Pernikahan Ceo Muda

Pernikahan Ceo Muda
Pesta hangat


__ADS_3

Sore hari pun tiba dimana para karyawan sudah mulai membereskan meja kerja nya dan ada juga yang sudah keluar dari gedung kantor. Terlihat Maika dan Rara yang masih duduk fokus di depan komputer nya. Maika dan Rara harus menjalankan hukuman dari Jihan , mereka harus lembur padahal tidak ada pekerjaan yang mendesak.


"Ra !! kamu sama maika beneran mau lembur ? aku temenin ya ? " Tanya Ratih.


"Iya Tih, gue ma adik ipar gue harus lembur. Lo pulang aja gak perlu nungguin gue!!" Tolak Rara secara halus .


"Tapi Ra Ini gak adil lo buat kalian masak harus lembur begini, ini kan kantor kalian " Ucap maika tidak terima dengan keputusan Jihan.


" Iya kak kita pulang saja yuk!! kalau Si lampir itu marah nanti biar aku yang bikin perhitingan !!" Ucap Maika menggebu gebu.


"Apa gak apa apa kita pulang sekarang ? Kakak cuma malas ribut sama bu Jihan !!" jawab Rara bingung.


" Kalau lampir itu marah ,itu biar urusan maika !! Ya sudah yuk pulang" ajak maika menarik tangan Rara.


Tiba tiba Handphone Rara berdering ada panggilan masuk dari sang suami.


"Haloo Mas ada apa?" Tanya Rara.


" Kenapa kamu sama maika belum pulang ? barusan mas lihat mobil kalian masih ada di parkiran ?" Tanya Arya heran.


"Iya mas, ini sudah mau jalan pulang kok mas !! " Jawab Rara ragu ragu.


" Ya sudah mas tunggu di rumah ya, ohh iya mas hampir lupa malam ini temani Mas ke acara Tuan Bagaskara !!" Ucap Arya dengan bahagia.


"Hahh !! Acara apa mas ? Apa aku harus ikut?" Tanya Rara heran.


" Ulang tahun pernikahan Tuan bagaskara , iya kamu kan istri ku jadi harus ikut apa mas harus bawa orang lain ?" Tanya Arya dengan malas.


"Iya iya nanti malam aku ikut, sudah dulu ya ini aku mau pulang ?" Jawab Rara dengan cemberut.


" Iya kalian hati hati !! " Jawab Arya lalu langsung mematikan sambungan telpon nya.


Rara , Ratih dan Maika pun langsung keluar dari ruangan nya menuju parkiran. Mereka tidak jadi lembur dan urusan dengan Jihan itu urusan besok yang penting sore ini dia harus pulang dan ikut ke pesta kalau tidak sang suami bisa marah besar.


*****


Malam ini tepat jam tujuh malam Arya dan Rara sudah bersiap berangkat ke acara pesta Tuan Bagaskara. Arya mengendarai mobil nya sendiri, malak ini Rara sangat cantik sekali. Rara memakai Gaun berwarna Gold yang sangat cocok dengan tubuh nya dan Arya menggunakan jas berwarna hitam. Gaun rancangan butik dari tante Rima memang terkenal di kalangan para pembisnis.


Arya dan Rara sudah sampai di Hotel HR tempat di adakan nya acara. Lalu mereka turun dari mobil memasuki aula hotel.


"Ayok sayang !! " Ajak Arya lalu merangkul pinggang sang istri.


Rara hanya mengangguk dan tersenyum. Mereka berdua jadi sorotan para tamu yang datang. Arya terlihat tampan dan Rara terlihat sangat anggun dan cantik. Benar benar pasangan yang serasi. Banyak para tamu yang kagum dengan Arya dan Rara.


"Selamat datang Tuan Arya !! Suatu kebanggaan bagi saya karena Tuan Arya bisa hadir di pesta pernikahan saya ini " Ucap Tuan bagaskara sambil menjabat tangan Arya.


"Saya juga senang bisa hadir di acara ini , dan perkenalkan ini Istri saya !!" Jawab Arya lalu memperkenal kan Istrinya.


"Wahh !! Ternyata Tuan Arya sudah menikah !! Kenapa saya tidak tahu ?" Jawab Tuan bagaskara.


"Selamat malam Tuan, Nyonya !! Selamat ulang tahun pernikahan , semoga bahagia selalu. " Ucap Rara sambil menjabat tangan tuan bagaskara dan istrinya.


" Iya kami sudah menikah 2 minggu yang lalu, baru akad saja belum resepsi!!" Jawab Rara merasa tidak enak.


"Tuan Dan Nyonya Arya Terimakasih sudah mau datang dan silahkan nikmati acara nya. !" Ucap istri tuan bagaskara .


Rara dan Arya hanya mengangguk dan tersenyum. Lalu Arya mengajak Rara duduk di kursi yang sudah di sediakan.


"Sayang apa kamu mau minum ?" Tanya Arya .


"Iya mas aku juga mau cake stroberry " Jawab Rara antusius.


Arya pun berjalan menuju tempat makanan dan minuman mengambilkan rara minuman dan cake. Tapi Arya meminta pelayan yang mengantarkan nya. Lalu Arya duduk kembali di sebelah Rara.

__ADS_1


"Loh kok tangan nya kosong mas ?" Tanya rara heran karena yang rara tahu Arya mengambil minuman.


" Nanti di antar pelayan sayang " Jawab Arya


Tak menunggu lama kue dan minuman yang rara mau di antarkan pelayan.


Rara pun menikmati kue nya sembari mengamati sekeliling tempat pesta. Mata Rara menangkap sosok wanita yang dia kenal, siapa lagi kalau bukan Jihan.


*Kenapa wanita itu ada disini ? Bagaimana kalau dia melihat ku disini? Ahh terserah aku juga tidak perduli kalau dia marah" gumam rara dalam hati.


Sedangkan Arya lagi asik mengobrol dengan klien bisnis nya. Rara hanya sesekali mengobrol dan tersenyum dengan istri klien bisnis suami nya.


"Siapakah wanita yang bersama Tuan Arya itu ?" Tanya Jihan kepada Ayah nya.


Malam ini Jihan memang datang bersama dengan sang Ayah . Karena sang ibu berada di luar kota jadi Jihan yang ikut ke pesta bersama Ayah nya.


"Mungkin istri nya , karena yang ayah dengar tadi Tuan Arya datang bersama sang Istri" Jawab Ayah jihan sambil melihat ke arah tempat duduk Arya.


"Apa!! Kapan tuan Arya menikah , setahu ku dia belum menikah?" Tanya Jihan penuh heran.


Sang Ayah hanya mengangkat bahu nya pertanda dia juga tidak tahu.


*Sialan !! Ternyata diam diam Arya sudah menikah dengan wanita lain. Tapi sepertinya wajah itu aku pernah melihat nya tapi dimana dan siapa ya ," Jihan bicara dalam hati.


Malam ini Rara sangat Anggun dan cantik, Rara tampil berbeda dengan keseharian nya di Kantor jadi wajar kalau Jihan tidak mengenalinya.


*Selama ini aku yang mencintai Arya dari sejak Kuliah aku mencintai nya tetapi saat ini Arya telah menikah dengan wanita lain !! Apa pun yang terjadi aku harus mendapat kan Arya !!* Jihan berbicara dengan dirinya sendiri.


"Sayang ! apa yang kamu fikirkan? " Tanya ayah jihan.


"Tidak ada!! Aku hanya sangat menyukai pesta ini " Jawab Jihan berbohong.


"Baiklah kamu nikmati saja pesta ini, nanti dirumah kita punya pesta sendiri" Bisik sang ayah di telinga Jihan.


Jihan hanya tersenyum, dia tahu pesta apa yang di maksut sang ayah.


*****


Setelah dari acara pesta Jihan dan Ayah nya pun pulang kerumah nya. Jihan terlihat sangat tidak suka mengetahui kabar soal Arya yang sudah menikah, tetapi dia menutupi nya dari sang Ayah. Dia tidak mau sang Ayah nya marah jika dia mengetahui kalau dirinya mencintai Arya.


"Sayang kamu kenapa ? " Tanya sang Ayah sambil membelai rambut Jihan.


"Aku tidak apa apa , hanya sedikit lelah saja !" jawab jihan singkat.


" Apa mau aku pijitin ?" Tanya sang Ayah sambil meraba tubuh Jihan.


Jihan pun tahu apa yang di ingin kan sang Ayah. Apalagi kalau bukan kehangatan. Jihan memang mempunyai hubungan terlarang dengan Ayah nya, hubungan itu sudah berlangsung tiga tahun tanpa sepengetahuan sang ibu. Ayah Jihan adalah Ayah tiri, ayah kandung Jihan meninggal 7tahun yang lalu, dan baru 5 tahun yang lalu ibu nya menikah lagi dengan Seno. Sang ibu jarang dirumah karena sibuk dengan teman teman sosialita nya jadi sang ayah merasa kesepian jadi dia mencoba memanfaatkan Jihan untuk memenuhi kebutuhan biologis nya. Dan Jihan pun tidak keberatan dia justru sangat menyukainya.


"Sayang !! " Ucap Sang Ayah sambil meraba tubuh Jihan.


"Emmmhhhh " Lenguh Jihan.


"Sayang, aku menginginkan mu !!" Ucap Seno ayah tiri jihan.


"Lakukan lah sayang akupun menginginkanya " jawab Jihan sambil melepaskan kancing kemeja Seno.


Seno pun mulai melucuti pakaian Jihan, setelah pakaian Jihan terlepas semua. Dia membaringkan Jihan di kasur lalu dia mencumbu Jihan dengan penuh nafsu. Jihan pun menerima perlakuan sang ayah tiri dengan senang hati.


Tangan Jihan tak tinggal diam, dia mencoba melepas celana sang Ayah. Seno mengetahui maksud jihan lalu seno sendiri yang melepas celana yang ia kenakan.


Kini mereka ber dua sudah sama sama tak memakai pakaian. Seno terus mencumbu Jihan dengan penuh nafsu, padahal hampir tiap malam mereka melakukan nya tapi tidak ada kata bosan justru mereka saling menikmatinya.


Jihan mulai memasukan Sosis Jumbo ke mulut nya. Seno hanya bisa menikmati apa yang jihan lakukan.

__ADS_1


"Emmhhh.... Terus sayang, ini terasa sangat nikmat " Ucap seno dengan suara serak.


Jihan terus melahap sosis Jumbo itu dengan rakus nya. Dia tidak ada rasa malu lagi padahal seno adalah ayah tirinya.


"Ahhh... Emmmhhhhh Jiiihhaaaannn sayang " erang Seno yang telah memuntahkan lahar panas nya.


Jihan tidak tinggal diam dia menyapu bersih lahar itu dengan lidah nya.


Kini Seno mengambil alih permainan, dia mengungkung Jihan dibawah nya. Dia mencium setiap inci tubuh jihan, sampai ke area sensitif jihan.


"Emmmhhhh.... "Lenguh jihan menikmati permainan seno.


"Ahhh... emmhhhh Sayangg " Lenguh jihan sambil menekan kepala seno lebih dalam ke area sensitif nya.


Mereka sama sama sudah sampai puncak nya padahal baru pemanasan.


Kini seno sudah tidak tahan lagi, dia memasukan sosis jumbo nya ke kandang nya dengan pelan.


"Ahhh... " Seru jihan dan seno bersamaan.


Seno terus memacu kecepatan nya. Mereka berdua sangat menikmati permainan itu.


"Terus sayang, ini terasa lebih nikmat " Racau Jihan tak tahu malu.


"Kamu memang luar biasa sayang, tidak seperti mama mu belum apa apa sudah tidak sanggup" Ucap seno sambil terus berpacu.


"Aghh.. Kamu juga luar biasa sayang, bisa memuaskan ku kapan saja. " Ucap Jihan sambil merem melek.


"Terus.. Terus... makin cepat sayang " racau Jihan


"Sebentar lagi sayang, kita keluarkan sama sama " Ucap seno sambil terus berpacu.


"Arghhh .. Argghh.. Emmmhhhh " Mereka berdua mencapai puncak bersamaan .


Merekapun mengulangi nya sampai berkali kali dan berbagai macam gaya.


*****


Pagi menjelang dan matahari sudah bersinar. Pagi ini Rara dan Arya berangkat ke kantor bersama, mereka berabgkat dengan menaiki mobil yang sama. Sebenarnya Rara tidak mau berangkat dengan Arya tetapi Arya memaksa.


"Mas kok tidak berhenti di tempat biasa nya?" Tanya Rara heran karena biasa nya dia turun di dekat supermarket deket kantor.


"Ohh maaf mas lupa!!" Jawab Arya tanpa rasa bersalah.


Rara hanya melirik malas ke suami nya , dia tahu suami nya ini pasti sengaja. Rara pasrah kalau banyak karyawan yang akan menatap nya dengan tatapan aneh. Lagi pula mereka kan suami istri jadi apa yang harus di takutkan.


"Kita sudah sampai sayang " ucap Arya sambil membukakan pintu mobil rara .


"Ahh iya mas," Rara memperhatikan sekitar nya. Alhamdulillah ternyata suami ku pengertian juga, dia berhenti tidak di lobby kantor tetapi di basemant khusus parkiran petinggi perusahaan. Setidaknya masih sedikit aman dari mata para karyawan.


"Ayook Turun, apa mau mas gendong" goda Arya sambil tersenyum.


"Rara bisa jalan sendiri mas!!" jawab rara


Rara dan Arya pun masuk kedalam lift yang ada di basemant. Lift itu membawa mereka ke lantai tujuan nya masing masing.


******


Hai Author Up lagi untuk Bab ini mungkin dibilang terlalu vulgar, kalau menurut kalian bab ini ada adegan yang tak pantas untuk di tulis mohon komen ya biar aku tahu dan bisa aku revisi ulang.


Jangan lupa LIKE KOMEN VOTE DAN RATE.


SELAMAT MEMBACA

__ADS_1


TERIMAKASIH


AUTHOR : DHEWY R


__ADS_2