Pernikahan Ceo Muda

Pernikahan Ceo Muda
Siska di hina


__ADS_3

Siang ini Siska datang ke kantor suami nya untuk mengantarkan nya makan siang. Kebetulan siska hari ini izin untuk tidak masuk kerja. Siska tidak memberitahu hendra perihal kedatangan nya ke kantor.


" Ada yang perlu saya bantu Mbak?" Tanya resepsionis dengan sopan kepada siska.


" Apakah Tuan hendra nya ada?" Tanya siska dengan ramah nya.


" Maaf apakah sebelum nya mbak sudah membuat janji dengan Tuan Hendra?" Tanya resepsionis yang tidak mengetahui jika siska adalah istri dari hendra.


Sampai sekarang pernikahan siska dan hendra memang belum di ketahui oleh publik, siska merasa nyaman dengan keadaan yang seperti ini. Dimana dia di hargai karena dirinya sendiri bukan karena suami nya.


" Saya Siska mau mengantarkan makan siang untuk Tuan hendra, apakah tuan hendra nya ada?" Tanya siska sekali lagi.


Tiba-tiba ada seorang wanita keluar dari lift dan datang menghampiri resepsionist.


" Ada apa ini?" Tanya wanita itu dengan menatas tidak suka ke arah siska.


" Maaf bu delia, ini ada yang ingin menemui Tuan hendra tetapi belum membuat janji dengan Tuan hendra" Ucap resepsionist.


Wanita yang di ketahui dari name tag nya bernama Delia itu pun menatap siska dengan pandangan yang sulit di artikan. Dia menatap dari atas sampa bawah penampilan siska, saat ini siska hanya mengenakan celana jeans panjang warna hitam dan kemeja pendek warna toska dengan rambut di ikat ekor kuda.


" Kamu kira ini mall datang dengan pakain seperti ini, kamu tahukan ini itu perusahaan besar seharus nya kamu datang dengan pakain yang rapi dan modis, lagi pula tuan hendra juga pasti tidak sudi menemui wanita seperti mu. Wanita seperti mu sudah banyak sering datang kesini dengan alasan yang klasik,jadi sebelum aku memanggil security lebih baik kamu pergi dari sini!!" Seru delia mengusir Siska.


Resepsionis yang tadi tidak bisa berbuat apa-apa dia hanya diam melihat delia memarahi siska. Karena dia tahu siapa delia di perusahaan ini, jabatan delia pun tinggi sebagai Menejer HRD dan delia juga teman Hendra saat kuliah di luar negeri dan merupakan anak salah satu klien Hendra.


" Oh memang ada yang salah dengan pakaian ku? Pakaian ku sopan, wangi dan bersih. Coba kamu lihat diri mu, masak iya di kantor berpakain seperti mau ke club malam. Gak malu apa mengumbar gundukan yang ada di depan" Seru siska tidak mau kalah.


Sebenarnya siska ini wanita yang pemberani dan tidak bisa di tindas namum selama ini dia tidak menunjukan taring nya.


" Heeee memang nya siapa diri mu ? Berani nya mengatur cara berpakaian ku ? " Seru delia tidak terima dengan ucapan siska barusan.

__ADS_1


" Kau bertanya siapa diri ku mengatur cara mu berpakaian, sedangkan dirimu saja mengatur diri ku. Jadi sama dong saling mengatur. Maka nya punya mulut itu di jaga, jangan bisa nya ngatur kehidupan orang" Seru siska membuat delia semakin geram.


Keributan mereka memancing para karyawan mendekat, kebetulan memang ini sudah jam makan siang jadi banyak karyawn yang keluar untuk mencari makan di luar kantor. Walaupun di dalam kantor ada kantin, para karyawan juga banyak yang memilih jajan di luar kantor.


" Sekarang kamu pergi dari sini !!!" Terial delia mengusir siska.


Siska sama sekali tidak gentar menghadapi wanita seperti delia. Siska semakin berani dan tetap menghadapi delia dengan tenang.


" Kamu tidak ada hak untuk mengusir ku" Seru siska sambil tersenyum kecut memandang delia.


" Dasar tidak tahu malu sudah di usir tapi tidak mau pergi juga, asal kamu tahu ya aku ini calon istri nya Hendra pemilik perusahaan ini. Jadi wanita murahan seperti mu jangan coba-coba merayu calon suami ku. Atau jangan-jangan memang kamu sengaja datang kesini untuk merayu hendra. Sudah berapa lelaki yang berhasil kau rayu dan kau naiki ranjang nya" Seru delia membuat siska geram dan tanpa perhitungan lagi siska melayangkan tamparan di pipi tebal mek up nya delia.


Plak


Siska menampar delia dengan kuat sehingga pipi delia memerah dan pipi delia terlihat cap tangan siska.


Dengan cepat delia memegang kedua pipi nya untuk menghalangi tangan siska menyentuh pipi nya lagi. Dia tidak mau pipi sebelah nya kena tamparan juga.


" Kenapa kalian diam saja, cepat panggil security dan usir wanita sialan ini dari kantor. Aku tidak mau kantor ini di kotori dengan wanita murahan dan sampah seperti ini. " Seru delia memerintah.


" Berani kamu mengusir ku !! Aku pastikan ini hari terakhir mu bekerja di perusahaan ini Nona Delia" Siska berbicara dengan penuh penekanan.


Delia sama sekali tidak takut dengan ancaman Siska, dia menganggap omongan siska hanya omong kosong belaka.


" Hai wanita murahan , ****** seperti itu sudah sering datang kemari untuk merayu hendra tapi sedikitpum hendra tidak akan tergoda karena dia tetap setia dengan ku, seharus nya kamu punya malu datang kesini hanya untuk menjajakan diri mu, lebih baik kamu mangkal saja di taman siapa tahu nanti ada yang nawar kan lumayan " Seru delia dan tertawa lebar merendahkan siska.


Sejujur nya siska sudah sangar geram dengan apa yang di lakukan delia. Tapi siska sadar ini adalah konsekuensi nya karena dia mau pernikahan nya dengan hendra di sembunyikan jadi tidak ada yang tahu jika dia istri hendra.


Siska tidak memperdulikan delia, dia pun memilih meninggalkan delia dan menuju lift untuk naik ke ruangan hendra. Namun tiba-tiba tangan siska di tarik delia dan delia menghempaskan siska hingga siska terjatuh dan makanan yang siska bawa jatuh berantakan.

__ADS_1


" Sudah di usir masih saja keras kepala kamu, dengan makan siang busuk mu ini kau mau merayu Hendra? Haahhh?" Seru delia dengan keras.


" Jaga sikap mu delia sebelum kamu menyesal!!!" Ancam siska penuh penekanan.


" Waaoowww kamu berani mengancam ku " Seru delia sambil bertepuk tangan.


Tidak ada pilihan lain selain siska menghubungi suami nya dan meminta nya untuk turun ke lobby.


[ Hallo mas aku ada di lobby kantor mu.....]


Belum selesai siska berbicara ponsel siska langsung di rebut oleh delia lalu melemparkan ponsel itu di lantai hingga ponsel siska terlbelah dan pecah.


Melihat ponsel nya hancur siska pun semakin marah dan murka.


" Berani kamu menghancurkan ponsel ku, aku pastikan hari ini kamu terakhir bekerja disini !!" Seru siska dengan penuh penekanan.


" Wanita pemuas ranjang seperti mu mana tahu soal perusahaan, yang kamu tahu itu adalah memuaskan para hidung belang jadi kau tak tahu apa-apa tentang perusahaan. Perusahaan itu punya prosedur tidak main pecat-pecat saja, memang nya kamu siapa?" Ucar delia tersenyum sinis dan makin berani.


Para karyawan di perusahaan hendra tidak mengenali siska sama sekali padahal dulu siska beberapa kali datang ke perusahaan hendra untuk meeting menemani Arya, menggantikan daniel jika daniel tidak bisa ikut meeting. Mereka tidak mengenali siska karena hari ini siska datang tampak berpenampilan biasa - biasa saja tidak mengenakan pakaian formal.


" Siapa yang kau sebut wanita pemuas ranjang?" Tanya suara bariton mengagetkan mereka semua.


********


Kira-kira siapa ya yang datang ??


JANGAN LUPA TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK ❤❤❤


Selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2