Pernikahan Ceo Muda

Pernikahan Ceo Muda
Cerita kakek


__ADS_3

Di kediaman keluarga Hartono, Maika kini berada di kamar sang kakek. Dia mengurungkan niat untuk beristirahat karena dia ingin segera menemui sang kakek.


Di kamar kakek maika duduk bersama sang kakek, menghadap ke arah luar jendela.


"Kakek !!! "Panggil maika dengan bahagia


"Cucuku !! kamu sudah pulang, bagaimana liburan nya?" Tanya sang kakek sambil memeluk maika.


"Liburan seru kek, kakek apa kabar ?" Tanya maika sambil melepas pelukan sang kakek.


"Kakek baik sayang!! sini temani kakek dan duduklah di sebelah kakek! " ucap sang kakek sambil menepuk kursi di samping nya.


Maika pun beralih duduk di samping sang kakek. Mereka duduk sambil melihat pemandangan dari jendela kamar.


"Oh iya kakek belum ketemu kakak ipar kan? Kakak ipar seperti kurang enak badan , mungkin dia sedang istirahat di kamar nya." Maika menjelaskan keadaan Rara.


"Biarkan saja !!" Jawab sang kakek singkat.


Maika tahu jika sang kakek tidak menyukai kakak ipar nya. Semua bisa terlihat dari perubahan sikap nya barusan.


"Kek, sebenar nya apa yang bikin kakek tidak menyukai kakak ipar? Dia baik dan dari keluarga baik baik" Ucap maika dengan serius.


"Kakek bukan nya tidak menyukainya tapi kakek sudah pernah berjanji kepada seseorang kalau kakek ingin menjadikan nya menantu di keluarga Hartono" Jawab sang kakek.


"Kalau boleh tahu siapa wanita pilihan kakek itu dan sekarang dia ada dimana?" Tanya maika ingin segera tahu.


"Kakek tidak tahu keberadaan nya, kakek juga baru sekali bertemu dengan nya 5 tahun yang lalu" Jawab kakek sendu.


FLASHBACK ON


Saat itu ada seorang gadis yang baru merayakan kelulusan nya dengan teman teman nya. Gadis itu merayakan dengan cara berbagi dengan orang orang jalanan.


"Tuan !! Seperti nya anak anak itu merayakan kelulusan nya ?" Sang supir mencoba memberi tahu.


"Kamu betul Gus, Jarang sekali anak muda zaman sekarang merayakan kelulusan dengan cara berbagi seperti itu" Jawab kakek kagum.


"Tuan , lampu sudah hijau saya harus melajukan mobil ini" ucap pak agus.


"Iya. Seperti nya kita harus cari jalan lain, pertigaan belok kekanan saja. Seperti jalan depan sana akan macet lihat saja anak anak banyak yang merayakan kelulusan dengan mengendarai motor nya" ucap sang kakek.


"Baik Tuan" Ucap sang sopir


Sang sopir pun mengikuti apa yang dibilang sang Tuan nya. Jalanan ini terlihat sangat sepi dan jarang sekali kendaraan yang lewat. Namun tiba tiba mobil kakek di hadang dua perampok.


Cciiiiittttt


Pak Agus mengerem mendadak.


"Hati hati Gus, sebenarnya ada apa?" tanya sang kakek.


"Tuan, kita di hadang orang tak di kenal sepertinya mereka berniat jahat" ucap pak agus.


"Iya kamu betul sepertinya mereka orang jahat" Jawab kakek.


Tok tok tok Perampok itu menggetok ngetok pintu mobil.


"Keluar, Keluar " Teriak sang perampok.


"Tuan biar saya keluar menghadapi mereka, Tuan tolong jangan keluar dari mobil dan coba tuan telpon cari bantuan" ucap sang sopir.


Pak Agus keluar dari mobil dan menanyakan keperluan ke dua laki laki itu, yang diyakini pak agus mereka adalah rampok.


"Kenapa kalian menghalangi jalan kami, apa yang kalian ingin kan?" Tanya pak agus.


"Serahkan barang barang berharga kalian! " ucap sang perampok.


"Tidak" ucap pak agus

__ADS_1


Ke dua perampok itu langsung menghajar pak agus secara bergantian. Pak Agus akhirnya Tumbang. Kakek juga mencoba menghubungi anak nya tidak di angkat juga akhirnya kakek memilih keluar dari mobil.


"Hentikan !!! Apa yang kalian mau silahkan ambil tapi jangan sakiti kami!" Seru kakek.


Tapi tiba tiba datang seseorang gadis mengendarai motor berhenti tepat di hadapan sang rampok lalu gadis itu menendang salah satu rampok.


"Kurangajar berani nya gadis kecil seperti mu menghajar ku" seru sang rampok.


"Ciihhh berani nya sama orang tua, pengecut !! " ucap gadis itu


Akhirnya ke dua perampok itu menghajar gadis itu secara bersamaan.


Dan ke dua rampok itu pun akhirnya kalah dan memilih melarikan diri.


"Huuuuhhh Dasar pengecut" Teriak gadis itu.


Gadis itu menghampiri pak Agus yang babak belur.


"Bapak apa perlu saya bantu kerumah sakit?" tanya gadis itu.


"Tidak perlu Nona, saya masih kuat !" jawab pak Agus.


"Terus kakek tidak apa apa, ada yang luka tidak kek?" Tanya gadis itu.


"Kakek tidak apa apa Nak. Terimakasih sudah menolong kami. Tidak tahu apa jadinya kalau tadi tidak ada kamu" kakek mengucapkan terimakasih.


"Iya sama sama kek, tadi sewaktu di pertigaan sana saya melihat sebuah motor mengikuti mobil kakek. Jadi saya mencoba mengikutinya. Ternyata mereka rampok" Ucap gadis itu.


"Sekali lagi terimakasih, ohh iya siapa nama mu nak?" Tanya kakek.


"Nama saya...


Belum sempat Gadis itu menyebutkan nama nya Hp nya berdering. Lalu dia mengangkat sambungan telpon tersebut.


"Maaf ya kek saya harus segera kembali, teman teman saya sudah menunggu! " ucap gadis itu.


"Hehee, kakek bisa saja ! Mari kek saya pergi dulu" Jawab sang gadis.


FLASHBACK OFF


"Begitulah ceritanya !! Kakek merasa berhutang budi kepada gadis itu." Ucap sang kakek sendu.


"Tapi kak Arya sudah menikah dengan pilihan nya sendiri kek, terus apa yang bisa kita lakukan? Atau jika suatu saat kakek bertemu dengan gadis itu jadikanlah dia anak angkat kakek !!" Maika mencoba memberi saran.


"Kakek juga berfikir seperti itu !! " jawab sang kakek.


"Kek !! Kakak ipar itu sangatlah baik dia dari keluarga kaya tapi selalu berprilaku sederhana. Bahkan tidak ada yang tahu kalau dia itu anak orang kaya, mereka hanya tahu kakak ipar karyawan biasa di HR group" maika menjelaskan.


"Sebenarnya maika tidak punya hak untuk bicara seperti ini sama kakek. Maika cuma tidak mau kakek berfikir jelek kepada kakak ipar !! Kakak ipar pun tidak mau pernikahan nya di ketahui publik demi privasi " Jelas maika.


"Ternyata cucu manja ku ini sudah besar, sudah bisa berbicara sedewasa ini" ucap sang kakek sambil membelai rambut maika.


"Iya dong. Maika bisa manja bisa juga bijaksana" ucap maika bangga sambil tertawa.


Maika pun pamit ke kamar nya untuk istirahat. Sang kakek juga ingin istirahat.


*****


Malam pun tiba keluarga Hartono saat ini sedang makan malam. Rara, Maika dan kedua orang tua nya makan malam bersama. Sang kakek tidak makan bersama, sang kakek meminta makan malam di antar ke kamar nya.


"Ma, kakek gak makan ? " tanya maika tiba tiba.


"Kakek makan di kamar tadi sudah di antar sama pak Damar" Jawab mama .


"Kak nanti malam tidur sama maika saja ya, mumpung gak ada kak Arya ! " Ajak maika.


"Iya dek " Jawab Rara sambil tersenyum.

__ADS_1


*Semoga dengan begini kak rara tidak sedih lagi. Aku tahu kak Rara itu sangat sedih karena kakek belum bisa menerima kak rara sebagai cucu menantu di keluarga Hartono* Maika bicara dalam hati.


Setelah selesai makan malam seperti biasa Rara menolong para pelayan membereskan meja makan. Para pelayan sudah hafal betul dengan kebiasaan sang Nona muda nya, kalau di larang pasti tetap saja ikut membantu.


Di tempat lain Rama suami Luna lebih tepatnya calon mantan suami Luna sudah berada di kediaman nya. Sore tadi Rama sudah sampai di kota J.


"Bagaimana kabar wanita itu, ada berita apa yang ingin kau sampaikan?" Tanya Rama ke anak buah nya.


"Wanita itu beberapa hari yang lalu mendatangi resort keluarga hartono , tapi tidak lama. Beberapa jam kemudian dia keluar dari resort dengan diseret oleh para security!! " Ucap anak buah Rama.


*Apa yang dia lakukan di resort keluarga Hartono? * Rama bertanya dengan dirinya sendiri.


"Apa yang wanita itu lakukan di Resort Hartono?" Tanya Rama.


"Kami tidak tahu pasti Tuan, soal nya wanita itu masuk ke area pribadi keluarga Hartono jadi kami tidak bisa masuk ke kawasan itu! " jawab anak buah rama.


"Dan seperti biasa malam ini wanita itu ada di club XX malam bersama dengan teman pria nya" Ucap anak buah Rama.


"Baiklah !! kamu sekarang boleh keluar. !!" perintah Rama.


"Baik Tuan. Saya permisi " Pamit anak buah Rama.


Setelah kepergian anak buah nya Rama terus berfikir kira kira apa yang di lakukan Luna di resort hartono sampai dia bisa masuk ke kawasan khusus keluarga Hartono.


"Aku harus menanyakan soal ini ke Arya, ya Arya pastu tahu soal ini " Rama bergumam sendiri.


Rama pun menghubungi Arya. Tepat panggilan yang ke 2 kali Arya mengangkat telpon dari Rama.


"Hallo..Tumben lo menghubungi gue ? " tanya Arya basa basi, Arya tahu pasti Rama akan menanyakan soal Luna. Arya tahu bahwa selama Luna di Kota J ini Rama mengirim orang untuk memata matai luna.


"Tanya kabar dulu jangan langsung to the point " Jawab Rama.


"Gak usah basi basi, Lo ada apa telpon gue pasti mau minta bantuan gue ? " tebak Arya.


"Sok tahu Lo !! Lo sekarang ada dimana , bisa gak kita ketemu ada yang ingin gue tanyakan ke Lo" Ucap Rama .


"Gue masih di Kota M mungkin 2 atau 3 hari lagi gue pulang ke Kota J, Lo sendiri apa di kota J?" tanya arya pura pura tidak tahu.


"Iya sore tadi gue sampai Kota J. Baiklah kabari gue kalau Lo dah balik !!" Ucap Rama.


Rama pun mematikan sambungan telpon nya. Lalu dia mengambil kunci mobil dan jacket nya. Dia berencana pergi ke Club dimana ada Luna disana, dia ingin melihat secara langsung kelakuan Luna.


Setelah menempuh perjalanan 35 menit Rama sampai di Club XX. Disana dia bertemu dengan salah satu anak buah nya.


"Tuan !! Wanita itu ada di ujung sana bersama teman lelaki nya " Anak buah rama memberitahu.


"Baik antar aku kesana !" ucap rama tegas.


Anak buah Rama mengantar Rama dimana tempat Luna sedang bersama teman laki laki nya. Saat sudah sampai di tempat yang di tuju, Rama duduk tidak jauh dari tempat duduk Luna. Rama memperhatikan kelakuan Luna secara langsung dengan mata kepala nya.


Dimana saat ini Luna sedang duduk di pangkuan pria paruh baya. Luna mencium bibir pria paruh baya itu dan tangan pri itu pun tidak tinggal diam, tangan pria itu masuk ke dalam gaun Luna dan meremas dua bukit kembar Luna.


Rama sangat emosi, jika bukan karena ingin melihat secara langsung Rama sudah malas bertemu Luna.


"Dasar perempuan j****g !!! " umpat Rama sambil pergi meninggalkan tempat itu.


Rama pergi meninggalkan Club XX, Rama mengendarai mobil nya dengab kecepatan penuh.Untung nya jalanan saat ini sudah mulai sepi karena sudah tengah malam.


*****


Sudah Up bab baru ya Kak jangan lupa tinggalkan Like Komen, Vote dan Rate.


Biar Author nya makin semangat Up nya.


Selamat membaca.


Terimakasih.

__ADS_1


AUTHOR: DHEWY R


__ADS_2