
Hari ini sudah tiga hari Arya berada di Kota M dan dari kemarin Arya tidak menghubungi sang istri, bahkan Telpon dan Sms dari Rara pun di abaikan. Arya lagi fokus menyelesaikan masalah yang ada agar dia bisa segera pulang ke kota J. Dan sore ini Arya sudah menyelesaikan semua masalah nya . Orang orang yang membuat masalah sudah Arya pecat dan Arya serahkan ke kantor polisi, sebelum diserahkan ke kantor polisi tentunya sudah dapat hukuman dari Arya terlebih dahulu.
"Boss !! Semua urusan kita sudah selesai bagaimana kalau kita jalan jalan sebelum pulang? " Ajak Daniel.
"Gue mau pulang sore ini juga, gue dah kangen sama istri gue !!" Arya menolak ajakan daniel.
" Baiklah akan gue siapkan semua nya, sore ini kita pulang ke kota J " ucap Daniel
Arya sengaja tidak mengabari Rara kalau dia akan pulang sore ini. Dia ingin memberi kejutan untuk sang Istri tercinta.
*Dikantor HR group*
"Lo kenapa lesu gitu Ra, seperti tidak semangat gitu?" tanya ratih heran.
"Gue lagi kefikiran mas Arya, dari kemarin dia gak menghubungi gue bahkan telpon dan sms gue gak ada satu pun yang di balas! " ucap Rara sedikit lesu.
"Lo yang sabar ya, mungkin suami lo bener bener lagi sibuk " ucap ratih menenangkan rara.
"Iya terimakasih ya atas nasihatnya " Ucap Rara sedikit tersenyum.
"Kerja woii.. kerja jangan ngobrol terus, ini masih jam kerja !!!" Bentak Mona secara tiba tiba.
"Lo bisa gak si ngomong nya pelan gak harus bentak bentak gitu, lagipula gak ada tuh larangan buat ngobrol selagi pekerjaan kita beres !! " Jawab ratih dengan emosi.
"Ada larangan ny !!! sekarang saya yang bikin peraturan larangan ngobrol di jam kerja !!" seru jihan tiba tiba.
" Gak bisa gitu dong buk, lagipula kerjaan kita sudah beres. Boleh ngobrol selagi masih wajar dan tidak menganggu pekerjaan." Jawab Ratih
" Saya disini sebagai atasan kalian, jadi gue berhak mrngatur kalian !!" Seru Jihan sombong.
"Baru juga kepala bagian bu, bukan juga direktur atau Ceo" gerutu Ratih.
"Sudah gak usah di terusin lagi yang ada nanti pasti semakin memanas, sudah lo duduk lagi kerjakan pekerjaan lo. Memang kita yang salah ngobrol di jam kerja " Ucap Rara mencoba menengahi keributan.
"Makanya kalau kerja tuh kerja jangan ngobrol terus !!" Seru mona sambil tersenyum sinis.
Jihan tersenyum dia merasa sudah sedikit menang menghadapi rara dan teman nya.
* Gue akan bikin kalian gak betah kerja di perusahaan ini bila perlu kalian di pecat * gumam Jihan dalam Hati.
Jam sudah menunjukan jam makan siang. Seperti yang sudah di janjikan siang ini Rara ingin menemui sang kakak di kantor nya.
Rara pergi meninggalkan HR group menuju kantor sang kakak di WR group. Setelah perjalanan 45 menit Rara sampai di perusahaan WR group, Rara memarkirkan mobil nya lalu turun menuju meja receptionis.
"Selamat siang Nona ada yang bisa saya bantu ?" tanya receptionis ramah.
"Iya mbak saya mau bertemu dengan pak Hendra, apakah beliau ada?" tanya rara sopan.
__ADS_1
"Apakah nona sudah buat janji?" tanya receptionis
"Sudah atas nama Rara" jawab rara ramah.
"Sebentar ya nona saya hubungi seketris tuan Hendra dulu" Ucap sang receptionist.
Setelah menghubungi sekretaris Hendra, Rara di persilahkan masuk ke ruangan Ceo di Lantai 20.
Tanpa Rara sadari di kursi ruang tunggu ada Jihan yang sedang menunggu ayah nya untuk makan siang bersama.
"Mbak wanita yang tadi itu mau ketemu sispa?" tanya jihan ke receptionis.
"Oh Nona yang tadi mau ketemu Tuan Hendra, Ceo WR group" jawab receptionis.
*Kenapa Rara menemui Ceo WR group padahal tidak ada kerja sama dengan WR group yang dia tangani, ada juga langsung Tuan Arya yang menangani?" gumam Jihan dalam hati.
*Pasti ada yang tidak beres !! Dasar wanita j****g semua pria kaya mau dia rayu!!" gumam jihan dalam hati.
Rara sudah sampai di depan ruangan sang kakak.
"Dengan Nona Tiara ?" tanya olive sekretaris hendra.
" Iya kak, apa Tuan hendra ada?" jawab Rara.
"Silahkan masuk Non, tuan hendra sudah menunggu !" ucap olive.
tok tok tok
"Masuk !!! " Jawaban hendra dari dalam.
"Kak !! apa aku mrnganggu? " tanya Rara.
"Ehh kamu dek, sini masuk. gak ganggu kok kakak juga lagi nungguin kamu sambil meriksa dokumen ini" Jawab hendra sambil berjalan ke arah sofa.
"Tumben kamu kesini dek? ada yang ingin kamu sampaikan ke kakak?" tanya hendra penasaran.
"Makan siang dulu kak, ini Rara sudah bawakan makan siang sehabis makan siang nanti kita bicara lagi" ucap Rara sambil menyiapkan makan siang.
Rara dan Hendra pun makan siang bersama,mereka makan dalam diam. Setelah selesai makan siang rara membereskan peralatan makan dan memasukan nya kembali kedalam wadah nya.
"Bicaralah ! apa yang ingin kamu bicarakan?" Tanya sang kakak.
"Kak !! Sudah 3 hari ini mas Arya berada di kota M dan dari kemarin mas Arya tidak menghubungi ku dan bahkan telpon dan sms ku pun dia abaikan !!" Rara mulai menceritakan masalahnya.
"Terus !!!" Tanya sang kakak.
" ihh kakak aku kan lagi curhat bukan nya dikasih solusi!" ucap rara cemberut.
__ADS_1
" Hufftt... Kakak mau kasih solusi gimana Ra. Itu hal yang wajar Ra, mungkin Arya benar benar sibuk kamu tahu kan perusahaan cabang disana benar benar kacau" ucap sang kakak.
"Sebenarnya aku juga tidak mempermasalhkan kesibukan mas Arya Kak, sekarang Kakek mas Arya tinggal dirumah dan sudah 3 hari ini kami tinggal satu rumah tapi kakek belum mau ketemu dengan ku. Sepertinya kakek belum bisa menerimaku jadi istri nya mas Arya " Ucap Rara dengan sedih.
"Sabar Ra !! mungkin ini ujian rumah tangga kalian. Kakak yakin kalian pasti bisa melewati nya, saran kakak kamu coba dekati kakek ajak dia bicara baik baik siapa tahu nanti hati kakek bisa terbuka. Karena di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. Kamu kan belum pernah ketemu dengan kakek begitupun dengan kakek suami mu, coba temui dulu beliau " Nasihat hendra panjang lebar.
"Iya kak nanti rara coba untuk mengenal kakek terlebih dahulu " Ucap rara.
"Nah gitu dong !! ini baru adik nya kakak... " Hendra menggoda rara.
"Kakak ada kabar baik buat kamu !" ucap hendra sambil tersenyum.
"Kabar apa kak? Kaka mau menikah?" tanya rara antusius.
"Hiiisss belum sampai ke menikah baru mau melamar " jawab hendra.
"Kakak serius ?? Wanita mana yang bisa meluluhkan hati kakak ku ini ?" Tanya Rara penasaran.
"Nanti kamu bakal tahu, rencana 2 minggu lagi kakak akan melamar nya" ucap hendra dengan bahagia.
"Selamat ya kak , akhirnya kakak ku tidak jomblo lagi dan predikat jomblo sudah mencair " Seru rara sambil memeluk sang kakak.
"Kamu ini dari dulu seneng banget ngatain kakak jomblo" Ucap hendra sambil mengusap kepala rara.
"Hehee.. Kak Rara balik kantor dulu ya, ini jam istirahat sudah habis !" ucap Rara sambil melirik jam di tangan nya.
"Bukan nya ini memang sudah habis jam istirahat. " Tanya Hendra.
"Iya tadi Rara sudah izin kalau bakal telat masuk" jawab Rara.
" Ya sudah Rara pamit ya kak, salam untuk mama papa" Ucap rara
"Iya nanti kakak sampaikan" jawab Hendra.
Rara pun pamit keluar dari ruangan Arya , lalu masuk ke lift menuju lantai bawah. Setelah sampai di lantai bawah Rara keluar menuju parkiran. Di sepanjang Rara berjalan banyak karyawan yang memperhatikan Rara dan bertanya tanya siapa kah wanita ini.
Setelah sampai parkiran Rara masuk kedalam mobil nya. Mobil rara keluar dari halaman WR Group melaju dengan kencang menuju HR group.
*****
Hari ini up dua Bab saja ya. Jangan lupa tinggalkan Like Komen Vote dan Rate.
Biar Author makin semangat nulis nya.
Selamat membaca.
Terimakasih.
__ADS_1
AUTHOR : DHEWY R