Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
46,ayah bertemu ayahnya


__ADS_3

Selama perjalanan anna sudah bisa bercanda dengan teman2 nya .entah dia sudah bisa melupakan kejadian itu atau belum dia sendiri masih bingung. hanya saja ketiga teman nya tidak mau membahas lagi.karna Anna adalah type orang yang pemarah.takut jika teman-teman nya nanti salah bicara.


"an kapan balik ke Surabaya?"tanya Erna


"mungkin besok pagi kalau gak kemalaman ya nanti malam deh"ucap Anna


"pengen balik juga aku mau bareng sebenarnya tapi kok masih betah disini ya ?"Erna


"ya aku juga sebenarnya masih betah tapi gimana lagi rumah si Mbah kan lagi di renov jadi percuma gak bisa istirahat nanti"


"tidur rumahku aja an,"tawar Mia


",makasih deh mi,gpp aku balik aja lagian lusa juga udah kerja,toh bulan depan kan bisa pulang lagi ke nikahan Vani..iya gak Van"ucap Anna


Diantara mereka memang hanya Erna dan Anna yang merantau.vani menjadi guru disini dan Mia melanjutkan bisnis orang tuanya.erna merantau sebagai pegawai kantoran di kota yang berbeda dengan anna walau masih searah tetapi mereka beda kota jadi jarang juga bertemu.


akhirnya mereka turun satu persatu,pertama kali kerumah Erna,Vani dan terkahir Anna.


"makasih ya mi,tak doain deh rejeki mu lancar slalu hehehe"ucap Anna pada Mia sambil cipika-cipiki.


"sip..next ketemu lagi di nikahan Vani ya oke"Mia langsung berlalu meninggalkan rumah nenek Anna.


sesampainya dirumah si mbah,anna di kagetkan dengan adanya mobil ayahnya.

__ADS_1


ternyata benar ayahnya sedang berkunjung kerumah si Mbah,


"assalamualaikum"ucap Anna


"wallaikumsallam salam "Anna mencium tangan ayah nya yang membuat Anna selalu merindukan lelaki cinta pertama nya ini.


Anna selalu rapuh jika berhadapan dengan sang ayah, kerinduan nya, kecintaan nya bahkan kekecewaan nya selalu beraduk dalam satu rasa di hati Anna.


Anna harus terlihat kuat walau kadang si Mbah mengerti keluhan hati Anna,tetapi si Mbah mencoba adil antara anak dan cucunya itu.ini saatnya Anna membicarakan untuk maksud dari keluarga Ryan itu..


"yah,mumpung ada ayah disini Anna mau mengatakan sesuatu"ucap Anna dengan perasaan kacau,di saksikan ayah,mama,adik2nya si Mbah dan keluarga yang lain.


"apa an?"jawab sang ayah lembut


"maksudnya bersilahturahmi?melamar kamu gitu an?"ucap ayah nya


"mungkin perkenalkan dulu yah,beliau dari kota malang yah",ucap Anna sangat hati2


"silahkan,kapan?jangan mendadak"ucap sang ayah


deg..Anna yang semula menunduk langsung mengangkat kepala nya.


"ayah serius mengijinkan mereka berkunjung kerumah ayah?"tanya Anna tak percaya

__ADS_1


"itu juga rumahmu an,dan ayah juga ingin mengenal pria itu terlebih dahulu sebelum keluarganya datang"ucap sang ayah


"baik yah,setelah pindah ke sbya nanti mas Ryan akan ku ajak kerumah ayah"ucap Anna


Anna menceritakan semuanya tentang pekerjaan Ryan dan kondisi keluarga Ryan,ayah Anna hanya menerima penjelasan anaknya dengan seksama.hanya 1 ucapan yang membikin Anna hampir menumpahkan air mata nya.."anaku sudah besar,belum bisa ayah membahagiakan mu tetapi kamu akan menjadi milik orang"ucap sang ayah lembut dengan mengelus punggung anakny.


pemandangan ini sungguh langkah bagi siapa saja keluarga yang melihatnya.


Anna hanya mengucapkan kata terima kasih lalu pamit ke kamar nya lagi untuk bersiap Bali ke kota Surabaya.


.


.


.


.


.


.


.jangan lupa like coment dan vote ya guys

__ADS_1


__ADS_2