Pernikahan Ceo Muda

Pernikahan Ceo Muda
Gadis itu !!


__ADS_3

Arya saat ini sudah berada di Bandara kota J. Tepat jam 8 malam Arya sudah berada di Bandara kota J. Arya sudah tidak sabar ingin segera ketemu sang istri tercinta. Saat ini Arya sudah dalam perjalana menuju rumah, Arya dan Daniel di jemput oleh supir.


" Tuan !! ini mau langsung pulang atau mengantar Tuan daniel dulu ?" tanya pak supir.


"Kerumah Keluarga Hartono saja pak !! malam ini saya menginap di rumah Tuan Arya !" Jawab Daniel dengan sopan.


Dan Arya pun hanya diam, dia sedang memikirkan sesuatu. Arya sedang memikirkan sang Kakek saat ini Kakek ada dirumah nya , bagaimana sikap nya terhadap Rara? Apakah kakek memarahi Rara? Arya terus bertanya tanya.


Mobil memasuki halaman rumah keluarga Hartono , rumah tampak sepi, Karena Arya memang merahasiakan kepulangan nya jadi tidak ada sang istri yang menyambut kedatangan nya, hanya pak Damar sang kepala pelayan yang menyambut nya .


"Selamat malam Tuan !!" sapa pak damar.


"Malam pak" Jawab arya dan daniel bersamaan.


" Apakah tuan mau makan malam, biar saya siapkan?" Tanya pak damar.


"Tidak usah pak! kami sudah makan, bapak istirahat saja !!" Jawab Daniel dengan sopan.


"Daniel lo istirahatlah di kamar mu, gue tahu lo juga capek dan butuh istirahat. !!" Ucap Arya sambil dia naik ke lantai dua.


"Iya gue capek banget, gue istirahat dulu" jawab Daniel.


Arya memasuki kamar nya, samar samar terlihat sang istri yang tidur dengan pulas nya. Arya duduk di tepi ranjang mengelus kepala rara dan mencium kening rara.


"Istriku terlihat semakin cantik !! Maaf kan mas ya sayang dari kemarin mas mengabaikan mu !! " Arya sedikit menyesal karena mengabaikan rara.


Setelah Arya membersihkan badan nya Arya pun ikut tidur di samping sang istri sambil memeluk sang istri.


*****


Pagi hari di kediaman keluarga Hartono.


"Emmhhhh... Sepertinya tidur ku malam ini nyenyak banget. Kok guling ku sepertinya berbeda ! " ucap rara sambil mengucek mata.


"Huffff... Pagi pagi kok masih bermimpi mas Arya, padahal aku sudah bangun kenapa mimpinya tidak hilang juga " Gerutu Rara yang belum menyadari kalau itu tidaklah bermimpi.


"Andai saja saat ini ada mas arya pasti akan aku peluk aku cium dan aku ajak.... " Rara bicara sendiri.


"Ih apaan si aku ini bisa bisa nya berfikir mesum" Rara ngomel dengan dirinya sendiri.


Dibalik selimut Arya senyum senyum sendiri. Dia sangat senang mengerjai sang istri.


"Kalau ada mas mau kamu ajak apa sayang?" ucap arya tiba tiba sambil memeluk rara.


"Aaaaa... kamu siapa jangan macam macam kamu ya ?" tetiak rara sambil marah marah.


"Hai sayang ini aku !! Suami tercintamu !" ucap Arya sok kepedean.


"Ah benarkah ini mas Arya, aku tidak lagi bermimpikan. Auwww... sakut!!" Rara nencubit pipinya sendiri.


"Iya sayang ini suami mu, ayok peluk dan cium mas.. tadi katanya kalau ada mas mau di peluk cium dan..." Ucapan Arya terhenti karena rara sudah membekap mulut Arya dengan telapak tangan nya.


Saat ini wajah rara sudah semerah tomat. Dia malu karena sudah berfikir mesum.


Tiba tiba Arya mencium bibir Rara dengan sangat Rakus. Rara pun membalas ciuman Arya dengan penuh gairah. Akhirnya terjadilah sesuatu yang sudah beberapa hari ini mereka tahan.


*****

__ADS_1


Setelah pertempuran panas yang hampir 2 jam itu Arya dan Rara turun ke lantai bawah untuk sarapan. Disana sudah ada keluarga Arya dan juga ada daniel, sang kakek tetap belum terlihat.


"Pagi Ma , Pa !!" Sapa Rara dan Arya bersamaan.


"Cuma mama dan papa saja yang di sapa!! Apa aku tidak terlihat ya ?" Gerutu maika sambil cemberut.


"Pagi adik ku yang manis !! " Tegur Rara sambil mencubit pipi maika.


"Pagi Adik manja ku !!" tegur Arya sambil mengacak rambut maika.


"Kakak !!! Rambut maika jadi berantakan ini !!" Maika semakin cemberut.


"Arya jam berapa semalam kamu sampai rumah ? " tanya sang papa.


"Jam 10 Pa, jalanan sedikit macet ada pengalihan jalur " jawab Arya .


" Oh iya tante kata nya Kakek disini, kok gak kelihatan ?" tanya daniel tiba tiba.


"Sebentar lagi kakek kesini, Pak damar lagi menyusul nya !" jawab mama arya.


Arya dan Rara saling tatap, Arya tahu rasa ketakutan yang di hadapi Rara. Rara pasti takut kalau kakek akan memarahinya.


Tiba tiba suara langkah kaki memasuki ruang makan. Terlihat kakek berjalan menuju meja makan. Arya bergegas berdiri menghampiri sang kakek.


"Kakek !! " Panggil Arya sambil berjalan ke arah kakek.


" Arya !! Kapan kamu sampai ?" Tanya kakek sambil berpelukan.


" Semalam Arya pulang nya kak, penghuni rumah sudah pada tidur " jawab Arya.


"Maaf kek, Arya tidak berlibur tapi Arya ke Kota M ada kerjaan " jawab Arya.


Mama pun melerai perdebatan dua lelaki itu lalu mengajak nya sarapan.


"Sudah yuk kita sarapan dulu. Nanti makanan nya keburu dingin !" ajak sang mama.


Mereka semua pun sarapan bersama. Saat ini Kakek memperhatikan Rara terus menerus, kakek merasa tidak asing dengan wajah Rara. Rara hanya menunduk dia tahu kalau kakek memperhatikan nya. Arya pun mengetahui jika sang kakek terus memperhatikan Rara.


"Arya !! Apa istrimu kalau makan selalu menunduk begitu ? " Tanya sang kakek tiba tiba.


Arya pun tidak bisa menjawab dia hanya diam saja. Dia tahu saat ini pasti rara ketakutan karena kakek.


"Maaf kek " Tiba tiba Rara berbicara.


Deg...


Kakek sedikit terkejut setelah melihat wajah Rara. Kakek merasa mengenali Rara, tapi rara biasa saja karena dia memang tidak ingat.


"Kamu.. Kamu gadis yang waktu itu pernah menolong ku ?" Tanya kakek dengan antusius.


"Maaf kek apa sebelum nya kita pernah ketemu ?" tanya rara takut takut.


"Benar kamu gadis yang pernah menolong ku dari rampok lima tahun yang lalu!!" Sang kakek mencoba menjelaskan.


Rara terdiam sambil mengingat ingat kejadian lima tahun yang lalu. Akhirnya rara pun mengingat nya.


"Kakek !! Kakek yang waktu itu pernah saya tolong di jalan xxx benarkah?" Tanya rara sedikit tidak percaya.

__ADS_1


Sang kakek pun menghampiri Rara dan memeluk rara dengan sangat bahagia. Akhirnya gadis yang dia cari kini berada di hadapan nya. Yang tidak lain adalah cucu mantu nya sendiri.


"Maaf kan kakek yang selama ini belum bisa menerima mu menjadi istri Arya ! Tapi saat ini kakek sangat sangat merestui kalian, kakek sangat bahagia ternyata istri Arya adalah gadis yang selama ini kakek cari, kamu ingatkan kalau dulu kakek ingin membalas kebaikan mu dengan menikahkan mu dengan cucuku. Ternyata semua itu jadi kenyataan" ucap sang kakek tersenyum bahagia.


Merekapun melanjutkan sarapan nya yang sempat terhenti. Kini Arya Rara Daniel dan Maika sudah berangkat ke kantor.


Arya berangkat bersama daniel dan Rara mengendarai mobil nya sendiri , Begitupun dengan Maika dia juga mengendarai mobil nya sendiri.


*****


Perusahaan HR group


Para karyawan sudah mulai mengerjakan pekerjaan nya masing masing. Tetapi Rara dan Maika baru saja sampai di perusahaan, mereka terlambat sekitar 35menit.


"Bagus !! kalian kira perusahaan ini milih bapak kalian !! jadi bisa seenaknya jidat kalian datang kapan saja. !!" Bentak Jihan memarahi Rara dan Maika .


"Maaf bu " Jawab Rara dan Maika bersamaan.


"Maaf .. Maaf.. Kalian kira gampang dengan kata maaf!! Kalian terlambat 35 menit " bentak Jihan.


Mereka memang terlambat karena tadi waktu sarapan sedikit lama.


"Sudah bu kasih saja mereka hukuman biar tidak seenak nya lagi !!" Ucap Mona memperkeruh suasana.


" Sebagai hukuman nya , malam ini kalian ber dua harus lembur !!" seru jihan .


" Baik bu " Jawab Rara dan Maika.


Rara dan maika pun menuju ke meja kerja nya dan mulai mengerjakan pekerjaan nya.


Sebenarnya ratih ingin bertanya kepada Rara kenapa mereka sampai terlamat begini. Tetapi dia males nanti bakal ribet sama bu Jihan, karena sudah ada larangan ngobrol di jam kerja.


*****


Ruangan Arya


"Siska !! Hari ini apa jadwal ku ?" Tanya Arya.


"Pagi sampai siang tidak ada Jadwal Tuan. Nanti jam 2 ada meeting dengan Perusahaan XX dan nanti malam jam 7 ada Pesta Ulang tahun pernikahan Tuan Bagaskara di Hotel HR " Siska menjelaskan jadwal Arya.


"Baiklah, kau silahkan kembali keruangan mu" Ucap Arya


"Baik Tuan !! permisi " Siska keluar dari ruangan Arya.


Siska pun ke luar dari ruangan Arya menuju ke meja kerja nya.


*Apakah nanti malam saya harus mengajak Rara? Rara nanti malam harus ikut tidak ada penolakan " Gumam arya dalam hati.


*****


Sudah Up bab Baru ya semoga kalian suka. Dan jangan Lupa Like komen vote dan Rate.


Selamat membaca.


Terimakasih.


AUTHOR : DHEWY R

__ADS_1


__ADS_2