
🌹🌹🌹🌹 HAPPY READING 🌹🌹🌹🌹
Arya dan Rama tertawa dengan sangat puas, mereka sangat bahagia bisa mengeejai Luna. Wajah cantik luna bisa berubah seram seperti hantu di siang bolong, wajah-wajah menahan amarah dan malu.
" Terimakasih Ar, semua ini berkat dirimu sehingga aku bisa mempermalukan luna. Semua aset ku akhirnya bisa kembali lagi. Sebenarnya aset ini tak seberapa penting untuk ku, tapi aku tidak ikhlas jika luna meniati secuil pun harta yang ku miliki lebih baik aku sedekahkan untul yang membutuhkan" Ucap rama dengan serius.
" Apa yang ingin kamu sedekahkan?" Tanya daniel yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan arya tanpa permisi.
Daniel langsung duduk di samping Rama dan langsung menyambar kunci mobil yang di pegang oleh Rama.
" Rama mau menyedekahkan apartemen dan mobil yang di pakai luna" Arya menjawab pertanyaan daniel dengan senyum mengejek rama.
"Ceeekkk... Kau ini selalu saja datang di saat yang tidak tepat," Seru rama berdecak kesal dengan kedatangan daniel.
Daniel tersenyum dengan menunjukan deretan gigi putih nya.
" Kau sedekahkan saja mobil dan apartemen itu untuk ku , kamu kan tahu aku ini hanya orang yang patut di kasihani. Lihat lah dari dulu mobil ku saja tidak ganti-ganti, mau beli baru tapi uang ku belum cukup karena aku lagi mrnabung untuk biaya menikah" Seru daniel mencoba merayu rama.
" Boss kamu kan kaya raya kenapa kamu tidak mintak bonus mobil dari nya? Jangan bilang boss kamu itu pelit?" Seru rama dengan melirik ke arah arya.
" Boss ku memang pelit banget gaji ku saja tidak naik-naik." Ucap daniel tiba-tiba yang melupakan kehadiran arya di ruangan itu.
Ha ha ha
Rama tertawa sangat puas mendengar jawaban daniel, dan dilihat nya saat ini wajah arya tampak memerah menahan amarah nya. Dari dulu rama memang suka membuat arya dan daniel berantem namun masih dalam kelas berantem karena bercandaan saja.
" Hari ini kamu akan saya pecat tanpa pesangon !!" Suara bariton arya menggema di ruangan itu.
Deg
Daniel baru menyadari jika saat ini dirinya sedang berada di ruangan arya. Dia pun baru menyadari ucapan nya tadi.
" Emh.. Maaf boss jangan pecat saya, saya tadi cuma bercanda. Maaf ya " Seru danil sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
__ADS_1
Arya menatap tajam ke arah daniel yang terlihat kikuk, dia sebenarnya juga tidak marah dia hanya ingin mengerjai daniel karena kapan lagi bisa mengerjai daniel sang assistent nya yang bar-bar ini.
" Kata-kata ku tidak bisa di tarik lagi" Seru arya dengan tegas dan penuh keseriusan.
Daniel tidak menyangka jika ucapan ceroboh nya bisa membuat dirinya kehilangan pekerjaan. Dia tidak bisa berbuat banyak selain meminta maaf dan meminta arya untuk tidak memecat nya.
" Boss tolong maaf kan saya, saya tidak bermaksud begitu boss" ucap daniel sambil mengatupkan ke dua tangan nya penuh iba.
Sebenarnya arya ingin tertawa melihat daniel yang mengiba seperti anak kecil yang sedang meminta permen.
Rama melirik arya, dia tahu jika arya hanyalah bercanda untuk mengerjai daniel.
Rama pun mencoba membuat suasana semakin panas dengan memprovokasi arya.
" Assisten mu ini memang kurangajar, bisa-bisa nya dia membicarakan mu pelit. Ini di depan mu bagaimana kalau dia berbicara di luaran sana sudah pasti lebih dari kata-kata pelit yang dia ucapkan. " Seru rama mencoba memprovokasi arya.
* Sialan ini anak, bisa-bisa nya dia jadi kompor meleduk. Sepertinya arya benaran marah, dasar mulut ini memang tidak bisa di ajak kompromi padahal tadi itu asal mengucap saja. Arya kan tidak peli, bonus ku selalu diberikan lebih banyak memang sih gaji yang tidak naik tapi bonus kan besar* Gerutu daniel dalam hati nya.
" Silahkan ke ruangan HRD ambil gaji terakhir mu, aku tidak mau memperkerjakan orang seperti mu lagi." Kata-kata arya terdengar sangat serius.
Daniel hanya menundukkan kepala nya, dia pasrah dengan apa yang sudah di putus kan oleh arya, memang dia yang bersalah.
* Padahal cuma kesalahan kecil, tadi aku sebenarnya juga tidak serius cuma aku melupakan jika ada arya. Dan mungkin suasana hati arya sedang tidak bagus karena kejadian luna tadi. Nasib-nasib bakal jadi pengangguran aku, mungkin aku akan jadi penjual gorengan saja untuk menyambung hidup* Gerutu daniel dengan diri nya sendiri.
" Apa rencana mu setelah ini" Tanya rama dengan senyum jahil nya.
" Jual gorengan saja untuk menyambung hidup" Jawab daniel dengan malas.
Daniel pun beranjak dari duduk nya dan hendak keluar dari ruangan arya. Namun saat dia sudah sampai di depan pintu dan akan membuka nya, dia mendengar tawa puas penuh kemenangan dari ke dua sahabat nya.
Haaa Haa Haaaaa
Arya dan rama tertawa sangat kuat, dia sangat senang melihat ekpresi wajah kusut daniel.
__ADS_1
" Kalian ber dua bersekongkol mengerjai ku?" Tanya daniel yang kini sudah berada di dekat rama lagi.
" Arya kamu lihat tadi wajah kusut nya daniel,wajah nya kusut sekali melebihi wajah orang yang sedang putus cinta. Haha haaa" Seru rama lalu tertawa lagi.
" Dasar teman tidak ada akhlak kalian bisa tertawa puas sekarang, lihat saja nanti pasti akan saya balas kalian ber dua" Seru daniel yang sudah duduk lagi di samping rama dengan menyedekapkan ke dua tangan nya.
Arya menghentikan tawa nya lalu mendekat ke arah daniel dan duduk di samping daniel. Kini mereka bertiga duduk di sofa yang sama.
" Coba saja kamu membalas nya, kamu pasti benar-benar akan kehilangan pekerjaan mu" Seru arya dengan senyum tengil nya.
" Hufftt nasib-nasib,punya boss bisa nya mengancam. Punya sahabat bisa nya cuma menjadi kompor meleduk. " Seru daniel sambil memijit kening nya.
Arya dan rama tiba-tiba memukul lengan daniel secara bersamaan. Daniel hanya mengaduh kesakitan akibat pukulan ke dua sahabat nya.
" Akting mu tadi sangat menyakin kan bro, aku kira tadi itu serius tapi saat aku melihat senyum tipis di bibir mu aku tahu jika kamu hanya bercanda. Makanya tadi aku komporin saja sekalian" Ucap rama yang mengakui jika dirinya tadi sebagai kompor meleduk.
" Dasar kompor meleduk " Seru arya dan daniel bersamaan .
" Hahaa kalian kompak" Seru rama yang membuat mereka bertiga akhirnya tertawa akibat kekonyolan nya.
Begitulah Arya, Rama dan Daniel jika bertemu ada saja yang membuat mereka tertawa dan di perdebatkan. Sebutan kompor meleduk sudah melekat pada rama dari zaman mereka kuliah dulu. Di saat ada yang berdebat atau ribut, Rama memang senang membuat suasana semakin panas.
* Biar pun aku tidak sekaya kalian dan tidak setajir kalian tapi kalian tidak pernah membeda-beda kan ku * Ucap daniel dalam hati nya, dia bersyukur mempunyai teman yang baik seperti arya dan rama yang sudah dia anggap seperti saudaranya sendiri.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
SELAMAT MEMBACA.
*******
Akhirnya " Pernikahan Ceo Muda" Bisa update lagi, Jangan lupa tinggalkan LIKE, KOMEN, VOTE DAN KLIL FAVORITE DAN BERIKAN HADIAH NYA KAK ❤❤
TERIMAKASIH 🙏❤
__ADS_1