Pernikahan Ceo Muda

Pernikahan Ceo Muda
Malam Yang Indah


__ADS_3

Malam pun semakin larut, daniel kini sudah keluar dari restoran dan sedang dalam perjalanan pulang ke apartemen nya.


"Semoga gue secepat nya bisa dapat jodoh, gue juga ingin mempunyai keluarga seperti Arya " ucap daniel sambil menyetir


"Setelah ibu meninggal selama 5 tahun ini gue hidup sendiri, dan dimana keberadaan ayah pun gue tidak tahu " daniel bicara dalam hati


Tak menunggu waktu lama daniel pun sampai di apartemen nya, daniel memarkirkan mobil nya dan masuk ke dalam apartement.


**Rumah Rara**


Rara dan Arya sudah berada dalam kamar nya, rara membaringkan tubuh nya diranjang. Sedangkan Arya masih bersih bersih di kamar mandi.


Cekllekk .. Pintu kamar mandi terbuka. Arya keluar dari kamar mandi. Dilihat nya rara tidur di ranjang.


"Kenapa gue jadi gugup begini ya,semoga jangan malam ini " ucap rara


"Sayang, jangan pura pura tidur, aku tahu loh kamu itu cuma pura pura tidur " ucap arya sambil tersenyum.


"Ehh.. anu..anu kak... Aku sudah mengantuk " jawab rara gugup.


"Jangan pura pura mengantuk sayang.." ucap arya


Arya mendekat ke ranjang dan kini arya sudah berada di atas tubuh Rara. Mata mereka saling menatap, Arya mencium kening rara dan pindah ke pipi selanjutnya Arya beralih ke bibir Rara.


Rara mencoba menolak, tapi ada sensasi berbeda yg dia rasakan. Sehingga dia pun ternhanyut dalam ciuman panas itu. Kini tubuh mereka saling meminta lebih.


"Boleh ya sayang, aku akan melakukan nya pelan pelan " ucap arya pelan


"Lakukan lah kak, aku seutuh nya milik mu " jawab rara


Arya pun semakin bersemangat. Arya mencium bibir rara lagi, kini ciuman itu berubah menjadi ciuman panas.


Arya mencium bibir rara dan pindah keleher rara, tangan Arya tidak bisa diam.


Arya mencoba nya dengan pelan pelan, akhirnya Arya berhasil menyatukan nya.


Rara meneteskan air mata nya, dia sangat bahagia akhirnya dia bisa menjadi istri seutuh nya.


Arya melakukan nya sampai 2 jam. Sudah tidak tahu lagi gimana rasa badan rara saat ini.


"Terimakasih sayang, kau telah menjaga semuanya untuk ku " ucap Arya bahagia


Rara hanya tersenyum, karena dia benar benar sudah kehabisan tenaga. Badan nya seperti habis di gebukin, tanpa menunggu lama Rara pun terlelap di pelukan Arya.


"Terimakasih sayang , aku berjanji akan membahagiakan mu dengan segenap jiwa ku " ucap Arya


Arya turun dari tempat tidur menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


*****


Pagi pun tiba, dan kina cahaya matahari sudah memasuki kamar rara melalui celah jendela kamar. Tapi sepasang pengantin baru itu masih terlelap dalam tidur nya.


"Arya sama Rara belum turun Ma " tanya Hendra


"Belum, biarkan saja mereka nanti kalau mereka lapar pasti turun" jawab mama


"Makanya buruan nikah Ndra, biar kamu tahu gimana rasa nya jadi pengantin baru " goda oma


"Iya oma, sebentar lagi Hendra pasti akan menikah. Tunggu saja tanggal main nya " ucap hendra terlihat bahagia


"Papa perhatikan sepertinya pagi ini kamu bahagia banget ndra" tanya papa


"Hendra selalu bahagia dong pa " Jawab Hendra


"Sudah ayook kita mulai sarapan nya. " ajak mama


Mereka ber tiga pun memulai sarapan nya tanpa Arya dan rara.


**Kamar Rara**


Rara terbangun karena merasa ada benda berat yang melingkar di perutnya. Setelah dia membuka mata nya dia melihat ada tangan kekar yang memeluk nya. Dia pun tersenyum.


Jam berapa ini, aku harus bangun untuk membantu mama menyiapkan sarapan " Ucap Rara

__ADS_1


"Haaaa.... Jam 10, " ucap rara setengah berteriak


"Ada apa sayang, kenapa kamu berteriak " ucap Arya


"Kak kita kesiangan ini sudah jam 10, sudah menjelang siang " Ucap Rara


"Hemmm... Aku kira ada apa " Ucap arya santai


"Kak, aku mandi dulu ya.."


Rara turun dari kasur terburu buru.


"Auuwwwhhh . . " rara kesakitan


"Kenapa sayang ? apakah masih sakit " Tanya Arya


Rara baru sadar kalau sekarang dia tidak memakai baju.


"Kak, aku malu... " ucap rara


"kenapa mesti malu, kita kan suami istri " ucap Arya


Arya langsung menggendong rara masuk ke kamar mandi.


"Kak, kamu mau ngapain.. " tanya Rara


"Kata kamu kita kesiangan, jadi kita mau mandi bersama untuk menghemat waktu " Jawab arya tersenyum.


Mandi yg seharus nya bisa cepat kini malah harus menghabiskan waktu hampir 1 jam karena ulah Arya.


****


Kini Arya dan Rara sudah rapi , dan rara juga sudah mengemasi barang barang nya untuk dibawa ke rumah Arya.


Mereka ber dua menuruni tangga. Dan arya tangan kiri nya menenteng koper Rara.


"Kalian sudah bangun, dan apakah kalian mau langsung berangkat " Tanya sang mama


"Iya ma, Rara mau langsung kerumah kak Arya. Rara janji pasti rara akan sering sering kesini kok " Ucap Rara


"Sebelum pergi kalian makan dulu, " suruh sang mama


"Iya ma " jawa Arya dan Rara


Arya dan Rara kini sarapan ber dua karena yang lain nya tadi sudah sarapan. Sarapan menjelang makan siang


Setelah menyelesaikan makan nya Rara dan Arya menghampiri keluarga nya yg sedang berkumpul di ruang Tv.


"Oma.. Masih lama kan disini " Tanya Rara


"Oma belum tahu sayang, tapi oma saat ini masih ingin disini dulu " Jawab Oma


"Arya, Tolong jaga rara dan jangan bikin dia sedih. bahagiakan dia " ucap Hendra


"Iya kak, " Jawab Arya


"Oma, Papa ,Mama dan kak hendra kami berangkat dulu ya. Rara janji akan sering main kesini. " ucap Rara


"Iya sayang, pintu rumah ini akan selalu terbuka untuk mu " Ucap sang papa


Setelah acara berpamitan. Rara dan Arya pun berangkat menuju rumah keluarga Arya dengan di antar sopir keluarga Rara.


****


Setelah mebempuh perjalanan 40menit Rara dan Arya sampai di kediaman keluarga Arya.


Tin tin tin..


Satpam melihat siapa yang datang, setelah mengetahui sang Tuan yg datang pak satpam langsung membukakan pintu gerbang.


Mobil berhenti di halaman rumah yang sangat luas, dan di penuhi dengan tanaman hias.


"Terimakasih pak maman sudah mengantarkan Rara dan Kak Arya " Ucap rara ke sopir nya

__ADS_1


"Iya Non sama sama, kalau begitu saya langsung pulang ya Non. Mari tuan Arya..." Pamit pak maman


"Iya pak, hati hati dijalan " ucap Rara


Sedangkan Arya hanya menganggukkan kepala nya saja.


"Pak tolong bawakan koper nya " perintah arya ke pak satpam


Baik Tuan...


Rara dan Arya masuk kedalam rumah, dan mereka sudah di tunggu oleh sang mama dan papa beserta maika.


"Selamat datang kakak.... " teriak maika sambil berlari


"Maika, Bikin kaget saja " seru Arya


"Ihh apaan si kak gitu aja marah, dasar si datar " gerutu maika


"Sudah , sudah kok malah ribut ya " ucap sang mama


"Ayo Ra sini,..." panggil mama arya


Rara menghampiri mertuanya lalu meyalami ke dua mertua nya dengan sopan.


"Arya ajak Rara ke kamar, kalian istirahatlah dulu. Kalian pasti capek habis di perjalanan lumayan jauh.


"Iya ma " jawab Arya


"Ma, Pa Rara ke kamar dulu ya. " pamit Rara


"Iya sayang... " mama


"Selamat istirahat kakak ipar, nanti malam kita ngobrol ya " Ucap maika


"Ok.. " jawab rara sambil mengacungkan jempol nya


****


Arya dan Rara sudah berada di kamar nya. Kamar Arya terlihat sangat besar, melebihi besar nya kamar Rara. Kamar yg bercat putih polos dan ada balkon yang langsung menghadap ke taman belakang. Di taman belakang ini banyak sekali jenis bunga.. ada bunga mawar, lili, aster krisan dan lain nya.


"Sayang, kamu istirahatlah nanti barang barang mu biar di susun oleh kepala pelayan " ucap Arya


"Aku mau lihat lihat kamar dulu mas " jawab Rara


"Apa sayang, kamu tadi memanggil ku apa " tanya arya


"Mas!! gak suka ya..." tanya rara


"Suka, suka... Aku suka dengan panggilan itu " Ucap arya sambil memeluk rara


"Mas.. aku mau lihat balkon nya dulu " ucap rara sambil berjalan ke arah balkon


"Waaauuwww... Ini indah banget mas. dari sini terlihat taman bunga yg indah dan warna warni. " ucap rara kagum


"Iya sayang, Mama sangat menyukai bunga sehingga mama membuat taman bunga di halaman belakang " jelas Arya.


"Mama suka bunga mas, Aku juga suka bunga. Nanti kapan kapan aku mau berkebun bunga sama mama " ucap rara senang


"Hemmmm.... " jawab arya


Rara masih senang berada di balkon, dia masih kagum dengan ke indahan taman bunga sang mertua. bunga yg warna warni. Walaupun di rumah rara juga ada taman bunga tapi tidak sebesar ini.


*******


Hai hai.. Akhirnya Author Up Bab baru lagi. Semoga kalian semua suka dengan karya ku ini.Mohon maaf jika ada kata kata yang salah dan masih banyak nya Typo.


Jangan lupa tinggalkan Like Komen dan Vote nya


Biar Author semangat nulis nya.


Author Akan usahakan tiap hari Up bab baru.


Terimakasih

__ADS_1


Selamat membaca


Author : Dhewy R


__ADS_2