
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Siang ini Luna menemui Arya di kantor nya, karena memang Arya lah yang meminta luna untuk datang ke kantor nya. Luna memakai pakaian setengah paha yang memperlihatkan lekuk tubuh nya, luna sangat percaya diri jika arya ingin merajut hubungan lagi dengan nya.
Dengan angkuh nya luna masuk ke perusahaan HR group dan menuju ruangan arya.
Saat sampai di depan ruangan arya, siska mempersilahkan luna untuk masuk ke ruangan arya.
Siska masih bekerja sebagai sekretaris Arya, semua itu tidak lepas dari izin hendra sebagai suami nya. Hendra tetap mengizinkan sang istri bekerja di kantor adik ipar nya.
" Hallo sayang" Seru luna saat memasuki ruang kerja arya.
Arya pun meletakkan berkas yang sedang dia pegang dan menyambut kedatangan luna sang mantan kekasih. Saat luna hendak memeluk dan mencium nya, Arya pun menolak dengan beralasan tidak suka dengan bau parfum yang luna pakai.
" Aku tidak suka dengan bau parfum mu, jadi kita duduk agak berjauhan" Seru arya beralasan membuat luna menjadi kecewa.
Tapi luna tetap mengikuti kemauan arya, arya sudah mau bertemu dengan nya saja dia sudah sangat senang setidak nya masih ada harapan untuk merajut cinta kembali dengan arya , bahkan untuk jadi yang ke dua pun dia tidak masalah.
" Arya sayang, ada keperluan apa kamu meminta ku datang ke kantor mu? Pasti kamu merindu kan ku? Aku juga sangat merindukan mu arya sayang" ucap luna dengan suara di buat semerdu mungkin.
Arya justru merasa jijik dengan suara luna, dia hanya tersenyum tipis menatap luna yang duduk di sofa seberang nya.
" Apakah perceraian mu dengan mantan suami mu sudah selesai?" Tanya arya membuat luna terkejut.
Wajah luna memucat mendengar pertanyaan dari Arya, pasal nya selama ini luna berbohong jika dia belum menikah. Dia selalu menyangkal jika di tanya soal pernikahan nya.
"Emh.. arya sayang, kamu kenapa si tidak percaya kalau aku ini belum menikah. Selama ini aku ke luar negeri karena aku ingin mewujudkan cita-cita ku untuk menjadi model. Terbuktikan sekarang aku memang sudah menjadi model yang cukup terkenal, seharus nya kamu bangga dong dengan ku" Seru luna tetap tidak mengakui pernikahan nya.
" Oh begitu. Oh iya apa kamu tahu sekarang papa kamu ada dimana?" Tanya arya lagi.
" Papa ku orang sibuk sayang dia ada di luar negeri, apa kamu ingin bertemu dengan ayah ku untuk melamar ku. Kalau kamu ingin bertemu papa ku nanti aku hubungi papa ku dulu" Ucap luna yang belum tahu jika papa nya saat ini ada dalam tawanan arya.
Arya tersenyum sinis dan sangat tipis sehingga luna tidak menyadari senyuman dari Arya.
" Saudara angkat ayah mu kemana? bukan nya dia bisa menyaksikan jika aku ingin melamar mu ?" Ucap arya membuat luna membulatkan mata nya.
__ADS_1
Luna tidak percaya jika arya benar-benar akan melamar nya, tetapi tidak mungkin luna meminta firman untuk menyaksikan nya. Firman sangat mencintai nya dan mereka sudah menjadi penghangat ranjang masing-masing.
" Aa.. aku.. aku tidak tahu keberadaan saudara angkat papa, mungkin dia juga ada di luar negeri. Kamu tahu darimana jika papa ku punya saudara angkat, seingat ku aku tidak pernah cerita. " Ucap luna yang penuh tanda tanya.
" Apa sih yang aku tidak tahu, itu soal kecil bahkan apa saja yang kamu lakukan dengan saudara angkat papa mu itu pun aku tahu" Seru arya memancing pembicaraan.
" Ma.. maksud kamu apa sayang?" tanya luna tergagap.
" Bukan nya saudara angkat papa mu itu berarti om kamu kan? dia sangat menyayangi mu kan?" Tanya arya lagi.
Luna mulai bingung dengan pertanyaan- pertanyaan dari Arya.
" Kata nya kamu mau memberikan ku hadiah? Hadiah apa itu?" Tanya luna mengalihkan pembicaraan.
Arya tersenyum dia tidak menyangka jika luna bisa setenang ini. Padahal semua kebusukan luna sudah ad dalam genggaman Arya.
" Sebentar lagi kejutan hadiah untuk mu akan datang" Seru arya sambil melirik jam tangan mahal nya.
Luna tersenyum dia menyangka jika arya memang masih sangat mencintai nya hingga mau memberikan kejutan untuk nya.
Ceklekk
" Rama,.. Firman..." Seru luna pelan tetapi masih bisa di dengar oleh arya.
Kedua lelaki itu menatap tajam luna, seakan ingin memakan luna hidup-hidup. Luna baru menyadari jika saat ini Arya telah mempermainkan nya atau menjebak nya.
" Kamu kenal dua pria yang ada di hadapan mu?" Tanya arya penuh penekanan.
Luna terdiam tidak bisa menjawab pertanyaan dari Arya, kali ini dia benar-benar terpojok.
" Ini surat cerai, mulai hari ini kita resmi bercerai dan semua aset yang pernah aku berikan kepada mu sudah aku tarik kembali. Termasuk apartemen dan mobil yang saat ini kau tempati" Seru Rama sambil melempar surat cerai di meja depan luna duduk.
" Kamu benar-benar perempuan murahan. Kamu pikir aku tidak tahu sepak terjang mu dengan para lelaki hidung belang di luaran sana. Salah satu nya lelaki yang ada di samping ku ini, dia om kamu kan ? adik angkat papa mu? Tapi juga penghangat ranjang mu dari zaman kamu masih sekolah. Selama ini aku tertipu dengan wajah cantik mu, bahkan aku pun tidak menyadari jika kau dulu adalah calon tunangan Arya sahabat ku sendiri." Bentak rama dengan geram.
Luna mendongakkan kepala nya dan menatap rama dan arya bergantian, dia tidak tahu jika rama dan arya adalah seorang sahabat.
__ADS_1
" Asal kamu tahu , aku sudah tahu semua kebusukan kamu saat kamu pergi dari rumah ku. Tapi aku mencoba untuk pura-pura tidak tahu agar aku bisa membuat perhitungan dengan mu" Seru rama lagi.
Arya hanya diam dan menonton sambil duduk di kursi kebesaran nya. Sebenarnya dia sudah malas berurusan dengan luna, tapi demi sahabat nya hari ini dia mau mengundang luna ke perusahaan nya.
" Jadi selama ini kamu tidak ubah nya wanita murahan yang menjajakan tubuh mu" Seru Arya yang akhirnya ikut berbicara.
Melihat luna yang terpojok seperti itu, sebenarnya firman sangat kasihan tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa. Apa pun kesalahan luna, firman tetap mencintai luna. Karena firman sudah di butakan cinta nya luna , satu alasan yang membuat firman tetap mencintai luna karena firman lah orang pertama yang sudah mengambil mahkota luna.
" Tolong jangan hina luna lagi" Seru firman dengan suara penuh iba. Dia tidak tega wanita yang dia cintai di hina dan di rendahkan di depan mata nya.
" Jadi ini hadiah atau kejutan yang kamu maksud?" Tanya luna menatap tajam arya.
Arya dan rama hanya tertawa mendengar pertanyaan dari luna.
" Iya kamu benar inilah hadiah yang di maksud oleh Arya, kamu tidak menyangka kan jika hadiah nya sangat membuat mu terkejut, murahan !!!" Sentak rama dengan penuh emosi.
" Diam !! Mulut mu tidak pantas menghina ku seperti itu, akan aku buat kalian menyesal telah menghina ku seperti ini" Ucap luna lalu mengambil tas nya dan hendak pergi namun tiba-tiba rama mencengkal lengan luna.
" Tinggalkan kunci mobil dan apartemen, karena mulai saat ini semua fasilitas itu aku tarik kembali" Seru rama penuh penekanan.
" Dan kamu laki-laki pengecut ambil ini wanita idaman mu, didik dia dengan benar. Awas saja kalau sampai dia menganggu kehidupan kami lagi" Seru rama kepada firman yang masih setia berdiri.
" Satu lagi, kamu kembalikan uang perusahaan ku yang sudah kamu curi atau kamu mendekam di penjara. Aku masih berbaik hati kepada mu karena memang selama ini pekerjaan mu bagus, kamu seperti ini karena desakan dari kakak sialan mu itu !! " Ucap arya membuat firman terkisap kaget.
Dia tidak menyangka jika arya mengetahui semua tentang nya, tapi beruntung arya masih memberikan keringanan untuk nya.
" Saya akan mengembalikan uang perusahaan nya Tuan, maaf saya benar-benar minta maaf" Seru firman penuh penyesalan.
Setelah itu firman membawa luna pergi dari ruangan arya, tidak lupa luna meninggalkan kunci apartemen dan mobil nya di meja sesuai dengan perintah rama.
💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹
*******
__ADS_1
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN NYA UNTUK KARYA AUTHOR YA KAK ❤❤❤
TERIMAKASIH 🙏❤