Pernikahan Ceo Muda

Pernikahan Ceo Muda
Amarah Arya


__ADS_3

Setelah keluar dari toko itu , Rara , Maika dan Ratih masuk ke toko sepatu. Rara memang ingin membeli sepatu . Beda dengan Ratih dan Maika mereka hanya melihat lihat saja. Karena minggu lalu mereka sudah membeli sepatu.


Rara mulai memilih sepatu yang dia inginkan. Akhirnya sepatu yang di cari pun ketemu dan saat dia ingin mengambil nya ada tangan lain juga yang mengambil sepatu tersebut.


"Luna ... Rara " seru mereka bersamaan.


Mereka saling pandang, seakan saling mengintimidasi. Akhirnya merekapun menyadari jika sepatu yang mereka inginkan itu sama.


"Maaf ya tadi gue duluan yang ngambil sepatu ini!!" Ucap Rara dengan sopan, karena ini di tempat umum Rara mencoba berbicara sebaik mungkin.


"Enak saja ini punya gue!! Walaupun lo duluan yang ngambil tapi ini gue duluan yang mau!! Emang lo punya duit tuk beli ini sepatu?" Ketus luna merendahkan Rara


"Gue punya duit tuk bayar sepatu ini, bahkan 10 sepatu pun gue masih sanggup bayar!!" Jawab Rara dengan tenang.


"Ciihhh sombong sekali mulut mu !!! biasa beli barang di pasar loak, berani beraninya nantangin gue! "Luna semakin berani.


"Terserah lo !! Mbak saya mau sepatu ini dan ini no sama 38 semua, tolong total nya ya mbak?" ucap Rara dengan ramah.


Luna semakin emosi dibuat nya, apalagi Rara terang terangan membeli sepatu yang dia inginkan. Dia berfikir Rara itu gadis bodoh , yang tidak tahu soal sepatu, Luna tersenyum licik dia mengira Rara pasti malu kalau mengetahui sepatu itu harga ratusan juta dan dia tidak sanggup membayar nya.


"Total nya 295 juta Nona !!" Ucap sang kasir


Rara langsung menyerahkan Black Card nya, akhirnya urusan transaksi selesai. Luna hanya diam melihat semua itu. Dia heran dapat duit darimana Rara bisa dapat uang sebanyak itu, Luna pun melirik paper bag yang berada di tangan Rara. Itu paperbag logo barang branded, Luna semakin yakin Rara adalah ****** simpanan pria hidung belang.


"Gue tahu lo dapat duit dari hasil lo naik ke ranjang pria hidung belang!!" Luna menghina Rara.


Plak


Tamparan keras mendarat di pipi Luna. Pipi luna memerah akibat tamparan itu.


"Jaga mulut kamu, !! sekali lagi kamu menghina kakak ku, aku bikin kamu hidup sengsara !!" Gertak maika dengan penuh emosi.


"Sialan !! Siapa lo berani nya nampar gue, dasar sialan !!" Luna berteriak emosi.


"Lo tidak perlu tahu siapa gue, yang jelas gue bisa buat hidup lo sengsara!! Sebelum berbica ngaca !! Yang perempuan tidak benar itu Lo !!" maika pergi sambil menggandeng tangan Rara. Ratih mengikuti dari belakang.


"Dasar bocah sialan" Gerutu luna.


Sebenarnya tadi Maika sempat kaget saat melihat Rara berdebat dengan Luna. Maika tahu siapa Luna, Luna adalah mantan tunangan nya Arya. Tapi Luna tidak tahu siapa Maika. Karena dulu memang dia belum pernah ketemu Maika, Maika bisa mengenali Luna karena dulu foto foto nya banyak terpasang di kamar sang kakak.


"Kak Rara kenal dengan wanita itu? " Tanya maika penasaran.


"Dia Luna ! Teman SMA kakak, dari dulu dia memang begitu. Selalu cari masalah sama kakak.


"Gue heran dech sebenarnya otak cewek itu kenapa ya? selalu saja bikin ribut sama lo Ra ? " Ratih pun kesal dan geram.


"Mana gue tahu !! " Rara mengangkat bahu nya.

__ADS_1


Maika harus segera memberitahukan kakak nya soal kejadian tadi. Maika takut Luna masih menaruh dendam sama Rara, Maika tahu Luna itu orang yang nekat dan menghalalkan segala macam cara.


*****


Dua hari setelah kejadian di Mall itu, Maika sudah menceritakan semua kejadian itu kepada sang kakak, Arya. Arya geram dan sangat murka. Akhirnya Arya pun berterus terang kepada Rara kalau Luna adalah mantan tunangan yang selama ini dia ceritakan.


Awal nya luna kaget dan tidak terima, tetapi luna pun akhirnya mengerti dan menerima semua nya. Tah semua hanya masa lalu yang tak perlu di permasalahkan lagi.


Rara meminta kepada Arya untuk tidak membalas perbuatan Luna, karena Rara sendiri yang akan membalas orang orang yang menyakiti nya.


Awalnya Arya tidak mau dan dia ingin membalas perbuatn Luna dengan tangan nya sendiri. Tapi Rara melarang nya, akhirnya Arya pun mengikuti perkataan Rara.


"Mas , Lusa kak Hendra bertunangan dengan mbak siska ! Apa kamu tidak memberi mbak siska cuti ?" tanya Rara dengan Manja.


" Aku sudah menyuruh nya ambil cuti tapi dia tidak mau!" Jawab Arya sambil mempererat pelukan nya.


"Mbak siska memang pekerja keras" Ucap Rara lagi.


"Hemmmm " Jawab arya hanya berdehem dan tangan nya tak tinggal diam.


Arya mulai mencium bibir Rara . Rara yang kaget pun ingin memberontak. Tapi lama lama dia pun menerima ciuman itu.


Akhirnya terjadilah yang seharusnya di lakukan oleh suami istri.


Tidak perlu Author jelaskan ya.


*Di kediaman Johan ayah Luna*


Johan menggebrak meja kerja nya dengan keras, sampai sang assistent terperanjat.


"Siapa yang melakukan ini semua? Kenapa harga saham bisa merosot begini?" Tanya Johan dengan penuh amarah.


"Maaf Tuan ! Ada beberapa investor juga yang menarik saham nya!" sang assistent memberitahu dengan takut takut.


"Cari tahu siapa pelaku dari kerusuhan ini!!" Perintah Johan.


"Dan hubungi Firman suruh dia datang kerumah ku malam ini juga!!" Johan berbicara dengan keras.


"Baik tuan " Ucap sang assistent sambil mengeluarkan handphone nya untuk menghubungi Firman.


Ditempat lain Firman yang sedang bermain dengan Luna di buat kesal dengan Hp nya yang dari tadi berdering.


"Sayang coba angkat dulu, siapa tahu itu penting " Ucap Luna yang masih berada di bawah Firman.


"Ssttt... " Firman pun memgambil Hp ny yang berada di atas nakas samping tempat tidur.


"Hallo " Ucap Firman dengan ketus.

__ADS_1


"........."


"Iya satu jam lagi aku kesana " Ucap firman lalu mematikan sambungan telpon nya.


"Siapa sayang , Apakah assistent papa? " tanya Luna.


"Iya, Dia menyuruh ku menemui nya dirumah papa mu!" Jawab Firman dan langsung naik lagi ketubuh Luna menyelesaikan yang sempat tertunda.


Setelah pertempuran yang memakan waktu satu jam lebih. Firman pun membersihkan diri dan bersiap menemuai Johan.


"Sayang aku pergi dulu menemui kak Johan, kamu istirahatlah disini aku pasti akan segera kembali!!" Ucap Firman sambil mencium bibir luna singkat.


"Iya sayang aku menunggu mu !! Aku belum puas dengan permainan kita tadi!!" Jawab luna dengan tak tahu malu.


"Ok aku akan segera kembali" Firman pergi dari apartement nya menuju rumah sang kakak angkat, Johan.


Setelah sampai di rumah Johan, Firman langsung menuju ke ruang kerja Johan.


"Ada apa kakak memanggil ku ?" Tanya firman tanpa basa basi.


"Kemana saja kau baru sampai, jangan bilang kau bermain dengan para wanita mu!!" Tebak Johan


**cihhhh dia tidak tahu kalau wanita ku itu anak nya, padahal dia sendiri tahu anak nya itu juga seorang perempuan tidak benar. Ayah macam apa yang rela memberikan anak nya kepada para hidung belang*" gumam firman dalam hati.


"Seperti yang kakak bilang !! Itu sudah jadi suatu kebutuhan untuk ku" Jawab Firman dengan enteng.


"Kamu tahu perusahaanku sedang kacau balau kamu malah enak enakan bermain dengan para ******!!" Bentak Johan marah.


"Maksut kak Johan apa? aku tidak mengerti!" Jawab Firman dengan bingung.


"Para investor menarik saham nya dan sekarang pasaran saham perusahaan kita sedang merosot!! Kamu cari tahu apa penyebab nya, ini pasti ada sangkut pautnya dengan Arya!!" Geram Johan sambil mengepalkan tangan nya.


"Baik, aku akan cari tahu !! " Jawab firman singkat.


Firman keluar dari ruang kerja sang kakak, lalu keluar dan menaiki mobil nya.


Sebenarnya firman sudah bosan di jadikan boneka oleh Johan. Tapi dia tidak ada pilihan lain, selama ini Johan sudah baik mau menyekolahkan dia dan mengangkat nya jadi adik.


Kalau tidak ada Johan entah jadi apa hidup Firman di jalanan. Firman dulu nya adalah anak jalanan yang diangkat adik oleh Johan, saat itu umur Firman 17 tahun. Dia dibawa kerumah Johan saat Luna anak Johan berumur 10 tahun. Siapa sangka setelah sering bertemu Luna, Firman mulai mencintai Luna. Bahkan Firmanlah orang pertama yang meniduri Luna saat Luna berumur 18 tahun.


*****


Hp Author sudah mulai error, selama ini Author nulis hanya pakai Hp, jadi harap di maklumi kalau typo.


Jangan lupa like komen vote dan berikan gift ya kak.


Selamat membaca.

__ADS_1


Terimakasih.


AUTHOR : DHEWY R


__ADS_2