Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
72,Ryan melamar Anna lagi


__ADS_3

Ayah Anna datang untuk bergantian sift dengan keponakannya itu,,semua menyalami ayah anna.begitu juga Ryan menyalami mantan calon mertuanya itu


"dari tadi Ryan?"


"baru saja yah,"


"baiklah,teruskan saja ngobrolnya,ayah mau kekantin sebentar"


"yah,maaf bisa saya berbicara dengan ayah berdua saja"ucap Ryan menghentikan langkah ayah anna.sontak semuanya dibuat heran dengan aksi Ryan


"ayo kita ngobrol di luar"


ayah Anna dan Ryan tidak kekantin tetapi mereka berbicara di depan kamar Anna,duduk di kursi panjang milik rumah sakit.wawan dan sisi yang kepo sengaja menguping.


"hey apaan si kalian kepo aja"ucap Vera


"udah sssttt berisik"ucap Wawan


"ada apa nak, kelihatannya serius"ayah Anna mengucapkan kalimat itu sambil melepas jaket nya


"bismillahirrahmanirrahim,yah untuk kesekian kalinya saya ingin melamar Anna menjadi istri saya"


"apaa..maksutmu?kalian ingin kembali bersama begitu?"ucap ayah heran

__ADS_1


"bukan kembali bersama,tetapi menikah yah"ucap Ryan tegas


"haaaaa,, Gimana-gimana ayah masih belum paham"


"saya salah selama ini, karena tidak mempercayai anna.tetapi rasa sayang saya kepada Anna masih sama yah.mungkin kemarin hanya kesalahpahaman dan saya juga terlalu sakit hati jadi membuat saya tergesa-gesa untuk mengakhiri hubungan ini.tetapi insyaallah yah untuk kedepannya saya akan lebih teliti lagi dalam menyikapi sebuah masalah"Ryan selalu berwibawa jika menyangkut tentang perasaan nya..


ayah Anna pun takjub melihat kedewasaan anak muda ini.


"kapan kau akan menikahi anak ku"ucap ayah Anna sambil memegang bahu Ryan


"besok yah,sekalian menunggu orang tua saya datang"


"haaaaa bagaimana secepat ini Ryan?surat belum di urus,gedung, catering semuanya belum"


ayah Anna memeluk Ryan,dan dia sangat percaya jika putrinya akan aman jika mendapatkan suami seperti Ryan.


**


setelah Wawan dan sisi mendengar ucapan Ryan yang ingin menikahi Anna besok,mereka berdua berteriak pelan dan menghampiri Anna.


"an,Lo mau nikah kok gak ngomong-ngomong sih"ucap sisi.


"Lo mau di sanggul model gimana?besok gw rias ya"

__ADS_1


"kalian gila ya"ucap Vera


"sumpah serius,mas Ryan dan Anna besok akan menikah.tadi gw denger sendiri"ucap Wawan riang gembira dengan gaya khas nya yang kemayu


ceklek....


ayah Anna dan Ryan masuk ke ruang perawatan,,


"an,Ryan tadi sudah berbicara dengan ayah.dia ingin menikahi mu besok"


semua yang mendengar ucapan ayah Anna langsung kaget..


"maksud nya besok??"Anna mencoba memahami perkataan ayahnya


"besok kalian nikah agama dulu,setelah sembuh total baru ayah mengadakan resepsi dan nikah KUA"


"cie..cie..yang jadi manten"ucap Vera


"Anna masih gak ngerti,kenapa gak bicara dulu sama Anna,mas Ryan sudah cukup memberi harapan palsu sama Anna"


"an,tahan jangan emosi.bisa kota bicara berdua?maaf bisa tinggalkan kami?


akhirnya mereka semua pergi meninggalkan Anna dan Ryan..Ryan menjelaskan semuanya kepada Anna.

__ADS_1


*jika kamu belum bisa menghadirkan rasa yang sama seperti dulu,aku akan menunggu.selama kita nikah pun aku gak akan sentuh kamu an.aku hanya ingin melindungi kamu dan menjaga kamu hanya itu tujuanku"ucap Ryan panjang lebar dan Anna menyetujui nya lantaran dia juga tidak ingin tinggal dengan ayah nya.


__ADS_2