
Tiga bulan kemudian
Usia kehamilan Rara sudah masuk bulan ke lima, semenjak kejadian penculikan beberapa bulan yang lalu . Arya menyediakan pengawal secara khusus yang selalu ada di samping Rara, dua pengawal perempuan yang sangat handal sudah di pilihkab oleh daniel.
Untuk para pengawal bayangan masih tetap di pekerjakan untuk memantau Rara dari ke jauhan. Arya benar-benar membuat keamanan Rara terjamin, dia tidak mau penculikan itu terulang lagi apalagi kehamilan rara sudah mulai membesar
" Sayang.. kapan para pengawal itu berhenti mengikuti ku? Aku tidak nyaman kemana-mana di ikuti dua pengawal mu itu" Gerutu Rara yang memang tidak nyaman dengan ada nya para pengawal nya.
" Mereka akan terus mengikuti mu kemanapun kamu pergi. Kalau sampai ada apa-apa dengan mu, mas tidak segan-segan menghukum mereka berdua" Arya bicara dengan menatap tajam ke dua pengawal yang berdiri di dekat pintu.
Dua pengawal itu tahu jika sang boss mafia sedang membicarakan nya, mereka menundukkan kepala nya .
" Mas aku bukan tahanan yang kemana-mana harus di ikuti pengawal. Aku istri mu loh mas" Rara masih tidak suka dengan jawaban Arya.
" Ini demi keselamatan mu sayang" Seru Arya.
Rara mendengus kesal mendengar ucapan sang suami, rara pun kembali masuk ke dalam kamar nya untuk mengambil tas nya. Dia berencana akan berkunjung ke rumah orang tua nya. Mertua nya dan kakek sedang berlibur ke luar negeri , maika juga sedang sibuk di perusahaan jadi Rara memilih ke rumah orang tua nya.
" Mas aku mau ke rumah mama ya, nanti pulang kantor mas jemput aku di rumah mama" Ucap rara masih sedikit kesal.
" Iya sayang" jawab arya singkat karena dia tahu jika mood istrinya sedang tidak bagus.
Rara keluar dari rumah dan masuk kedalam mobil dengan dua pengawal yang selalu setia mengikuti nya. Mood Rara memang sedang tidak bagus hingga dia tidak menunggu sang suami pergi ke kantor terlebih dahulu.
Setelah kepergian Rara, Arya pun berangkat ke kantor nya dengan mengendarai mobil nya sendiri.
Setelah satu jam perjalanan Arya pun sampai di perusahaan nya. Lalu Arya naik ke ruangan nya menggunakan lift khusus Ceo perusahaan.
Daniel sudah menunggu Arya di ruangan nya, ada hal yang akan daniel sampaikan kepada Arya.
" Boss, ada beri penting yang pasti membuat mu senang"Seru daniel saat Arya sudah duduk di kursi kebesaran nya.
__ADS_1
" Berita apa?" Tanya Arya singkat dengan tatapan tajam ke arah Daniel.
" Johan sudah tertangkap dan saat ini dia ada di markas" Ucap daniel serius.
Arya tersenyum sinis saat mendengar berita Johan sudah di tangkap anak buah nya. Arya akan membuat Johan menyesal telah mengganggu ketenangan keluarga nya. Apalagi sudah membahayakan nyawa anak dan istri nya.
" Kerja bagus!! Berikan anak buah kita bonus karena sudah berhasil menangkap belut licik itu. Dan biarkan Johan membusuk di markas. Aku akan memberikan dia hukuman yang setimpal" Seru Arya dengan senyum sulit di artikan.
Daniel keluar dari ruangan arya dan kembali mengerjakan pekerjaan nya yang sudah menanti nya.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
" Ma, aku sebel sama mas Arya masak aku kemana-mana selalu di ikuti dua bodyguard itu" Ucap Rara sambil menunjuk dua bodyguard yang sedang duduk di luar.
" Rara, suami kamu hanya ingin melindungi kamu dan calon anak kalian. Kamu ingat saat kamu di culik tiga bulan yang lalu? Arya tidak mau kejadian itu terulang lagi" Ucap ibu Rara mencoba memberi rara pengertian.
Rara pun mendengus kesal, ternyata mama nya juga sama saja seperti suami nya.
Rara pun akhirnya memilih mengalah, dia pun membenarkan apa yang di lakukan suami nya. Rara hanya merasa tidak nyaman dengan kehadiran para pengawal nya itu. Akhirnya Rara punya ide untuk merubah penampilan sang pengawal.
" Baik ma, demi kebaikan ku dan calon anak ku aku akan tetap nurut dengan apa yang sudah mas Arya lakukan. Ma, aku mau menemui dua pengawal ku dulu ada yang mau aku perintahkan kepada mereka" Ucap rara dengan senyum bahagia nya lalu menghampiri dua pengawal yang sedang berjaga di depan pintu.
Rara pun menghampiri ke dua pengawal nya yang sedang berjaga di luar. Rara mengajak ke dua pengawal nua masuk kedalam kamar nya.
" Nona kita mau di suruh ngapain dengan pakaian-pakaian ini?" Tanya salah satu pengawal Rara yang terlihat bingung dengan apa yang di lakukan oleh Rara.
" Iya Non baju - baju ini buat apa?" Tanya pengawal 2
Rara tersenyum mendengar pertanyaan para pengawal nya.
" Baju-baju ini untuk kalian, pasti pas di badan kalian. Badan kalian kan tidak jauh beda dengan badan ku, lagi pula baju-baju ini memang aku beli dengan size agak besar dulu aku tidak suka pakai baju yang ngetat dan seksi." Seru Rara membuat para pengawal nya melongo.
__ADS_1
" Apa Non, kami memakai baju-baju ini. ?" Tanya para pengawal bersamaan.
" Iya aku mau kalian pakai baju ini saat mengawal ku, aku tidak nyaman dengan pakaian yang sekarang kalian pakai, terlalu formal dan terlalu mencolok. Jika kalian pakai baju seperti ini kan orang tidak akan tahu jika kalian itu pengawal ku, orang akan mengira kalian teman ku" Ucap Rara menjelaskan alasan nya.
" Tapi Non..."
Rara langsung memelototkan mata nya sehingga pengawal itupun menghentikan protes nya.
" Kalau kalian tidak mau aku akan bilang sama suami ku jika kalian tidak mengikuti perintah ku. Kamu tahu kan suami ku pasti akan menghukum kalian berdua" Rara mengancam atas nama suami nya.
Dan ternyata ancaman dari Rara membuat ke dua pengawal nya ketakutan.
" Baik Nona, kami akan memakai baju-baju ini. " Ucap salah satu pengawal
Rara tersenyum dengan bahagia akhirnya para pengawal mau juga mengganti pakaian nya. Para pengawal pun bergantian masuk ke dalam kamar mandi dan mengganti pakaian nya.
" Nah kalau beginikan lebih santai, tidak terlihat sangar. Mulai hari ini kalian mengawal ku harus memakai pakaian bebas, nanti kalian bawa baju-baju ini dan jika kurang nanti aku beli kan lagi." Seru rara.
" Tidak usah Nona, ini sudah cukup dan kami pun punya pakaian sendiri. Tapi bagaimana jika Tuan Arya tanya soal pakaian kami?" Tanya pengawal dengan ragu.
" Kalian tidak usah takut, nanti aku yang akan bicara dengan mas Arya. Dia pasti setuju dengan keputusan ku" Seru Rara.
Kedua pengawal itu pun hanya mengangguk dan mematuhi perintah dari Nona nya. Mereka pun keluar dari kamar Rara dan kembali ke teras depan.
🌹🌹🌹🌹 SELAMAT MEMBACA 🌹🌹🌹🌹
**********
Alhamdulillah akhir nya Pernikahan Ceo muda bisa Up bab baru. Jangan lupa berikan dukungan nya ya kak.
TERIMAKASIH 🙏❤❤
__ADS_1