
"mas,bangunin Rani bentar dong,ngebuka resleting doang kok.ini siwawan GK bisa kesini lagi sebel aku"Anna mengomel menghadap suaminya.anna melihat Ryan tanpa ekspresi dengan tatapan tajam seakan menahan amarah.
"kenapa mas?"
"kamu ngerasa gak yang kamu lakuin itu salah?"ucap Ryan tegas
"ha...yang mana?"
"lah itu,kamu nyuruh Wawan kesini buat buka gaun kamu maksudnya apa?"
"ya kan si Wawan emang bidang nya di bagian bridal mas"
"apa kamu lupa jika dia lelaki?"
"haha ya ampun mas,barang nya dia itu udah gak bisa hidup kalau sama cewek..sukanya Ama pisang doang..hahah"Anna mencoba tertawa tetapi malah Ryan semakin murka
__ADS_1
"bagaimana pun juga dia lawan jenis kamu an,hargai aku sebagai suami kamu.kamu gak ingin aku melihat tubuh mu tetapi kamu menyuruh pria lain melihatnya"
"cukup mas,aku gak mau debat.aku capek"ucap Anna seraya berdiri dan mencoba membukanya sendiri tetapi tidak bisa.lantaran resleting ini sangat susah.
Ryan memeluk Anna dari belakang
"maafin aku an,aku sangat cemburu jika kamu berdekatan dengan pria lain sekalipun itu Wawan.sekarang kamu istriku an"Anna hanya diam saja mendapat perlakuan seperti ini.jantungnya mulai tak karuan,ingin juga dia memeluk suaminya tetapi masih ada rasa gengsi.
"iya mas lepas,tolong aku gerah"Ryan melepas pelukannya kepada sang istri..
"aku akan siap menunggu an"Ryan dengan hati-hati membuka resleting gaun Anna sedikit demi sedikit.terlihat jelas punggung putih nan mulus milik Anna,Ryan adalah lelaki normal gairahnya sedikit bergejolak namun dengan cepat dia mengalihkan pandangan nya.setelah selesai Anna langsung melepas nya sendiri tentunya dengan lampu di matikan agar mas Ryan tak melihat.setelah semua selesai Anna menuju kamar mandi di sebelah dapur,untuk membersihkan badan.
Anna memasuki kamarnya memakai handuk kimono dengan rambut basah di gulung dengan handuk.anna melihat mas Ryan sudah tidur,padahl itu hanya tidur pura-pura.anna mencoba mencari daster yang biasa dia gunakan,daster tanpa lengan dengan bahan tipis berwarna putih dia kenakan.tanpa Anna sadari sedari tadi Ryan sudah memperhatikan semuanya.
"an,apa aku bisa meminta hak ku malam ini?"suara serak mas Ryan sontak mengagetkan Anna.
__ADS_1
"loh mas sejak kapan bangun?"
"aku tak tidur sama sekali"
"jadi...?"
Ryan mendekati Anna dan memeluknya,
"aku mungkin egois an,tetapi 2minggu menjadi suamimu tanpa bisa menyentuh mu membuatku semakin sesak an.aku adalah lelaki normal an.aku ingin kau juga ikhlas melayaniku an"mas Ryan mengucapkan kalimat demi kalimat sambil memeluk Anna dan tanpa disadari ada bagian yang menonjol dibawah sana yang sontak Anna kaget berjalan mundur.
"an.."tangan mas Ryan memegang tangan Anna meminta persetujuan dan Anna mengangguk.betapa senangnya hati mas Ryan malam ini.
Ryan melakukan dengan sangat lembut,mencium Anna dan membuka pakaian nya satu persatu.mas Ryan pun demikian dia sudah telanjang bulat didepan anna.kulit putih dengan badan kekar membuat Anna juga terpancing gairah.malam ini mereka lalui sangat panjang dengan keringat bercucuran sampai jam 03;00 pagi.entah berapa kali mereka mengulangnya.mereka tidur berpelukan tanpa mengenakan pakaian apapun.
jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys
__ADS_1
mampir juga di karya ku yang lain nya