Pernikahan Ceo Muda

Pernikahan Ceo Muda
Rara Vs Luna


__ADS_3

Luna dan Arya kini sudah berada di ruangan nya Arya. Arya duduk di kursi kebesaran nya. Luna masih berdiri di samping arya.


"Mau apa kamu datang kesini, aku tidak punya banyak waktu " Ucap Arya sambil memutar pena di tangan nya.


"Sayang apa kau tidak kangen dengan ku? aku sangat merindukan mu " Ucap Luna manja sambil memeluk Arya.


"Jauhkan tangan kotor mu dari tubuh ku. Aku tak sudi kau memegang tubuh ku" Ucap Arya marah


"Sayang kenapa kamu sekarang jadi galak begini? Aku kesini ingin memperbaiki hubungan kita, kamu pasti masih menungguku kan? " Tanya Luna percaya diri.


" Jangan mimpi, aku sudah muak dengan mu. Bahkan aku menyesal pernah kenal dengan wanita seperti mu" Ucap Arya dengan penuh amarah.


"Sayang, maaf kan aku.!! Maaf aku selama ini terlalu percaya dengan bujuk rayu nya, Rama yg selama ini menghoda ku " Ucap Luna sambil memeluk lengan Arya.


"Keluar " Ucap arya singkat


"Sayang aku masih ingin bersama mu " pinta luna


"KELUAR !!!!" Arya berteriak sehingga membuat luna ketakutan.


"Iya, iya gue keluar. Tapi gue pasti akan kesini lagi sampai kamu mau menerima ku kembali " Ucap Luna.


Luna pun keluar dari ruangan Arya dengan wajah yang sangat kesal. Dia tidak menyangka kalau Arya ternyata masih belum memaafkan nya.


*****


Setelah kepergian Luna, Arya menelpon Daniel untuk datang keruangan nya.


Tok tok tok


"Masuk" suara Arya terdengar lemah


"Ada apa lo memanggil gue kemari? dan mana wanita ular itu ?" Tanya Daniel.


"Dia sudah pergi. Bagaimana hasil penyelidikan tentang Luna" Tanya Arya


"Wanita itu belum ada pergerakan yang mencurigakan, sepertinya sekarang tujuan utama nya untuk mendekati lo kembali" Jawab Daniel.


"Kenapa wanita sialan itu harus datang kembali di saat gue sudah bisa menata hati gue" keluh Arya frustasi.


"Apa Rara tahu soal Luna " Tanya Daniel.


"Rara tahu semua tentang Luna, gue sudah ceritakan semua tentang Luna " ucap Arya


"Baguslah !! Jadi suatu saat tak akan ada yang salah paham. Dan untuk sementara lo jangan beritahu Luna kalau lo dah menikah, Gue yakin dia pasti akan mencari tahu siapa istri lo dan itu bisa membahayakan Rara " ucap daniel serius.


"Iya gue tahu, oh iya bagaimana soal Remon " tanya Arya.


"Remon sudah mulai bekerja seperti biasa, dan untuk Firman sampai sekarang masih terus kita pantau, pasti ada orang hebat di balik Firman !!!" Jawab Daniel dengan jelas.


"Iya pasti ada orang lain dibelakang Firman, dan gue yakin orang itu ingin menjatuhkan perusahaan ku" ucap Arya.


"Kalau tidak ada hal yang dibicarakan lagi, gue mau balik ke ruangan gue " ucap Daniel


"Hemmmm " arya


*****


Setelah Luna keluar dari ruangan Arya. Luna kini sudah berada di loby kantor. Bertepatan dengan jam makan siang, dan tanpa sengaja Luna menabrak sesrorang.


Bruk..


"Kalau jalan pakai mata !! " seru Luna.

__ADS_1


"Maaf.. maaf Mbak saya tidak sengaja " Jawab Rara. Ya orang yang bertabrakan itu adalah Rara.


"Rara.. Luna " Seru mereka bersamaan.


"Oh ternyata wanita miskin ini sekarang kerja disini, sebagai karyawan rendahan " ucap luna


"Eh, Lampir jaga ucapan lo jangan sampai wajah lo kena lempar sepatu gue lagi " ucap ratih marah.


"Udah tih gak usah di ladenin, ini biar jadi urusan gue dan lo tenang aja" pinta Rara.


"Lun, sudah hampir 6 tahun kita tidak ketemu, semenjak lulus SMA kita tidak pernah ketemu lagi. Tapi kenapa lo selalu membenci gue, gue tidak pernah cari masalah dengan mu. Dan kalaupun gue kerja jadi karyawan disini memang ada yang salah" Tanya Rara dengan santai.


"Dasar cewek miskin lo dah berani ya sama gue, gue akan bikin lo di pecat dari sini " Ucap luna sombong.


"Oh silahkan... Aku tunggu . Gue gak takut dengan ancaman Lo " ucap Rara


"Kurangajar" Luna mengangkat tangan nya akan menampar Rara. Tapi dengan cekatan rara menangkap tangan Luna dan membalikkan tangan luna di belakang luna. Luna kesakitan dan mencoba melepaskan tangan nya.


"Denger cewek bodoh, gue akan bikin perhitungan dengan lo. Lepasin gue sialan" Ucap Luna marah.


Rara pun melepaskan tangan Luna dengan sedikit mendorong luna. Luna pun terjatuh dan kesakitan. Rara dan teman teman nya pun meninggalkan loby kantor.


*Dasar wanita sialan, hari ini lo dah permalukan gue. Tunggu saja pembalasan gue. Gue akan balas lebih daru ini"Gumam luna dalam hati.


****


*Di cafe sebrang kantor GR Group*


Rara, Ratih dan Dion sedang makan siang di cafe sebrang kantor nya.


"Gila lo tadi keren banget Ra, sampai terhempas ke lantai tuh mak lampir" Ucap Ratih.


"Iya Ra, baru kali ini gue lihat lo mau ngebalas kayak tadi" ucap dion heran.


"Setuju " Ucap Rara Dion bersamaan.


Merekapun segera menyelesaikan makan siang nya. Setelah selesai makan siang mereka kembali lagi ke perusahaan.


****


*Ruang kerja Rara*


"Lo denger gak tadi katanya si Rara berantem sama perempuan di loby" Kata Mona ke Wati


"Terus kenapa, kan rara yg berantem kenapa kamu yang heboh" Tanya balik wati


"Lo itu dikasih tahu malah sewot, berarti Rara itu gak sebaik yg orang lihat. Masak iya dia berantem di kantor" ucap Mona


Wati hanya diam saja, tidak mau menanggapi perkataan Mona. Karena yang wati tau mona ini tidak menyukai Rara, jadi sudah pasti dia akan mencari cari kesalahan Rara.


*Aku harus kasih tahu Rara supaya besok besok jangan bikin keributan di dalam kantor, bisa bisa nanti Rara di pecat. Karena Tuan Arya tidak suka dengan karyawan yang berantem di kantor" ucap Wati dalam hati.


*****


Di tempat lain tepat nya di Kota P. Rama, suami Luna sedang marah dengan para pekerja di rumah nya.


"Kalian kemana saja, kenapa bisa Luna pergi kalian tidak tahu " Tanya Rama ke para pengawal rumah.


"Maaf Tuan, Nona Luna bilang dia akan pergi liburan dan kata nya sudah izin sama Tuan " ucap pengawal


"Bubar kalian semua !! " ucap Rama datar


Mereka semua pun membubarkan diri. Dan memulai pekerjaan nya kembali.

__ADS_1


"Luna, kamu pasti pergi ke Kota J. Selama ini aku melarang mu kembali ke kota J karena aku tidak mau kamu terpengaruh dengan Ayah mu dan aku tidak mau kamu menjadi model karena aku ingin kamu menjadi istri yg lebih baik" Ucap Rama


Rama mengambil telpon genggam dari saku celana nya, dan dia menelpon assisten nya.


"Cari tahu keberadaan luna di kota J, apa saja yang dia kerjakan disana laporkan kepada ku" Perintah Rama .


"Baik Tuan" Jawab sang assisten.


Rama pun mematikan sambungan telpon nya. Dan dia mendudukan dirinya di sofa. Tiba tiba dia melihat brankas nya terbuka.


"Sialan, Luna telah mengambil uang yg aku simpan di brankas ini. Dan tak menyisakan sedikit pun, Untung surat surat penting aku simpan di tempat lain. Uang 15 milyar dalam brankas kau ambil semua Lun" Ucap Rama emosi.


"Kau merampok suami mu sendri, dasar wanita tak tahu diri. Aku tak akan memaafkan mu" Rama amarah nya memuncak.


" Aku menyesal menikah dengan mu. Aku akan bikin perhitungan dengan mu, ternyta sifat licik ayah mu sudah mendarah daging dalam diri mu,dasar murahan" umpat Rama.


*Di Club malam*


Luna mendatangi club malam untuk mencari kesenangan dan melepaskan amarah nya karena penolakan Arya tadi siang. Di club malam ini Luna bersenang senang dengan seorang laki laki yang baru saja bertemu di club.


"Hai cantik boleh aku duduk disini " Sapa pria itu.


"Jangan kan duduk di sampingku, tidur dengan mu pun aku mau" ucap Luna mulai mabuk.


"Benarkah, apakah kamu sendirian datang kesini" tanya pria itu.


"Aku sendiri saja tapi sekarang berdua dengan mu" Ucap luna sambil memeluk lelaki itu.


"Oke aku temani biar kau tak sendiri" Ucap lelaki itu.


Lelaki itu mulai mencium luna, luna pun membalas ciuman nya. ciuman itu berubah menjadi ciuman panas dan akhirnya lelaki itu mengajak luna masuk ke kamar yang sengaja dia sewa.


"Sayang, malam ini puaskan aku " ucap Luna


"Siap sayang, dengan senang hati " ucap laki laki itu.


Laki laki itu mulai menjamahi tubuh Luna dengan brutal, tetapi luna sangat menikmatinya. Sehingga keluar suara suara keramat dari mulut luna.


Kini mereka berdua pun melakukan kegiatan yang tak seharusnya di lakukan. Luna memimpin permainan itu, dia sangat liar berada di atas sana. Sang lelaki hanya menikmati permainan luna.


Mereka melakukan itu hampir 2 jam, setelah itu mereka tertidur dengan pulas. Tanpa Luna sadari dari tadi ada orang yang mengintai kegiatan nya.


Orang itu menelpon seseorang.


"Tuan, Nona Luna ada di Club malam XXX yg berada di kota J, dan Nona Luna bersama seorang laki laki memasuki kamar dalam Club tersebut " Ucap sang mata mata.


"Dasar wanita Murahan, sekali murahan akan tetap murahan. " Ucap Rama.


Orang yang menelpon tadi adalah orang suruhan Rama.


Rama tampak murka dengan kelakuan Luna. Ternyata Luna tidak berubah.


******


Hai Kak Aku Up bab baru ya. Mohon dukungan nya ya kak.


Dan setelah membaca bisa meninggalkan jejak dengan Like, Komen ,Vote dan Rate ya kak.


Mohon Maaf jika masih ada kalimat yang salah atau kalimat yang tertukar.


Selamat membaca


Terimakasih.

__ADS_1


AUTHOR : DHEWY R


__ADS_2