
Ditempat lain tepat nya di Bandara Kota J , pesawat Luna telah mendarat jam 5 sore tadi. Kini luna sudah berada di Hotel bintang lima di Kamar VIP. Luna sangat bahagia bisa kembali lagi ke kota J. Besok dia berencana mendatangi Arya di kantor nya.
"Akhirnya setelah 3 tahun gue bisa kembali lagi ke kota P, gue bisa ketemu lagi dengan Arya. Arya tunggu gue sayang " Gumam Luna.
"Gue harus bisa menjadi Nyonya Arya ,Hahahaaaaa" Luna tertawa lepas
"Dan gue yakin Arya masih mencintai gue, dia kan dulu cinta mati sama gue. Kalau tahu dia anak orang kaya dulu gue pilih dia, kenapa gue harus pilih jadi istri Rama " Sesal Luna.
"Malam ini gue harus istirahat, dan besok gue harus dandan yang cantik untuk Arya" Ucap Luna
*******
Di tempat lain Daniel baru saja mendapat telpon dari anak buah nya, yang memberitahu bahwa Luna sudah berada di kota J.
"Gawat gue harus kabari Arya, jangan sampai wanita ular itu merusak kebahagian Arya " Ucap daniel pada dirinya sendiri.
Daniel pun menelpon Arya untuk memberitahu tentang Luna yang sudah berada di Kota P.
"Halo ada apa lo telpon gue, kalau soal kerjaan besok saja, gue lagi mau istirahat sama istri gue " omel Arya.
"Ar, ini bukan urusan pekerjaan ini soal wanita ular itu " Ucap daniel
"Maksud lo wanita ular, Lu..na " Ucap Arya terbata bata.
"Iya, sore tadi dia sudah sampai di kota P dan sekarang lagi menginap di Hotel " Jelas Daniel.
"Lo terus pantau dia, jangan smpai dia menyakiti Rara " perintah Arya tegas.
"Gue sudah siapin pengawal bayangan untuk Rara, tapi sepertinya Luna belum tahu kalau lo dah menikah" Jawab Daniel.
"Dan ada kabar yang lebih mengejutkan lagi tentang Luna!!" Ucap daniel serius.
"Kabar apa" Tanya Arya
"Luna ternyata anak dari Tuan Joni, lo pasti tahu siapa Tuan Joni " Ucap Arya
"Tuan Joni.. Dia kan orang yang pernah mencoba mencelakai Papa? " Ucap Arya kaget.
"Iya , lo harus hati hati sepertinya Luna ada maksut tertentu sampai dia kembali lagi ke Kota J ini, salah satu nya dia akan mencoba mendekati lo lagi " Ucap Daniel.
"Terimakasih atas infonya, dan suruh anak buah lo terus pantau Luna " Perintah Arya
"Iya, gue tutup dulu telpon nya " Ucap Daniel
Daniel pun menyudahi telpon nya. kini dia beralih menelpon anak buah nya untuk terus memantau pergerakan Luna.
*Di Kediaman keluarga Hartono*
"Mas, !! Kenapa ? apa ada masalah " tanya rara bingung.
" Gak sayang. Gak ada apa apa " Jawab Arya.
"Mas bohong !! Cerita sama rara mas " Pinta rara
Hufffttt.... Arya menghela nafas panjang
"Dia kembali " Jawab arya singkat
" Dia ..dia siapa mas? apa wanita masalalu mu mas ?" tanya Rara
" Iya sayang. Dia sudah berada di kota J. Dia wanita yang paling ku benci, dia wanita yang membuat aku menderita. Sayang, aku mohon kamu jangan marah. Maaf aku tidak bermaksut menceritakan masalalu ku " Ucap Arya takut
"Mas.. Aku gak akan marah, itu kan masalalu mas dan aku pun punya masalalu kita kan sudah janji akan mengubur masalalu itu " Jawab rara bijak
"Sayang, apapun yang terjadi nanti mas mohon tetaplah berada di samping ku " Pinta Arya lembut
"Aku akan selalu ada disamping mu mas, aku tidak akan pergi , aku percaya pada mu mas " Ucap Rara sambil memeluk Arya.
"Terimakasih sayang, kamu memang istri terbaik. I love You " ucap arya sambil mencium Rara
"I love you to " balas Rara sambil mencium Arya
__ADS_1
Akhir nya terjadilah yang seharus nya memang terjadi.
Kalian bayangin sendiri ya .
******
Pagi pun menyapa dan Rara sekarang sudah berada di dapur untuk menyiapkan sarapan untuk keluarga. Setiap pagi Rara memang yang meminta ke pelayan biar Rara sendiri yang memasak sarapan. Pagi ini Rara memasak Tumis kangkung,Ikan kembung goreng dan udang balado.
"Bik, ini sudah selesai, Tolong Rara siapin di meja makan ya bik.! Rara mau siap siap ke kantor " Ucap rara ramah.
"Iya Non, biar bibik yang siapkan " Ucap Bi Sulis
"Terimakasih bik " Ucap rara sambil berjalan naik ke tangga.
*Non Rara memang baik banget, sudah cantik pintar masak, ramah pokok nya paket lengkap " gumam bi marni dalam hati.
"khem.. khem.. " Suara pak Damar kepala pelayan batuk batuk.
"Eh pak Damar, " Ucap bi sulis
"Kenapa masih berdiam diri disini, jangan melamun kerjakan tugas mu" ucap pak Damar.
"Iya pak " jawab bi sulis
Pak Damar sekarang sudah berumur 45 tahun dia bekerja di keluarga Hartono sejak umur 20tahun. Dan Bi sulis sudah berumur 35tahun dia bekerja di keluarga Hartono dari umur 23 tahun.
*****
Arya dan Keluarga nya sedang sarapan bersama.
"Wah masakan kakak ipar makin enak, kapan kapan ajarin saya masak dong kak " ucap maika dengan makanan penuh di mulut nya.
"Iya nanti kalau pas libur ya" jawab Rara
"Maika, bisa tambah gemuk makan masakan kak Rara" Ucap maika
"Maika... makan dulu jangan ngomong terus. Awas kamu kesedak " ucap Arya
Mama dan papa hanya geleng geleng melihat tingkah anak gadis nya.
*****
Semenjak Rara minta di turunkan di jalan, Arya jadi tidak tega melihat rara jalan kaki ke Kantor. Jadi rara di minta Arya bawa mobil sendiri.
*Padahal jalan kaki juga cuma bentaran doang , Maklumlah Thor Arya gak mau Rara nya kepanasan *
Setelah sanpai perusahaan Rara memarkirkan mobil nya di parkiran khusus karyawan. Dan dari sekian mobil , mobil rara terlihat paling mencolok. Mobil rara terlihat paling bagus, padahal mobil ini mobil paling sederhana yg ada di rumah Arya.
"Pagi pak satpam, sudah sarapan pak " Tanya Rara
"Pagi juga non Rara, iya sudah sarapan kok Non " Jawab pak satpam
"Pak ini ada roti sama minuman, untuk bapak ya " Ucap Rara
"Waduh non Rara selalu repot repot, terimakasih ya nom " ucap pak satpam
"Iya pak sama sama , rara masuk dulu ya pak " Ucap Rara.
"Silahkan Non " jawab satpam
Tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang dari tadi memperhatikan mereka. Dia adalah Arya dan Daniel.
"Boss Ternyata Nona Rara benar benar baik. Sudah cantik baik banget " ucap daniel
"Lo muji istri gue, bosan hidup lo " ucap Arya
"Maaf Boss gitu aja marah " gerutu daniel
* Rara gue memang beda. Walaupun orang kaya dia tidak mau menunjukan kekayaan nya. Selalu berbagi tanpa melihat orang itu siapa * Gumam hati Arya
****
__ADS_1
Waktu menunjukan jam 10 pagi. Di lobby kantor terlihat seorang wanita cantik yang sexy dan putih sedang memasuki gedung HR Group. Wanita itu adalah Luna .
"Maaf Non, ada yg bisa saya bantu " Tanya receptionis
"Gue mau ketemu Arya, Ceo Lo disini " Ucap Luna angkuh.
"Maaf dengan Nona siapa ya " Tanya receptionis
"Gue Luna tunangan Ceo Arya Dwi Hartono" Jawab Luna angkuh.
"Maaf Nona , saya tidak mengenali anda " jawab receptionis takut
"Silahkan Non, Ruangan Tuan Arya ada di lantai 23 " ucap receptionis.
Luna pun meninggalkan meja receptionis dan menuju lift , dia berada di depan lift dan menekan angka 23.
Tidak menunggu lama Luna pun sampai di Lantai 23, dia langsung menuju ruangan Arya.
" Maaf Non mau ketemu Tuan Arya ya" tanya Siska
"Iya, Arya nya ada" Jawab Luna
"Maaf Non, Tuan Arya masih meeting mungkin sebentar lagi selesai. Anda bisa menunggu di ruang tunggu " Ucap siska sopan
"Lo belum tahu gue. Gue Luna tunangan nya Ceo Arya jadi gue mau nunggu di dalam saja " Ucap Luna sombong
"Tapi Non, saya tidak bisa mengizinkan orang masuk sembarangan ke ruangan Tuan Arya jadi lebih baik anda tunggu di ruang tunggu ini " ucap siska
"Eh lo disini cuma sekretaris ya jangan ngatur ngatur gue, lo mau di pecat sama Arya " Ucap Luna
*Dasar wanita jadi jadian bisa bisanya dia ngaku jadi tunangan Ceo, lo dulu kemana aja. Lo itu cuma mantan tunangan " gumam siska dalam hati
Arya dan daniel pun kini sudah selesai meeting dan sekarang mereka menuju ke ruangan nya. Tiba tiba Arya menghentikan langkah nya.
"Kenapa wanita itu ada disini " tanya arya
"Dasar wanita ular,biar gue bereskan. lo tenang saja " ucap daniel.
"Sudah biarkan, gue ingin tahu mau apa dia kesini. Gue mau tahu apa rencana dia, kita ikuti permainan nya " Ucap Arya sambil berjalan
"Mau apa lo kesini " Tanya arya sinis
"Arya !!! Ehh sayang, lihat nih sekretaris mu melarang ku masuk ke ruangan mu " ucap luna manja
"Biarkan dia masuk " Ucap Arya sambil berlalu masuk ke ruangan nya.
"Awas lo ya,kalau gue sudah jadi Istri Arya lo orang pertama yang gue pecat " ucap Luna sombong
Luna pun masuk ke ruangan Arya dengan senyum yang mengembang.
"Huuu Dasar Nenek sihir lama lama aku tarik juga itu baju, pakai baju kayak kurang bahan" gerutu Siska
"Hahaaa haaaaa, ternyata kamu bisa marah juga. Kenapa tadi gak kamu tarik saja baju nya " Ucap daniel sambil tertawa.
"Diam kamu, sudah aku mau lanjut kerja " Ucap siska sewot
"Huftt Dasar wanita " gerutu daniel
Daniel pun pergi menuju ke ruangan nya. Dalam benak daniel ada rasa takut, takut kalau Rara nanti mengetahui kedatangan Luna ke kantor bisa bisa Rara salah paham.
*Kamu gak perlu takut Niel, Rara sudah tahu semuanya tentang Luna * Kata Author.
******
Hari ini cukup 2 Bab dulu ya kak. Besok Author Up lagi.
Jangan lupa tinggalkan like komen dan Vote. Mohon Maaf kalau masih ada kata kata yang salah atau kurang tepat.
Tinggalkan komen ya, biar Author tahu kalau ada kesalahan .
Terimakasih
__ADS_1
Selamat Membaca
AUTHOR : DHEWY R