Pernikahan Ceo Muda

Pernikahan Ceo Muda
Kesialan Jihan dan Mona


__ADS_3

Sekarang usia kandungan Rara sudah memasuki usia sembilan minggu. Sang kakak Hendra juga sudah melangsungkan pernikahan nya dengan siska dan saat ini mereka sedang honymoon ke Turki selama seminggu.


Kehamilan Rara sama sekali tidak membuat nya malas, kehamilan nya pun tidak mempengaruhi pekerjaan nya. Karyawan kantor belum ada yang mengetahui kehamilan Rara. Hanya teman dekat Rara yang mengetahui kehamilan Rara.


Tapi berbeda dengan hari ini, hari ini Rara merasa mual dan pusing yang berat. Konsentrasi kerja nya jadi terganggu.


Ratih yang melihat Rara pun menghampiri nya.


"Ra ! kamu kenapa? kamu kok pucet banget? " Tanya Rarih merasa khawatir.


"Gue gak apa apa Tih, gue cuma sedikit mual dan pusing" Jawab Rara sambil memijat pelipis nya.


"Lebih baik Lo pulang aja Ra, gue kabarin suami Lo ya?" Ratih meminta Rara untuk pulang, tapi Rara menolak nya.


"Gak usah, gue masih kuat kok. Ini kerjaan gue masih banyak!" Tolak Rara karena kerjaan nya memang menumpuk.


"Tapi Ra....


Ratih belum sempat meneruskan ucapan nya , Rara sudah lari ke toilot sambil menutup mulut nya.


Hoek hoek hoek


Rara memuntahkan isi perut nya, Ratih yang melihat Rara muntah pun mengikuti Rara ke toilet.


"Ra , udah dech lo pulang ya ?" Tanya Ratih lagi semakin khawatir.


"Gue gak apa apa kok, mungkin ini efek kehamilan gue.!" Rara tetap menolak untuk pulang .


Tanpa mereka sadari sedari tadi ada yang mendengarkan pembicaraan mereka.


Jihan dan mona yang melihat Rara lari kekamar mandi pun curiga , akhirnya mereka mengikuti Rara dan ratih ke kamar mandi tanpa di ketahui Rara maupun Ratih.


Prok Prok Prok


Jihan dan Mona bertepuk tangan sambil berjalan ke arah Rara sambil tersenyum sinis.


"Waaoouwwww ternyata si ****** ini sedang hamil Mon? Kira kira siapa ya ayah dari bayi nya?" Jihan berbicara sambil berjalan mengelilingi rara.


"Mungkin juga dari para pria hidung belang!!" Jawab Mona sambil tertawa lebar.


Rara dan Ratih yang mendengar ucapan mereka terlihat sangat kesal.


"Jaga ucapan kalian !! Kakau kalian tidak tahu apa apa lebih baik diam!!" Bentak Ratih tidak terima atas hinaan mereka untuk Rara.


"Lo lebih baik jangan dekat dekat sama dia, nanti lo tertular nakal juga, Setau gue lo itu kan cewek baik baik Tih. !! " Ucap Mona sinis sambil melirik ke arah Rara .


"Gue gak nyangka ya ternyata wajah polos mu tidak menjamin. Bikin malu perusahaan. Gue harus laporin lo ke HRD biar lo di pecat, wanita murahan seperti lo bisa merusak nama baik perusahaan!!" Ucap Jihan dengan sangat lantang, sehingga mengundang karyawan lain untuk mendekat.


Kini banyak karyawan yang mendekati mereka, Mereka ribut di depan toilet wanita. Sehingga banyak para karyawan wanita yang melihat keributan mereka.


"Silahkan hina gue sesuka hati lo, setelah ini gue jamin lo sendiri yang akan menyesal!!" Gertak Rara dengan tatapan yang sangat tajam.


"Waooww wanita murahan ini berani juga melawan !! Ingat Lo itu hamil anak haram, hamil dari pria hidung belang bahkan tidak tahu ayah nya yang mana?" Jihan betbicara semakin lantang.

__ADS_1


Plaakkk


Rara menampar pipi Jihan dengan sangat keras sampai keluar darah di sudut bibir Jihan.


"Jaga ucapan Lo !! Lo boleh saja menghina gue, tapi tidak untuk gue. Anak gue punya Ayah yang sah !!" Ucap Rara senakin emosi.


"Sekalinya murahan akan tetap murahan !! Tidak perlu membela diri" Jihan berbicara semakin berani.


Para karyawan yang melihat kejadian itu banyak yang berbisik bisik.


Mereka tidak menyangka Rara bisa hamil di luar nikah.


"Jangan salahkan gue jika lo berdua akan menerima pembalasan yang lebih menyakitkan dari hinaan lo ini!" Rara berbicara dengan menunjuk kearah Jihan dan Mona


"Waouuw... Silahkan gue gak takut!!" Jawab Mona dan Jihan dengan tertawa sangat keras .


" Kalian !! Rara ini punya suami, dia tidak seperti yang kalian tuduhkan!! Jangan sampai kalian menyesal , bisa saja Rara melaporkan ke suami nya. Jika itu sampai terjadi habis kalian berdua!!" Ucap Ratih dengan amarah yang memuncak.


"Ihhh takut!!" Seru Jihan dan Mona sambil tertawa mengejek.


Ratih mencoba menghubungi Arya tapi tidak kunjung di angkat juga. Akhirnya dia menghubungi Daniel tapi sama saja tidak di angkat. Ratih tahu pasti Arya dan Daniel sedang meeting di luar. Ratih pun mengirim pesan singkat kepada Daniel.


"Tolong kalian jangan ganggu gue ! Gue tidak akan melaporkan kejadian ini kepada suami gue. Sampai suami gue tahu tamat karier kalian!" Seru Rara dengan malas.


"Segitu berkuasa nya suami Lo, ehh suami !! Mungkin juga om om hidung belang yang lo anggap suami! Seru Jihan semakin merendahkan Rara.


"Wanita seperti kamu cuma bisa jadi simpanan om om bahkan ayah dari anakmu pun tidak tahu om om yang mana?" Mona berbica sambil tertawamenghina.


"Siapa yang kamu bilang anak Haram?" Suara bariton mendekat kearah mereka.


Deg


Mereka semua tahu betul siapa pemilik suara itu. Mereka menundukkan kepala nya. Hanya Jihan dan Mona yang masih terlihat santai, justru dia tersenyum melihat kedatangan Arya. Mereka menyangka Arya akan marah setelah mengetahui karyawan nya hamil di luar nikah.


"Dia !! dia hamil tanpa suami !" ucap jihan sambil menunjuk ke arah Rara.


"Iya Tuan, betul Rara hamil dan tak tahu siapa ayah nya?!" Mona memberi penjelasan lagi.


Arya hanya tersenyum sinis sambil berjalan menghampiri Rara. Setelah berada di dekat Rara, Arya memeluk pinggang Rara dan mengecup kening Rara.


Semua yang melihat adegan itupun kaget , sebenarnya ada hubungan apa antara Rara dan Tuan Arya.


"Kau tidak apa apa sayang?" Tanya arya dengan lembut.


"Aku tidak apa apa mas" Jawab Rara dengan senyum manis nya.


Arya pun beralih melihat kearah Jihan dan Mona.


"Anak siapa yang kau bilang anak haram?" Tanya Arya dengan suara yang terdengar menakutkan.


Mona dan Jihan pun mulai merasa ketakutan. Tapi mereka tetap membela diri.


"Anak nya Rara Tuan!" Jawab Jihan dan mona bersamaan.

__ADS_1


"Katakan sekali lagi, anak siapa yang kau bilang anak haram?? " Tanya Arya lagi dengan suara semakin menakutkan.


"Anak nya Rara Tuan" Jawab Mona dan Jihan serempak.


Plaakk


Plaakk


Arya menampar mona dan jihan dengan sangat kuat. Mona dan jihan mersakan sakit yang teramat sakit di pipi nya.


*Kalian berdua cari mati* Gumam Daniel dalam hati.


*Rasakan pembalasan nya, kalian membangunkan macam tidur!!* Gumam Ratih sambil tersenyum.


"Berani sekali kalian menghina anak ku ?? Hahh !!" Bentak Arya dengan suara bak petir.


Semua karyawan yang berda dalam ruangan sampai kaget, apalagi saat arya bilang anak ku. Mereka semua bertanya tanya.


"Maaa... Maksud Tuan ?" Tanya Jihan menjeda ucapan nya.


"Iya anak yang di kandung Rara adalah anak ku, dia pewaris HR group selanjut nya! Berani nya kalian menghina nya" Bentak Arya semakin emosi.


Deg


Mona dan Jihan kaget dengan kenyataan yang baru saja mereka dengar.


Tapi Jihan tetap tersenyum sinis.


"Apa Tuan yakin, anak yang di kandung Rara itu anak Tuan? Ohh iya saya pernah memergoki Rara masuk kekamar Tuan saat berlibur di resort, tapi apa itu benar anak Tuan sedangkan Rara adalah wanita miskin yang mau naik ke ranjang para pria hidung belang" Seru Jihan dengan senyum sinis kearah Rara.


Plaakk


Plakk


Arya Menampar Jihan lagi, tamparan kali ini semakin kuat dan meninggalkan luka memar di kedua pipi nya.


"Sekali lagi kau menghina anak dan Istri ku , akan ku patahkan leher kalian!!" Bentak Arya dengan suara bariton nya.


Deg


Mereka semua yang ada diruangan itu sangat kaget. Terutama Jihan dan Mona. Dia tidak menyangka ternyata Rara adalah istri dari Tuan Arya.


*******


Hai kak hari ini Author up bab baru. Maaf kemarin kemarin author tidak bisa Up karena author lagi pulang kampung disana susah koneksi. 🙏🙏


Jangan lupa Like, komen , vote dan berikan gift nya ya kak.


Selamat membaca.


Terimakasih.


AUTHOR : DHEWY R

__ADS_1


__ADS_2