Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Pertemuan Pertama Dengan Tuan Muda


__ADS_3

Di malam hari Akemi terjaga dari tidurnya , tenggorokkannya terasa kering . Ia pun bangun dari Kasur dan melangkah kearah pintu sambil melirik jam dinding yang ada di tengah tengah tembok . Jam sudah menunjukkan pukul 02.30 Pagi waktu Amerika Serikat . Akemi pun langsung membuka pintu kamar nya ia mengeluarkan kepalanya melihat kanan dan kiri ruangan , sudah tidak ada siapa siapa . Suasana di ruangan sepi dan sudut sudut di ruangan redup karena hanya beberapa lampu yang di nyalakan .


Kaki Akemi pun melangkah keluar dari kamar , ia memberanikan diri walaupun perasaan takut menghantuinya ,tapi ia lawan karena sudah terasa haus dan tenggorokkannya sudah kering sekali . Akemi melangkah perlahan lahan , bola matanya melihat ke segala sudut , jantung Akemi mulai berdenyut kencang . Ya tuhan seram sekali ruangan


ini , gumam Akemi .


Dari kamar ke dapur Akemi rasakan ia berjalan seperti berkilo kilo meter . Akhirnya Akemi sampai


di ruang tamu yang cukup luas dan pencahayanya samar samar . Mata Akemi hanya


tertuju kearah dapur , ia tidak melihat kiri dan kanan ruangan . Perasaan takutnya sangat menghantuinya sampai ke pengin kencing . Akemi pengin buru buru minum dan langsung balik ke kamar .


Setelah beberapa langkah dari ruang tamu , Akhirnya sampailah Akemi di dapur ,,,. Ia Langsung bergegas ke arah kulkas segedek lemari baju dan membuka pintu kulkas . Ia melihat botol air mineral ,langsung ia raih Air mineral yang ada di kulkas dan langsung di tutup pintu kulkasnya . Akemi melangkah ke ruang makan sambil membuka Air mineral, beberapa kali ia mencoba tetap tidak berhasil . Sampai di ruang makan Akemi mencoba kembali membuka tutup botol Air mineral tersebut , kali ini ia berhasil membuka tutup botolnya . Gila susah banget buka tutupnya gumam Akemi . Ia langsung meneguk air mineral dengan sekali minum , Sebotol air mineral langsung habis . Tenggoroknya yang dari tadi kering sekarang sudah terasa lembab. Uhhmmm ,,,. Lega guman Akemi . Baru mau meletakkan botol bekas yang


ia minum di atas meja makan . Bola mata Akemi tertuju pada sosok yang ada di sofa , Akemi melangkah perlahan lahan sambil membawa botol air mineral bekas ia pakai .

__ADS_1


"Maling ini " gumam Akemi . Sesampai di ruang tamu Akemi langsung memukul sosok yang ada di sofa .


Pluk ,,,. Pluuk ,,. Pluuk,,. Sosok itu berteriak .


Sakiiiit ,,,,,,,,,……….


Tiga orang Pengawal yang berada di luar langsung berlari masuk ke dalam , mereka kaget ada suara yang mereka kenali berteriak kesakitan . Satu orang pengawal berlari menyalakan lampu seluruh sudut ruangan . Setelah lampu di nyalakan , ruangan yang redup tadi menjadi terang . Tuan muda Joon Woo


kaget ada sesosok perempuan berada di apartemen nya. Karena selama ini tuan muda Joon Woo tinggal di Amerika Serikat tidak pernah ia membawa perempuan pulang ke rumah , karena tuan muda Joon Woo menganggap tempat ia tinggal adalah


Hei kamu ,,. Berani berani nya kamu masuk apartemen saya !!!! kata tuan muda dengan nada marah . Kalian pengawal bagaimana ini perempuan bisa masuk ke dalam Apartemen saya . Kalian


tertidur apaaa sampai ini perempuan bisa masuk di apartemen saya ? ini perempuan sudah mencoba membunuh saya kalian tau ? Kata Tuan muda Joon Woo dengan nada tinggi dan sangat marah . Heeiii ,,. Siapa yang masuk rumah kamu ? kamu


juga mengapa bisa masuk , kamu siapa ??? apartemen ini punya nenek saya jawab Akemi dengan nada marah .

__ADS_1


Pengawal langsung menghampirin tuan muda Joon Woo , mereka tau tuan muda Joon Woo lagi marah . Maaf tuan muda Joon Woo , perempuan yang di


sebelah tuan muda dia adalah cucu angkat


nyonya besar Chung Cha yang akan kuliah di sini . Tempo hari nyonya besar sepertinya sudah menghubungi tuan muda minta izin dia tinggal di sini dan Tuan tuan muda juga sudah menyetujui ia tinggal di sini , kata salah pengawal tersebut . Akemi yangmendengar ucapan pengawal tersebut kaget ,.. habislah gue pemilik apartemen gue pukuli gumam akemi dalam hati .


Ooooohh ,,,. Ini perempuan nya yang mau menumpang di rumah saya , kata tuan muda Joon Woo . Kamu dengar kan perempuan, ini apartemen saya ! berani berani nya kamu pukul saya tadi . Saya bisa tuntut dan usir kamu sekarang juga kalau saya mau , kata tuan muda dengan nada kesal . Akemi hanya menundukkan kepalanya ia tau dia salah karena asal pukul orang . Kamu kalau menumpang buat lah cara menumpang , kata tuan muda Joon Woo dengan nada sinis . Akemi yang mendengarnya ucapan dari Tuan muda Joon Woo langsung berlalu meninggalkan tuan muda Joon Woo . Heeei perempuan ,,, berani berani nya kamu


pergi ! saya belum habis bicara kata tuan muda Joon Woo dengan nada marah .


Akemi tidak mengindahkan panggilan dari tuan muda Joon Woo . ia tetap melangkah


ke kamar .


Tunggu,,,. Tunggu ,,. Tapi kenapa perempuan itu berjalan ke arah kamar nya , apa kamarnya di depan kamar gue ??? tidak bisa di diamkan ini gumam tuan muda Joon Woo . Dan baru pertamakali dalam sejarah saya , saat saya belum habis bicara ada orang berani beraninya meninggalkan saya. Tunggu saja, saya akan membalas nya !!! gumam tuan muda Joon Woo dengan wajah kesal .

__ADS_1


Sekarang kalian bisa keluar , kata tuan muda Joon Woon pada Pengawal pengawal nya . Sialan banget gumam tuan muda Joon Woo sambil memutar lengan sebelah kanan , Masih terasa sakit bekas pukulan yang di berikan Akemi . Kuat juga tenaga perempuan itu gumam tuan muda sambil melangkah ke kamar nya .


__ADS_2