Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Terpaksa


__ADS_3

Akemi di Anter sama dua pengawal pribadi tuan muda Joon Woo ke ruang tim dokter yang merawat nenek Chung Cha di lantai tiga .


Sesampai di ruangan ,.. Sebelum masuk pengawal pribadi tuan muda Joon Woo langsung mengetuk pintu dan membukakan pintu buat Akemi . Silakan masuk nona Akemi kata pengawal pribadi tuan muda Joon Woo . Akemi pun langsung melangkah masuk keruangan tersebut , Wajah mereka semua kelihatan tegang terutama tuan muda Joon Woo wajah nya memerah seperti menahan sesuatu . Di ruangan Ada tuan muda Joon Woo , sekretaris nenek Chung Cha , tim dokter yang merawat nenek besar Chung Cha dan pengacara nenek Chung Cha .


Akemi langsung melangkah menghampiri tuan muda Joon Woo . Saat Akemi sampai di ruangan itu, tim dokter yang merawat nenek Chung Cha sudah selesai menjelaskan pada tuan muda Joon Woo dan tim dokter yang merawat nenek Chung Cha semua pamit keluar dari ruangan tersebut . Kami keluar dulu tuan muda Joon Woo kata salah satu dari tim dokter spesialis . Tuan muda Joon Woo bangun dari duduk nya ,,."Baik dokter terima kasih " kata tuan muda Joon Woo pada tim dokter yang merawat nenek Chung Cha . Tim dokter pun keluar dari ruangan tersebut meninggal tuan muda Joon Woo .


Silakan duduk nona Akemi kata sekretaris nenek Chung Cha . Akemi pun langsung menarik bangku yang ada di sebelah tuan muda Joon Woo . Perkenalkan ini pengacara nyonya besar Chung Cha kata sekretaris nenek Chung Cha pada Akemi . Akemi hanya tersenyum sambil menunduk kepalanya . Sebenarnya kami ada yang mau di bicarakan pada kalian berdua , karena ini adalah permintaan nyonya besar Chung Cha . Tapi nyonya besar Chung Cha tidak akan memaksa kalian berdua kata pengacara nyonya besar Chung Cha . "Permintaan Apa ? " tanya tuan muda Joon Woo dengan wajah cemas . Mungkin ini permintaan tidak masuk di akal , tapi mau tidak mau saya sebagai pengacara nya harus menyampaikan pada kalian berdua . Malam kemrin sebelum nyonya besar Chung Cha tidak sadarkan diri , Nyonya besar Chung Cha memanggil kami berdua , nyonya besar Chung Cha meminta sebelum dia di operasi . Kalian berdua sudah menikah , baru ia mau di operasi . Jika kalian berdua belum menikah nyonya besar Chung Cha tidak akan mau di operasi .

__ADS_1


Apakah Kalian berdua sudah ada pasangan ? kalau sudah ada , bawa sekarang . Saya bantu urus untuk pernikahannya , agar hari ini kalian berdua bersama pasangan kalian bisa langsung di nikahkan . Lebih cepat menikah , lebih cepat nyonya besar Chung Cha di operasi kata pengacara nyonya besar .


Apakah tidak bisa di tunda dulu nikahnya ? nenek di operasi dulu , baru kami berdua dengan pasangan kami menikah kata tuan muda dengan nada tinggi . Maaf tuan muda Joon Woo tidak bisa , nyonya besar Chung Cha sudah membuat surat perjanjian secara hukum .


Tapi ,,… Jika terlambat nyawa nenek Chung Cha akan terancam kata tuan muda Joon Woo .


Tapi Kenapa nenek menutupi penyakitnya dari Akemi .,,, nenek ,,. Akemi baru dua hari pergi ,,. Nenek sudah sakit ., nenek ,. jangan tinggalkan Akemi ucap Akemi sambil menangis terisak isak . Tuan muda Joon Woo langsung memeluk pundak Akemi . Sudah jangan menangis , kita serahkan pada tim dokter terbaik di rumah sakit ini kata tuan muda Joon Woo pada Akemi .

__ADS_1


Tuan muda Joon Woo , Saya pamit dulu untuk urus per nikahan kalian , bisa saya minta KTP tuan muda Joon Woo dan KTP nona Akemi .Akemi langsung membuka tas ransel nya dan mengambil dompet nya . ia langsung mengambil KTP nya dan menyerahkan pada pengacara nenek Chung Cha . Dan tuan muda Joon Woo juga menyerahkan KTP nya sambil melirik ke arah Akemi .


Baik saya urus ini sebentar … untuk acara nikahnya di ruangan ini saja i-ya tuan muda Joon Woo . Agar setelah kalian menikah nyonya besar Chung Cha bisa langsung di operasi kata pengacara pribadi nyonya besar Chung Cha . "Terserah ,,. Mau nikah di mana saja karena nikah ini hanya sementara " kata tuan muda Joon Woo . Baik akan saya beritahu tim dokter untuk mempersiapkan operasi buat nyonya besar Chung Cha kata sekretaris nyonya besar Chung Cha pada tuan muda Joon Woo . Kami pamit keluar dulu kata sekretaris Nyonya besar Chung Cha . Mereka pun melangkah keluar dari ruangan tersebut .


Ruangan tiba tiba sepi ,,..


Akemi menundukkan kepalanya di meja sambil menangis . Sudah jangan menangis kata tuan muda Joon Woo sambil mengusap lembut di Pundak Akemi .

__ADS_1


__ADS_2