Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Awal Kehidupan


__ADS_3

“Sejak dalam kandungan 1 bulan orangtua Putri Jozuna Akemi sudah berpisah. Ayah Putri Jozuna Akemi berbangsa Korea. Kerna mungkin jarak, kurangnya komunikasi dan prasangka berselingkuh. Mereka pun ber berpisah.


Ibu Putri Jozuna Akemi sudah berusaha memberi penjelasan pada Ayah Putri Jozuna Akemi, tetap ayah Putri Jozuna Akemi tidak mempercayai penjelasannya. Ayahnya Putri Jozuna Akemi tidak mempercayai bayi dalam kandungan Ibu Putri Jozuna Akemi itu adalah anaknya. Dan dari situlah terjadinya perpisahan antara ayah dan Ibu Putri Jozuno Akemi.


Setelah berpisah ibu Putri Jozuna Akemi sangat membenci anak yang di kandungannya. Ibunya tidak bisa menerima kerna di tuduh berselingkuh oleh ayah Putri Jozuna Akemi dengan lelaki lain.


Ibu Putri Jozuna Akemi beberapa kali mencoba menggugurkan kandungannya, tetapi tidak berhasil.


Walaupun berpisah dengan ayah Putri Jozuno Akemi, Ibu Putri Jozuno Akemi masih bisa membiayai kehidupan nya. Ibu Putri Jozuno Akemi bekerja di sebuah perusahaan asing untuk membiayai kehidupannya.


Kandungan ibu Putri Jozuna Akemi semakin hari semakin membesar. Di usia kandungan nya 6 bulan , ia sedang dekat dengan seseorang di tempat ia bekerja, Lelaki tersebut berbangsa Jepang. Mungkin kerna kasian atau sangat mencintai dengan ibu Putri Jozuna Akemi, lelaki berbangsa Jepang tersebut melamar Ibu Putri Jozua Akemi. Alasannya mengajak buru - buru menikah, agar saat ibu Putri Jozuno Akemi melahirkan,anak tersebut memiliki ayah.

__ADS_1


Ibu Putri Jozuna Akemi tidak langsung menerima lamaran tersebut kerna trauma dengan penikahan sebelumnya. Ibu Putri Jozuna Akemi meminta di beri waktu .


Beri saya waktu 2 - 3 hari untuk memikirkan nya ? Kata ibu Putri Jozuna Akemi.


Ok, saya akan menunggu kamu, jawab lelaki berbangsa Jepang tersebut.


“Di Hari ke 3, Ibu Putri Jozuna Akemi mengajak teman lelaki berbangsa Jepang tersebut makan malam bersama.”


Mungkin kerna takdir dan jodoh. Akhirnya ibu Putri Jozuna Akemi menerima lamaran lelaki berbangsa Jepang tersebut. Lelaki Jepang tersebut tersenyum lebar kerna lamarannya di terima.


Hampir 1 bulan ibu Putri Jozuna Akemi dan lelaki berbangsa Jepang tersebut mengurus persiapan pernikahan dan dokumen dokumen untuk pernikahan mereka. Sampai lah di hari H yang di nanti nanti kan. Besok mau mnikah Ibu Putri Jozuno tetap saja bekerja seperti biasa. Pergi pagi dan sampai rumah pasti habis magrib.

__ADS_1


Pada malam Jumat sehari menjelang pernikahan, nenek Putri Jozuna Akemi memanggil ibu Putri Jozuna Akemi. Bibi, tolong panggilkan Rita menemui saya kata nenek Putri Jozuna Akemi pada pembantu rumah nya.


Baik, Nyonya besar. Jawab pembantu rumah tangganya sambil menunduk kepalanya.


Pembantu rumah tangga melangkah menelusuri anak tangga untuk naik ke lantai 2. Sampai di lantai 2 pembantunya langsung ke kamar Ibu Putri Jozuna Akemi.


Tuk, tuk,, tuk


Masuk jawab Bu Rita dari dalam kamar. Bu Rita adalah ibu dari Putri Jozuna Akemi. Ada apa bu ? saya mau istirahat, kata Bu Rita dengan nada marah. Maaf Bu Rita, Nyonya minta Bu Rita menemui nya sekarang kata pembantu rumah tangga tersebut pada Bu Rita .


Sekarang ada di mana Ibu saya ? Tanya Bu Rita dengan nada marah kerna baru istirahat setelah seharian bekerja. “Ada di ruang tamu Bu Rita”, jawab Suster.

__ADS_1


Ok, Sebentar lagi saya turun. Ucap Bu.Rita


Bu Rita menuruni anak tangga dengan Wajah kesal. Ia langsung ke ruang tamu. Bu Rita melihat ibu nya sedang duduk di sofa sambil melihat sesuatu di layar Telefon genggamnya.


__ADS_2