
"assalamualaikum"ucap ayah Anna
"wallaikumsallam "mereka semuanya menyalami ayah Anna
"ada apa bapak ibu datang kemari tidak memberitahu kami terlebih dahulu?apa ada hal yang serius"tanya ayah Anna sambil duduk
"begini pak,saya sendiri disini masih belum secara detail mengetahui permasalahan yang terjadi terhadap anak-anak kita.tetapi Ryan menyuruh kami menemaninya kemari untuk membicarakan sesuatu hal yang serius"ucap bapak Ryan terjeda
"begini pak,saya mohon maaf jika acara pernikahan Ryan dan Anna tidak bisa di lanjutkan,karena selama ini ternyata Anna sudah memiliki kekasih yang sudah di pacari nya selama 7tahun"
"apa??7tahun?siapa pak?selama ini Anna tidak pernah menceritakan kedekatan nya dengan lelaki mana pun.kau tahu darimana Ryan?"ucap ayah Anna tak kalah kaget nya
"saya bertemu sendiri dengan Arga pacar Anna yah,dan Anna juga mengiyakan perihal hubungan nya dengan pria itu selama ini"ucap Ryan
"saya masih tidak percaya jika Anna seperti itu,sekarang dimana Anna?apa kau tidak memberitahu bahwa kau datang kemari?"
"tidak yah,sudah seminggu kami tidak berhubungan"ucap Ryan menunduk
__ADS_1
"baiklah akan ku telfon Anna dulu"ayah menyalahkan speakernya dan menghubungi Anna..
Anna menjawab semua perkataan ayahnya,dan masih ada yang belum puas pada hati ayah nya disaat Anna belum bisa menceritakan tentang arga.ryan yang mendengar suara Anna seakan sakit tetapi dia menahan rindu yang selama ini di rasakan.
"kalian sudah mendengar jawaban anak saya,saya sebagai orang tua hanya bisa mengikuti permintaan anak saya.jika memang antara Ryan dan Anna sudah tidak ada kecocokan lagi.baiklah nak Ryan,dengan berat hati saya menerima keputusan yang kalian ambil walau saya sendiri masih belum yakin dengan alasan yang kamu berikan.tetapi saya berterima kasih kamu masih mempunyai rasa tanggung jawab dan bersedia kemari untuk menjelaskan semuanya"
"iya yah,saya juga minta maaf mungkin kami masih belum berjodoh"Ryan mengatakan ini dengan mata yang berkaca-kaca.
"saya pamit dulu yah"Ryan mencium tangan ayah Anna dengan meneteskan air mata.entah kenapa perpisahan ini begitu membuatnya sesak.
bapak dan ibu nya yang melihat ini merasa kasihan..
"nak"ucap ibu Ryan yang duduk di samping
"jika kau masih mencintainya,kenapa kau lepaskan"
"sakit hati Ryan kepada Anna sudah fatal Bu,Ryan mencintai Anna bahkan sangat.tetapi kenapa Anna tega membohongi Ryan"ucap Ryan dengan suara serak seperti menahan tangis
__ADS_1
"Ryan,harusnya sebelum kamu menyuruh kami kemari,kau harus terlebih dahulu membicarakan semua ini kepada anna.ini namanya keputusan sepihak"ucap sang bapak
"pak saya disini yang menjadi korban,saya yang di sakiti,saya sudah tidak mau lagi bertemu Anna"
"jika memang kau tidak mau lagi bertemu Anna,lantas kenapa tadi kau menangis di depan ayah Anna??bapak tahu alasan mu menangis karena apa?karena kau sangat mengkhawatirkannya kan?kau takut jika Anna semakin terpuruk dengan keputusan mu ini?"ucap sang bapak yang merasa jengkel lantaran anak sulungnya yang sangat keras kepala .
"bapak sampai malu Ryan,karena tadi ayah Anna kaget tidak mengetahui apa-apa tetapi kita langsung kemari untuk membatalkan semuanya.apa kau tidak dengar tadi suara Anna di telfon?dia menangis"
"pak,sudahlah.jangan malah di hakimi anakmu itu,dia lagi terpuruk beri dia semangat jangan malah di marahi seperti ini"ucap sang ibu Ryan...
.
jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya
mampir juga di karya ku yang lain nya..
selamat membaca
__ADS_1