Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
85,Anna pingsan


__ADS_3

Anna sudah duduk bersama para ibu-ibu pengajian yang lain nya.disamping Anna sudah ada sang mertua.lantunan ayat-ayat Al-Qur'an dan sholawat membuat Anna menangis tersedu-sedu dadanya semakin sesak.bohong jika Anna tak merindukan ibunya saat ini,mertuanya mencoba menenangkan anna.ryan yang berada jauh dari Anna saat ini masih bisa melihat pundak Anna naik turun dan bisa di pastikan jika istrinya itu menangis.


Anna pun berkeliling menghampiri para ibu-ibu pengajian dan menyalami mereka semua seraya meminta doa demi kelancaran persalinan nya.air mata Anna masih saja terus menetes,para tetangga yang juga anggota pengajian pun melihat Anna seperti ini,semuanya tidak hanya menyalami Anna tetapi juga mencium Anna dan ikut menangis.acara pengajian pun berubah menjadi haru.


keluarga Anna yang sebagian besar adalah keluarga dari pihak ibu kandung Anna pun tak kuasa menahan tangisnya melihat saudaranya menangis.sang mertua mencoba menuntun Anna untuk segera masuk rumah karena tak tega melihat keadaan menantunya yang semakin lama semakin menjadi-jadi nangisny.belum sampai teras,Anna sudah jatuh pingsan.ryan yang melihat istrinya ambruk langsung berlari membelah kerumunan orang-orang.ryan di bantu dengan om Anna membopong tubuh Anna kedalam kamar.mata Anna tertutup tetapi air matanya masih saja mengalir.


"an, istighfar nak"ucap ibu mertua nya.


"sayang sadar..an buka mata"ucap Ryan


"an,ingat anakmu an..ayo bangun sudah"ucap tetangga Anna sambil menyeka air mata anna


"an..jangan seperti ini.ayo bangun sayang.."

__ADS_1


tak lama Anna membuka matanya dan dipeluk ryan.setelah dirasa sudah baik-baik saja, pengajian pun masih dilanjutkan.hanya tersisa Anna dan Ryan di kamar ini,karena semuanya pada sibuk diluar.


"kamu kenapa sih an.mas kan sudah bilang jangan memikirkan ayah lagi."ucap Ryan lembut


.


"Anna kangen ibuk mas"Ryan menoleh dan melihat Anna dengan mata berkaca-kaca.


"cukup kita doakan sayang,aku tahu pasti ibu juga disini melihat kita.aku tahu betapa susahnya kamu dulu menjalani hidupmu.tetapi sekarang sudah ada aku dan anak kita an.tolong jangan sedih lagi ya "


semuanya sudah selesai,dan sudah banyak keluarga Anna yang berpamitan pulang.tinggalah disini mertua Anna untuk membersihkan rumah anna.ryan dengan sigap membantu ibu dan bapak nya tetapi di tolak oleh sang ibu.


"temani saja istrimu,hatinya sedang gak baik"ucap sang ibu

__ADS_1


"tapi Bu"jawab Ryan


"apa gw aja bro yang hibur bini Lo?"ucap Andik dengan menaik turun kan alisnya itu


"gila Lo"Ryan segera masuk rumah dan menendang pantat Andik yang sedang membungkuk lantaran melipat tikar


"aw..dasar kau bucin"


**


sejak kejadian pingsan nya Anna di acara pengajian itu,Ryan melarang Anna untuk bekerja .usia kandungan Anna sudah menginjak 9bulan tetapi masih belum ada tanda-tanda untuk melahirkan.hari ini Anna periksa kerumah sakit tanpa di temani sang suami,Anna hanya ingin pergi sendiri tanpa berpamitan kepada Ryan ,karena Anna ingin menanyakan sendiri perihal perkembangan bayinya yang ada dalam perut anna,karena sifat Ryan yang posesif yang membuat Anna ingin pergi sendiri.


jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys

__ADS_1


mampir juga di karya ku yang lain nya


__ADS_2