Pernikahan Anak SMA

Pernikahan Anak SMA
10.SEBUAH PILIHAN


__ADS_3

 SEBUAH PILIHAN


di rumah sakit Enggar memarkirkan mobilnya dia keluar dari mobil lalu bergegas masuk kedalam rumah sakit, dia menaiki lift ke lantai 4 rumah sakit setelah sampai di lantai 4 Enggar langsung mencari ruangan viv tempat papahnya di rawat tak butuh waktu lama akhirnya Enggar menemukan ruangan papahnya dia langsung membuka pintu kamar itu,matanya tertuju pada sosok pria yang terbaring dengan beberapa alat di tubuhnya yaitu papahnya enggar berjalan menghampri papahnya.


"mah... "panngil enggar kepada mamahnya


"enggar.. "lirih mamahnya dengan mata yang berkaca-kaca langsung memeluk Enggar dan menangis di pelukannya


"papah kenapa mah "tanyanya


"papah kamu terkena penyakit parah nak... "jawab mamahnya kepada enggar "dia menderita penyakit gagal jantung selama ini papah kamu nyembunyiin penyakitnya dari kita..mamah masih ga percaya ini terjadi sama papah kamu "ujar mamanya sambil berurai air mata.


maafkan mama dan papa sayang,mama melakukan ini agar kamu segera menikah dengan Najwa,papa sama mama yakin dengan seiringnya waktu kalian bisa mencintai,maafkan mama,batin mama.


"apa gagal jantung "ulang enggar matanya terbelalak saat mengengar bahwa ayahnya terkena serangan jantung


"kenapa papah ga pernah bilang sama enggar kenapa papah nyembunyiin semua ini "enggar tidak bisa percaya bahwa papahnya menyembunyikan masalah sebesar ini mamah enggar hanya bisa menangis tanpa mengatakan apapun enggar hanya bisa memeluk mamahnya untuk menenangkannya.


ditempat lain.


najwa masih diam terduduk dia tidak bergeming sedikit pun sampai akhirnya mang jono menyadarkannya dari lamunannya .


"non... non.. non najwa "panggil


mang jono dengan nada yang sedikit keras sehinnga menyadarkan najwa dari lamunannya


"aah....iya mang maaf tadi aku ga fokus..tadi mang jono bilang apa "lirih najwa saat tersadar bahwa mang jono memanggilnya


"non najwa mulai sekarang bisa tinggal sama saya... saya punya sodara yang punya kontrakan non bisa tinggal disana untuk sementara waktu jadi non najwa sekarang berkemas dulu nanti saya tunnggu di luar "ucapnya kepada najwa, najwa hanya menganggukan kepalanya dan pergi ke kamarnya untuk berkemas langkahnya begitu berat dia sangat tidak ingin meninggalkan kehidupannya yang mewah selama ini namun takdir berkata lain.


di koridor rumah sakit enggar sedang mengobrol dengan dokter.


"dok bagaimana kondisi papah saya "tanya enggar tentang kondisi papahnya kepada dokter

__ADS_1


" untuk saat ini kondisinya sangat tidak baik... dia mengalami stres berat akibat banyak pikiran yang membuat kondisi jantungnya tidak begitu baik Saya sarankan untuk tidak membuatnya terlalu banyak pikiran hingga membuatnya stres dan tertekan karena itu sangat mempengaruhi kesehatan jantungnya tolong lebih di perhatikan lagi tentang kondisi psikisnya "penjelasan dokter tentang kesehatan papahnya saat ini


"iya dok terimakasih informasinya "ucapnya


"iya sama-sama kalo gitu saya permisi "ucap dokter setelah menjelaskan semuanya kepada Enggar


"iya dok"jawab Enggar, lalu dokter pergi meninggalkan Enggar.


enggar membawa segelas air untuk mamahnya dia sangat khawatir melihat kondisi mamahnya enggar pun menghampiri mamahnya .


"mah.... mamah minum dulu ya biar mamah tenang "ucapnya sambil menyerahkan gelas berisi air, mamahnya mengambil air yang ada di tangan anaknya itu.


"makasih ya sayang "gumamnya lalu meneguk air tersebut, Enggar hanya menganggukan kepalanya.


tidak lama akhirnya papahnya Enggar pun siuman. papah rey membuka matanya orang yang pertama dia cari adalah Enggar


"nggar ... "lirihnya, enggar yang mendengar suara papahnya langsung menghampiri papahnya di susul oleh mamahnya


"iya pah... Enggar ada disini "jawabnya sambil memegang tangan papahnya.


"tolong bangunin papah "dia menyuruh enggar untuk membuatnya bangun enggar pun membantu papahnya untuk bersandar di tempat tidur .


"gimana perasaan papah udah mendingan "tanyanya


"udah lebih baik "gumam papahnya


"papah kenapa ga pernah cerita masalah besar ini sama Enggar papah tau gimana khawatirnya enggar saat tahu bahwa papah sakit "ujarnya sedikit kesal.


"percuma papah bilang sama kamu juga kamu ga pernah mau dengerin kata papah "jawabnya


"toh papah juga sakit gara-gara kamu ... gara-gara kamu bilang tidak mau menikah papah tuh stres gara-gara omongan kamu itu ..kamu selalu menolak wanita yang sudah resmi menjadi tunanganmu, mau sampai kapan kamu kaya gini "ujar papahnya yang kesal dengan Enggar


"pah papah jangan mulai deh...lebih baik papah fokus aja sama kesehatan papah "gumamnya sedikit risi dengan pertanyaan papahnya

__ADS_1


"biarin aja papah sekalian ga usah sembuh terus meninggal tanpa melihat kamu menikah tanpa bisa melihat cucu papah nanti "ucapnya dengan kesal membuat Enggar sedikit emosi lalu tidak sengaja dia menngunakan nada keras untuk menghentikan perkataan papahnya


"papahhh...cukup pa gadis yang menjadi tunangan Enggar tidak sama sekali melihat Enggar bahkan merasakan dan membalas perasaan Enggar,Najwa memiliki kekasih pa,dia memiliki kehidupan sendiri,jangan paksakan dia untuk Enggar pa jika dihatinya tak bisa menerima Enggar dengan tulus pa,tolong ngertiin Enggar pa "hentakan Enggar dengan emosi


"kenapa itukan yang kamu inginkan... pilihan kamu cuma dua menikah atau melihat papah tiada ..apa gunanya juga papah hidup kalo kamu tidak mau mendengarkan permintaan papah"ucapnya dengan geram


"papah cukup hentikan semua omongan kosong papah "enggar berpikir ucapan papahnya kali ini sudah keterlaluan.


"kalo kamu tidak mau memenuhi permintaan papah lebih baik kamu ga usah anggap papah ada di dunia ini lagi "emosinya tidak bisa di bendung lagi . mamahnya enggar yang melihat mereka bertengkar pun berusaha melerai mereka.


"udah Enggar kamu jangan melawan papah kamu mending kamu turuti saja apa perkataan papah kamu...toh kamu juga sudah dewasa sudah cukup untuk menikah dan kesehatan papah kamu juga saat ini kurang baik bukan saatnya kamu melawan seperti ini"gumam mamahnya. apa yang di katakan mamahnya tidak sepenuhnya salah namun Enggar tidak tertarik untuk menikah namun dia memikirkan kembali ucapan yang dokter katakan bahwa papahnya tidak boleh banyak pikiran ini membuat dia harus membuat keputusan yang sangat sulit .


"gue harus gimana disisi lain gue ga mau nikah di satu sisi gue juga ga mungkin mengabaikan kondisi papah yang kaya gini kenapa pilihannya harus kaya gini coba "gumamnya dalam hati Enggar pun meghela nafas beratnya dia memijit kepalanya yang sedikit pusing dan menenangkan sedikit pikirannya untuk meredakan emosinya.


"hehhh....ya udah ok demi permintaan papah demi kesehatan papah aku bakalan menikah dengan wanita pilihan papah "ucap enggar dengan berat hati meskipun begitu dia harus melakukan semua keinginan papahnya untuk kebaikannya setelah mendengar ucapan Enggar raut wajah kedua orangtuanya berubah menjadi bahagia akhirnya anak mereka semata wayang menuruti keinginan mereka.


maafkan papa sayang papa terpaksa melakukan ini,karna papa tak ingin kamu mencintai gadis yang salah,Najwa yang terbaik untukmu,meski papa tau diantara kalian belum salin menerima.batin papa.


"kamu serius mau nurutin permintaan papah kamu ga bohong kan nggar "ujar papahnya enggar hanya menganggukan kepalanya


"iya aku serius... demi kebaikan papah "jawabnya,papahnya enggar langsung memeluk enggar


"terimakasih nak akhirnya papah bisa menimang cucu dari kamu...makasih udah bikin papah bahagia "ujar papahnya perasaan bahagianya tidak bisa di sembunyikan


"tapi aku ga bahagia pah karna Najwa sama sekali tak pernah menganggap Enggar ada "gumamnya dalam hati


"iya anakku sayang makasih ya kamu sudah setuju untuk menikah "ujar mamahnya yang bahagia melihat anaknya akan segera menikah, enggar hanya bisa terdiam tanpa kata.


Bersambung...


like


commen

__ADS_1


vote


__ADS_2