Permainan Takdir(Anna)

Permainan Takdir(Anna)
63,Anna move on


__ADS_3

"ada apa ya mas?"ucap Anna memberanikan diri menatap Ryan


"an,aku kesini cuma mau minta maaf atas kelancangan ku menemui ayahmu tanpa memberitahu dulu.an maafkan aku jika aku tidak bisa meneruskan rencana kita.aku lelaki biasa an,sakit hati aku disaat mengetahui kamu masih memiliki kekasih"ucap Ryan dengan mata yang selalu menatap Anna


"selama ini aku sengaja menghindari mu agar aku yakin jika semua ini tidak benar tetapi memang ini kenyataan nya an,bahkan orang tua ku pun menyayangkan semuanya.tetapi apa mau dikata an,jika jalan takdirnya kita memang harus berpisah"


Ryan berbicara panjang lebar dan Anna hanya mendengar.anna ingin terlihat baik-baik saja saat ini..


"baik mas,Anna sudah menerima semuanya. jauh sebelum mas kesini,Anna sudah mencoba untuk introspeksi diri kok.oh iya ini mas Anna mau balikin ini"Anna menyerahkan cincin yang pernah di berikan Ryan sewaktu lamaran di pantai itu.anna hanya menunjukkan senyum pada Ryan tanpa menangis ataupun berdebat dengan Ryan.


"gak usah an,ini kamu simpan saja.anggap ini kenangan-kenangan dari aku"


"maaf mas,benda semahal apapun gak akan ada artinya di banding dengan satu memory kebahagiaan yang pernah mas Ryan berikan pada anna.semuanya masih tersimpan rapi disini"Anna menunjuk dadanya sambil menunduk menahan air matanya..


"oh iya mas sudah malam gak enak sama tetangga,ini mas tolong di bawa"anna segera berdiri agar Ryan juga segera pulang

__ADS_1


"iya an,aku akan bawa cincin ini.hati-hati ya dan jaga diri baik-baik.ssmoga kamu mendapatkan lelaki yang jauh lebih baik dari aku"


"itu pasti mas"Anna masih bisa tersenyum sambil menutup pagarnya.


Anna tak menunggu Ryan sampai pergi,karena Anna sudah tak kuasa menahan air matanya...


Ryan hanya menatap rumah milik mantan kekasih nya saat ini.mereka berdua sama-sama sedang sakit hati


Anna masih berdiri di balik pintu rumahnya


"benda semahal apapun tak akan bisa menggantikan sebuah memory.kenangan kita akan selalu berada di hati mas" Anna mengulang ucapan nya tadi dalam hati


Anna selalu berdoa di setiap kali dia sholat,hanya satu yang di mintanya.semoga ALLAH segera menyembuhkan hatinya kembali.anna sudah bisa menerima kenyataan bahwa kini dirinya tak lagi bersama ryan.hari-hari dilalui oleh Anna hingga dia sedikit demi sedikit bisa kembali ceria lagi seperti dulu.


"an Lo mau nitip gak?gw mau beli makan siang ni"ucap sisi

__ADS_1


"ogah,gw mau diet"ucap Anna dengan masih memegang ponselnya


"idih,lemak udah jadi magnet di tubuh Lo gak bakal bisa juga itu lemak keluar"ucap Wawan sambil mencubit perut Anna


"aww..sakit Ben*Ong,,resek banget sih Lo"Anna segera memukul pundak Wawan


"waktunya makan ya makan,yang udah-udah gak usah di pikirin.lagian juga walau Lo gak makan setahun pun Ryan juga gak bakal balik sama Lo "ucap Yani sambil memegang cup berisi es dawet


"ih..ngapain sih Lo jadi bawa-bawa mas ryan.udah selesai masa-masa gw sakit ati tau.ya namanya juga lagi males makan aja"ucap Anna...


.


.


jangan lupa untuk vote,like dan coment

__ADS_1


mampir juga di karyaku yang lain nya


selamat membaca


__ADS_2