
Perlengkapan pernikah tuan muda Joon Woo dan Akemi pun selesai hanya beberapa jam. Beberapa orang sudah berdatangan di ruangan tersebut untuk menjadi saksi pernikahan Tuan muda Joon Woo dan Akemi . Mata Akemi masih sembab , yang di pikirkan Akemi hanya nenek bukan pernikahan yang akan berlangsung beberapa menit lagi . Tuan muda Joon Woo sedang melihat layar telefon genggamnya , membuka satu persatu email yang masuk di telefon genggamnya. Tuan muda Joon Woo tidak peduli dengan pernikahan ini karena ia menganggap pernikahan ini hanya untuk sementara .
Walaupun hanya sementara pernikahan mereka sah secara hukum dan agama .
Waktu yang di tunggu tunggu pun tiba , Tuan muda Joon Woo dan Akemi siap untuk di nikahkan .
Bagaimana , kalian sudah siap kata yang mau menikahkan mereka berdua . Siap pak , Jawab tuan muda Joon Woo . Pihak Wanita bagaimana sudah siap ? ,,.. Siap pak jawab Akemi sambil menundukkan kepalanya . Mereka pun langsung di nikahkan , tuan muda Joon Woo resmi menjadi suami Putri Jozuna Akemi . Tuan muda Joon Woo melirik ke arah Akemi . Dan mereka bertukar cicin yang di belikan oleh sekretaris nenek Chung Cha . Setelah mereka selesai memasangkan cicin ke jari masing masih . Pengacara nenek Chung Cha pun meminta kedua belah pihak menanda tangan dokumen pernikahan. Tuan muda Joon Woo dan nyonya Akemi mohon tanda tangan dokumen pernikahan ini kata pengacara pribadi nenek Chung Cha . Tuan muda Joon Woo pun meraih bullpen di depannya dan langsung menanda tangani berkas yang perlu di tanda tanganinya . Setelah itu Lanjut Akemi yang menanda tangani dokumen pernikahan mereka . Tuan muda Joon Woo melirik ke Akemi yang sedang menanda tangani dokumen pernikahan mereka .
__ADS_1
Setelah semua semua dokumen pernikahan selesai di tanda tangani Tuan muda Joon Woo dan Akemi , Sekretaris nenek Chung Cha langsung bangun dari duduknya . Sekarang kita lanjut operasi nyonya besar kata sekretaris nenek Chung Cha dengan wajah khawatir . Baik , kata tuan muda Joon Woo sambil bangun dari duduknya dan di ikuti Akemi . Tuan muda Joon Woo , Akemi , sekretaris nenek Chung Cha dan Pengacara pribadi nyonya besar langsung bergegas ke ruang ICU . Anak buah pengacara pribadi nyonya Chung Cha langsung membereskan dokumen dokumen yang ada di atas meja untuk di bawa ke kantor mereka .
Mereka semua masuk ke dalam lift untuk naik ke lantai tujuh keruangan ICU khusus tamu terhormat . tiba tida telefon genggam Akemi berdering ….. tuuut ,, tuut ,, tuut .
Akemi langsung merogoh telefon genggam yang ada di dalam tas ransel nya . Akemi melihat nomer telefon tidak di kenal menelefonnya , ia langsung menekan tombol menolak . Tuan muda Joon Woo melirik ke arah Akemi yang berdiri sebelahnya .
Pintu lift pun terbuka , tuan muda Joon Woo pun melangkah keluar di susuli Akemi dan yang lain . Mereka bergegas ke arah kaca untuk melihat nenek Chung Cha . Nenek Chung Cha lagi bersiap untuk berangkat ke ruangan operasi, Tim dokter dan Bersama suster lagi sibuk memasang alat di tubuh nenek Chung Cha . Akemi tidak kuat melihat nenek Chung Cha , ia langsung mengeluarkan butir butiran yang membasahi wajah yang putih kemerahan itu . Kamu harus yakin nenek bisa melalui ini dan yakin nenek bisa sembuh kata tuan muda Joon Woo pada Akemi yang terus menangis .
__ADS_1
Tidak lama nenek Chung Cha di bawa ke ruang Operasi . Tuan muda ,. Izinkan saya mencium nenek kata Akemi pada tuan muda Joon Woo . Tuan muda menganggukkan kepalanya tanda memberi izin . Akemi langsung berlari menghampiri nenek Chung Cha yang lagi keluar dari ruang ICU . Akemi langsung memeluk dan mencium nenek Chung Cha .
Nenek ,.. Akemi pulang nek , nenek harus kuat kata Akemi sambil nangis terisak isak . Sudah i-ya nyonya muda , nyonya besar harus di bawa ke ruang opersi segera kata salah satu tim dokter .
Tuan muda Joon Woo langsung memegang Pundak Akemi dan mengangkat perlahan lahan . Akemi langsung memeluk tuan muda Joon , nenek ,…. Kata Akemi . Ranjang Nenek Chung Cha pun langsung di dorong memasuki Lift menuju ruang operasi . Sudah jangan menangis , kamu harus kuat kata tuan muda Joon Woo yang lagi memeluk tuan muda .
Mari tuan muda Joon Woo dan nyonya Akemi kalian tunggu di ruang tunggu saja , agar bisa sekali istirahat sambil menunggu nyonya besar . Operasi nyonya tiga sampai empat jam kata sekretaris nenek Chung Cha . Tuan muda Joon Woo dan akemi melangkah menuju keruangan rawat VVIP tempat Akemi pingsan tadi . Sesampainya di pintu masuk ruangan VVIP , Sekretaris nyonya besar dan pengacara pamit pergi sebentar . Tuan muda Joon Woo kami pamit sebantar kata sekretaris Nyonya besar Chung Cha . Baik ,. Tapi tolong siapkan makan buat kami , nyonya Akemi belum makan kata tuan muda pada sekretaris nyonya besar Chung Cha . Baik tuan muda Joon Woo . akan kami persiapkan jawab sekretaris nenek Chung Cha . Pengawal pribadi membuka pintu , Tuan muda Joon Woo pun melangkah masuk dan di ikuti Akemi . Sekretaris nyonya besar Chung Cha dan pengacara pribadi nya pun berlalu dari ruang VVIP .
__ADS_1