadari keduanya Ryan pun sudah berada di ambang tirai itu..
Anna melihat mas Ryan berdiri disana,ann langsung senyum dan mencoba menutupi rasa sedihnya itu.
"mas,dari tadi?"tanya Anna
"barusan an,ini aku bawain jus alpukat buat kamu.memarnya udah mendingan ya"ucap mas Ryan memperhatikan wajah anna
",iya mas alhamdulillah"
tak berapa lama pun teman-teman Anna datang Yani,Wawan,Vera dan sisi.mereka semua menyapa mas Ryan kecuali yani.yani memang masih dendam dengan mas Ryan.
sepupu Anna memilih untuk keluar mencari angin dan mas Ryan masih tetap berbincang dengan Wawan di dalam ruang Anna.
Anna membicarakan perihal kepindahannya kerumah ayah nya dan tidak di ijinkan bekerja.sontak mereka semua kaget dan sedih mendengarnya.
__ADS_1
Jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys
mampir juga di karya ku yang lain nya