
Pagi ini kantor HR Group ramai dengan kabar pernikahan sang Ceo. Karena semalam di pesta Tuan Bagaskara ada media yang di undang, jadi kabar pernikahan Arya jadi tersebar. Tapi Tuan Bagaskara tahu kalau Arya memang sengaja belum mempublikasikan tentang pernikahan nya. Jadi Tuan Bagaskara meminta media tidak mengambil gambar Tuan Arya dan Nyonya Arya.
"Ehh kalian sudah baca berita hari ini , yang memberitakan tantang Tuan Arya?" Tanya karyawan A
"Iya gue sudah baca, gue jadi patah hati ?" ucap karyawan B dengan lesu.
"Siapa ya kira kira wanita yang jadi istri Tuan Arya?" tanya karyawan C penasaran.
"Iya dalam foto tak terlihat wajah si wanita, karena gambar di ambil dari belakang !!" Seru karyawan A lagi.
"Yang jelas istri Tuan Arya itu Cantik dan dari keluarga kaya raya, semalam gue ketemu dengan mereka bahkan gue sempat berkenalan dengan istri Tuan Arya!!" Ucap Jihan dengan keras karena dia melihat rara baru saja keluar dari lift , dia sengaja mengeraskan suara nya supaya Rara juga mendengar nya.
Rara yang mendengar ucapan Jihan hanya tersenyum simpul. Dia tidak menghiraukan ucapan Jihan. Yang pasti dia tahu ucapan Jihan itu hanya omong kosong saja. Rara terus berjalan ke ruangan kerjanya.
"Ra !! Lo dah baca kabar heboh pagi ini ?" Tanya ratih yang baru saja datang.
"Hemmm.. " Rara hanya menjawab dengan deheman.
"Iihh apaan si Ra,lama lama lo seperti suami lo juga !!" ucap ratih kesal karena tidak mendapat jawaban yang pasti.
"Gue sudah tahu ratih sayang !!!" Jawab Rara sambil mencubit pipi tembem ratih.
"Rara sakit !! Terus gimana ? Apa lo gak kenapa kenapa?" Tanya ratih ingin memastikan.
"Gue gak apa apa ! Lagipula gak ada yang tahu kalau wanita yang semalam itu gue jadi gue masih aman gak ada yang tahu kalau gue istri dari Arya Dwi Hartono !" Jawab rara sambil memelankan suara nya.
"Oh.. Iya juga ya di foto cuma badan lo dari belakang yang terlihat!!" Jawab ratih memastikan.
Tanpa terasa jam istrahat pun tiba, seperti janji rara pada Arya kalau saat jam makan siang dia akan makan siang bersama di ruangan Arya.
"Kak ! kantin yuk ?" ajak maika dan di angguki juga sama ratih.
"Maaf ya sayang sayang ku !! aku sudah janji makan siang sama mas Arya, jadi gak bisa ikut kalian " jawab rara merasa tidak enak dengan adik ipar nya.
"Ya sudah kami ke kantin duluan ya kak ?" Ucap maika.
"Iya " Jawab Rara.
Setelah Maika , Ratih pergi ke kantin Rara bersiap ke ruangan Arya. Setelah memastikan tidak ada karyawan yang memperhatikan nya, Rara langsung menuju lift naik ke lantai dimana ruangan Arya berada.
Setelah sampai di lantai ruangan sang suami Rara bergegas menuju ruangan Arya.
"Mbak siska kok belum makan siang ?" Tanya rara, karena rara melihat siska masih ada di meja kerja nya.
"Ehh Non Rara !! Iya sebentar lagi " jawab siska sambil tersenyum.
"Ohh ya sudah, saya masuk ke ruangan mas arya dulu ya mbak?" Ucap Rara dengan sopan.
"Silahkan Non, tuan Arya sudah menunggu" jawab Siska.
Tok tok tok
"Masuk" Jawab arya dari dalam
Ceklek
"Mas !!" Sapa Rara sambil berjalan ke arah meja suami.
__ADS_1
"Eh sayang , duduk dulu ya mas lagi menyelesaikan satu dokumen lagi. Oh iya mas sudah pesan makanan sebentar lagi di antar" jawab Arya dengan mata tetap fokus ke dokumen.
"Iya mas " jawab rara.
Setelah menunggu lima menit pekerjaan Arya pun selesai bertepatan dengan datang nya pelayan kantin mengantar makanan yang Arya pesan.
"Selesai !!" Ucap Arya sambil menutup dokumen .
Tok tok tok
"Masuk !!" jawab Arya .
"Permisi Tuan !! Ini pesanan tuan Arya " ucap pelayan kantin.
"Iya taruh di meja" ucap Arya
Arya pun mengeluarkan uang tiga lembar merah dari dompet nya lalu memberikan kepada pelayan kantin.
"Ini uang nya nanti piring biar di antar OB " ucap Arya.
"Ini kebanyakan Tuan !!" jawab Pelayan.
"Sudah sisanya kamu ambil saja " Jawab Arya
"Terimakasih , Mari Tuan, Nona " ucap sang pelayan.
Setelah sang pelayan keluar, Arya dan Rara memakan makanan nya.
"Mas kok tahu si kalau aku lagi ingin makan nasi padang ?" Tanya Rara heran, pasal nya dia memang lagi ingin makan nasi padang ayam bakar.
"Mas selalu tahu apa yang di inginkan istri cantik ku ini " Jawab Arya dengan bangga.
"Iya istri ku sayang " jawab Arya patuh.
*****
Di tempat lain seorang wanita dan seorang pemuda sedang berantem dengan hebat.
"Kenapa Lo nyerain gue Ram, apa salah gue?" Tanya luna tidak terima.
"Lo tanya pada diri lo sendiri kesalahan apa yang lo perbuat" jawab Rama dengan datar.
"Apa karena gue pergi ke kota J ini tanpa izin lo, kalau itu gue minta maaf!!" ucap luna pura pura dengan wajah memelas.
"Sekarang tanda tangani surat cerai itu atau hidup lo bakalan gue bikin menderita, terutama karier lo !! " Seru Rama dengan lantang.
*Sialan !! Arya sekarang ini susah sekali untuk gue dekati, tapi kenapa Rama juga harus nyeraiin gue. Kalau begini bisa gagal semua rencana ku,Oh Atm berjalan ku !!!" Luna bicara dalam hati.
"Sayang !! Apa kau tidak cinta lagi dengan ku ? aku masih mencintaimu " ucap luna sambil memeluk lengan Rama dengan manja.
"Jangan sentuh aku dengan tangan kotor mu !!" Hardik Rama dengan melepaskan tangan Luna .
"Baik !! kalau lo tidak mau tanda tangan surat itu , berarti lo pilih karier lo hancur !!" Ucap Rama dengan senyum licik.
*Tidak !! Tidak karier gue tidak boleh hancur. Kalau karier gue hancur, gue semakin susah mendekati Arya" Luna bicara dengan dirinya sendiri.
"Baik lah gue akan tanda tangani surat ini " Ucap Luna dengan pasrah.
__ADS_1
Luna pun menandatangi surat cerai itu dengan berat hati. Bukan berarti luna sedih atau menyayangkan perceraian ini. Luna hanya tidak menyangka harus kehilangan Rama sang Atm berjalan nya sedangkan Arya masih sulit dia dapatkan.
Setelah surat itu di tanda tangani Rama pun langsung pergi meninggalkan apartement Luna.
"Sialan !! Dasar Rama brengsek !! Gue tidak boleh menyerah, Rama sudah lepas dari genggaman gue. Dan kalu ini Arya Harus bisa berada dalam genggaman gue kembali. " Seru Luna dengan marah.
Tiba tiba Handphone Luna berdering , ada panggilan masuk dari seseorang.
"Hallo Sayang" jawab luna semerdu mungkin.
"Sayang kenapa baru mengangkat telpon ku " Tanya sang penelphon.
"Aku baru bangun tidur sayang ! ada apa kau menghubungi ku.?" tanya luna pura pura tidak tahu. Padahal dia tahu kenapa sang lelaki menghubungi nya.
"Aku merindukan mu, bisakah kau datang ke Hotel XX aku tunggu kedatangan mu, jangan lupa dandan yang cantik dan ****" ucap sang penelpon.
"OK sayang, tunggu aku ya aku juga merindukan mu " jawab Luna dengan manja.
"Baiklah sayang, emmmuachhhhh " Seru sang penelpon.
Luna pun mengakhiri sambungan telpon nya, lalu dia bersiap siap untuk pergi ke tempat yang sudah mereka janjikan.
*Daripada gue stress mikirin masalah gue, lebih baik gue cari hiburan, yang penting gue happy dan gue dapat duit " Gumam Luna dalam hati.
Di Apartement nya Rama meluapkan semua amarah nya.
"Dasar wanita ****** kenapa gue harus sesakit ini, padahal perceraian ini gue yang menginginkan nya. Sakit yang gue rasain bukan karena perceraian ini tapi karena penghianatan ****** itu !!!" Rama berteriak di dalam apartement nya.
" Gue bodoh.. Bodoh !!! Ternyata ****** itu selama ini hanya menginginkan uang ku saja !!! Tunggu pembalasan ku Luna !! Kau nikmati saja hidup lo sekarang, suatu saat BOOM dari ulahmu sendiri yang akan menghancurkan mu!!" Seru Rama pada dirinya sendiri.
"Gue harus menghubungi Arya, gue mau mencari tahu ada hubungan apa Luna dengan Keluarga Hartono?" Gumam Rama lalu memncoba menghubungi Arya.
Panggilan telpon pun terhubung dan Arya pun mengangkat telpon dari Rama.
"Hallo, ada apa?" Tanya Arya datar.
"Bisakah kita bertemu di tempat biasa ?" Tanya Rama tanpa basa basi.
"Ok jam 9 malam" Jawab Arya langsung mematikan sambungan telpon nya.
" Kebiasaan !! Selalu mematikan sambungan telpon tanpa permisi" Gerutu Rama.
Setelah berhasil membuat janji dengan Arya. Rama merebahkan tubuh nya di ranjang nya, dia melirik jam yang ada di pergelangan tangan nya. Dilihat nya masih jam 7 malam.
"Masih ada waktu kurang lebih dua jam, gue mau istirahat terlebih dulu. Seharian ini gue benar benar capek sekali" Gumam Rama sambil memejamkan matanya.
Akhirnya Rama pun tertidur dengan pulas. Beban masalah yang selama ini dia hadapi sedikit sedikit sudah mulai terselesaikan.
******
Hai Para Readers Maaf ya author baru bisa Up , Beberapa hari ini Author ada kesibukan di real life. Jadi mohon di maklumi ya.
Jangan Lupa tinggalkan Like Komen Vote dang Gift nya ya.
Selamat membaca.
Terimakasih.
__ADS_1
AUTHOR: DHEWY R