
Tepat pukul enam sore semua anak buah Arya sudah sampai di tempat penyekapan Rara. Arya dan anak buah nya sudah mengatur strategi dan anak buah Arya sudah berada di titik titik tertentu.
Para penghuni markas belum menyadari jika tempat nya sudah di kepung oleh anak buah Arya. Tapi jumlah dari para penjahat itupun tidak kalah banyak.
Arya merasa ada yang aneh kenapa dia dan anak buah nya begitu mudah nya bisa masuk ke kawasan markas tempat penyekapan Rara.
Salah satu anak buah Arya memberi laporan tentang kondisi di dalam markas.
"Boss seperti nya di dalam mereka sedang berpesta, sehingga tidak menyadari kedatangan kita. " Ucap salah satu anak buah Arya lewat saluran telpon, dia sedang memantau keadaan dalam markas.
" Ok. ! Kamu tetap waspada sebentar lagi kita lakukan penyerangan!" Ucap Arya dengan penuh semangat.
*Dasar para mafia bodoh, bisa bisa nya mereka pesta disaat seperti ini. Dasar bodoh semua sistem CCTV di markas ini sudah aku sabotase, sehingga mereka tidak menyadari kedatangan ku. * Gumam Arya sambil tersenyum licik.
"Niel kita bergerak sekarang !!" Perintah Arya dengan pasti.
"Ok semua sudah siap " Jawab Daniel singkat.
Arya dan anak buah nya menyerang dari setiap titik yang sudah di tentukan.
Brakkkk
Arya menendang pintu depan markas, dan semua yang berada di dalam terkejut.
Dor Dor Dor
Suara tembakan dari anak buah Arya menggema di dalam ruangan itu. Para penjahat terkejut dengan serangan yang tiba tiba, ada beberapa dari mereka yang sudah tergeletak bersimbah darah.
Pimpinan mafia itu pun terkejut dengan kedatangan Arya, dia tidak menyangka akan bertemu dengan Arya, Mafia dan pembisnis Nomer satu yang paling di takuti musuh.
" Bedebah !!! Kenapa kalian datang dengan tidak sopan, apa begini cara kalian bertamu di tempat ku" Seru Heru boss dari para penjahat yang menculik Rara.
"Cuihhh ternyata hanya seokor tikus kecil yang bermain main dengan ku!!" Seru Arya sambil tersenyum sinis ke arah Heru.
Sebenarnya Heru tidak tahu jika wanita yang mereka culik adalah Istri dari Arya. Heru hanya tahu yang mereka culik adalah wanita istri dari salah satu rekan bisnis Johan. Johan tidak memberiratahukan jika wanita itu adalah istri Arya.
Perkelahian pun tidak bisa dihindari lagi , Arya baku hantam dengan Heru. Begitupun dengan Daniel dan para anak buah nya.
Bugh
__ADS_1
Bugh
Heru terkena pukulan di perut nya dua kali. Heru pun tidak mau kalah.
Bugh
Arya terkena tendangan dari Heru.
"Apa yang kalian inginkan? Aku sudah lama tidak berurusan dengan kalian? Dan kalian lihat anak buah ku bahkan banyak yang mati dan luka luka." Seru Heru di tengah tengah perkelahian.
"Aku tidak akan menyerang markas mu kalau kau tidak cari masalah dengan ku !!" Seru Arya dengan penuh emosi.
"Aku tidak cari masalah dengan mu!!" Bentak Heru dengan lantang.
Arya hanya tersenyum sinis dan sangat mengerikan. Heru yang melihat senyum Arya pun merasa takut.
"Dimana Rara ?" Tanya Arya dengan penuh emosi.
Deg
Heru kaget kenapa Arya menanyakan seorang wanita, apa hubungan nya Arya dengan wanita itu.
"Jangan pura pura bodoh kau Heru !!! Rara , wanita yang kau culik itu ISTRI KU !!" Ucap Arya dengan sangat lantang.
"Kalau sampai terjadi sesuatu dengan ISTRI KU nyawa mu akan melayang !" Seru Arya sambil menodongkan pistol di kepala Heru.
*Sialan !! Kenapa tua bangka itu tidak bilang kalau wanita itu adalah istri Arya , Bangsat kau Johan * Teriak Heru dalam hati.
"Wa.. wanita itu istri mu?"Tanya Heru ter bata bata.
"Aku benar benar tidak tahu jika wanita itu istri mu, Ok akan aku lepaskan wanita itu. Dia ada di ruangan ujung sana " Ucap heru sambil menunjuk kearah ruangan penyekapan Rara.
Tak menunggu lama Arya dan yang lain nya menuju ruangan yang tadi di tunjukan olah Heru. Setelah sampai di tempat itu ternyata pintu terkunci dari dalam.
Brak Brak Brak
Arya mendobrak pintu ruangan itu.
"Rara...... " Arya memanggil Rara .
__ADS_1
Tapi ternyata ruangan itu kosong , tidak ada Rara di ruangan itu. Arya semakin emosi dan penuh amarah.
"Dimana Istri ku??" Tanya Arya sambil menodongkan pistol di kepala Heru.
"Aku tidak tahu! Tadi dia ada disini bahkan aku belum menyentuh nya sama sekali" Ucap Heru dengan tidak ada rasa takut nya.
"Bangsat !! Sekali lagi dimana Istri ku?" Arya memukul perut Heru dengan sangat kuat.
"Bunuh saja aku !! aku tidak takut mati !" Heru semakin membuat Arya murka.
Arya tidak tinggal diam , dia memukuli Heru dengan membabi buta. Sedangkan para anak buah Heru sudah di lumpuhkan oleh anak buah Arya.
"Sudah hentikan, lebih baik kita cari Rara sebelum dia semakin jauh. Dan untuk bangsat ini kita masukan kedalam sel bawah tanah. Kalau dia mati sekarang sia sia usaha kita " Seru Daniel menghentikan tindakan Arya.
Heru sebenarnya bukan ketua dari mafia itu, hendri hanyalah tangan kanan dari Boss besar mafia. Boss besar mereka ada di luar Negeri.
"Kalian seret dia dan bawa ke sel bawah tanah" Seru Daniel kepada salah satu anak buah nya.
*******
Saat para anak buah Arya dan para anak buah Heru berkelahi. Disaat itu juga selly dan wanto berada di ruangan Rara. Tanpa pikir panjang selly langsung menghubungi Johan.
"Halo boss , markas kita di serang !" Ucap selly dengan suara bergetar.
"Kamu bawa pergi wanita itu dari markas , nanti aku kirim lokasi persembunyian yang aman" jawab johan dari seberang telpon.
Selly dan wanto membawa Rara pergi lewat jalan bawah tanah yang berada di bawah ranjang tempat Rara di sekap.
Akhirnya selly dan wanto berhasil membawa kabur Rara lewat jalan bawah tanah.
Saat mereka sudah berada di ujung jalan mobil suruhan Johan sudah berada disana menunggu mereka.
******
Alhamdulillah bisa up Bab baru. Terimakasih untul semua nya.
Maaf baru bisa up.
Selamat membaca .
__ADS_1
AUTHOR : DHEWY R