
Setelah selesai kuliah Akemi bergegas keluar dari kelas untuk berangkat kerja ke kantor tuan muda Joon Woo .
Setelah sampai di pintu pagar university M***** Akemi langsung melambaikan tangannya ke mobil taksi yang lewat . Akemi langsung masuk ke dalam taksi . Tolong Anter kan saya ke perusahaan As***** di jalan Ch***** kata Akemi pada supir taksi tersebut . Baik nona , jawab supir taksi .
Sekitar dua puluh menit perjalanan dari university M***** ke kantor tuan muda Joon Woo, Taksi yang di tumpangi Akemi pun sampai di pintu lobby perusahaan tuan muda Joon Woo . Setelah membayar taksi yang ia tumpangi. Akemi langsung turun dari taksi , semua orang yang ada di lobby melirik pada Akemi . Akemi melangkah masuk ke lobby tanpa memperdulikan orang yang melihatnya . Baru beberapa langkah Akemi jalan , ia melihat tuan muda Joon Woo melangkah tergesa gesa dengan wajah yang datar tidak ada senyuman di wajahnya di susuli sekretaris Dae Shim dan dua orang pengawal pribadi di belakangnya . Akemi berdiri tegap dan menundukkan kepalanya memberi hormat pada tuan muda tuan muda.
Tuan muda Joon Woo melangkah tanpa melirik Akemi dan terus berjalan ke arah mobil yang sudah terparkir di depan . Sekretaris Dae Shim menarik tangan Akemi , kenapa kamu berdiri saja di situ buruan ikut ucap Sekretaris Dae Shim pada Akemi . Akemi kaget dan terus melangkah mengikuti tuan muda Joon Woo dan sekretaris Dae Shim . Akemi kamu naik mobil bersama tuan muda Joon Woo kata sekretaris Dae Shim . Pintu mobil pun langsung di buka pengawal , Akemi langsung masuk ke dalam mobil dan langsung pintu mobil langsung di tutup Kembali sama pengawal .
__ADS_1
Akemi melirik ke tuan muda Joon Woo . Wajah tuan muda Joon Woo kemerahan seperti menahan sesuatu . Akemi tidak berani bertanya , takut suasana menjadi tidak nyaman dan tidak mau di anggap ikut campur masalah orang .
Mobil yang mereka tumpangi melaju kencang tidak seperti biasanya .
Tuan muda Joon Woo memiringkan badannya ke arah Akemi dan langsung menarik safety belt di sebelah Akemi . Akemi kaget , wajahnya memerah seperti tomat matang . Lain kali kalau di mobil pakai safety belt kata tuan muda Joon Woo . Harum rambut dan tubuh tuan muda Joon tercium jelas di lubang hidung Akemi . Tubuh Akemi menjadi kaku , tidak bisa di gerakkan seketika saat rambut dan wajah tuan muda Joon terkena hujung hidung Akemi . Tuan muda Joon Woo menegak tubuh nya ke posisi semula sambil melirik ke wajah Akemi . Akemi tidak bicara apa apa hanya memandang ke arah luar jendela mobil setelah itu .
Empat puluh minit perjalanan , mobil pun memasukin kawasan bandara . Akemi kaget melihat banyak nya pesawat yang terparkir . Akemi melirik Tuan muda sedang melihat layar telefon genggamnya dengan wajah cemas . Kenapa dengan Tuan muda gumam Akemi .
__ADS_1
Jadi ,,.. hanya aku yang ikut bersama tuan muda Joon Woo . Kalau di suruh mengerjakan sesuatu , Aku belum tau mengerjakannya ,..Habis lah akuuu gumam Akemi .
Saya di sana mungkin sekitar tiga hari sampai lima hari , saya mempercayai kamu untuk menjaga perusahaan ke kamu Sekretaris Dae Shim kata Tuan muda Joon Woon sambil menepuk bahu sekretaris Dae Shim .
Hah tiga sampai lima hari … Bagaimana dengan kuliah ku gumam Akemi dalam hati . Akemi memberanikan bertanya lagi pada tuan muda Joon Woo . Maaf tuan muda bagaimana dengan kuliah saya kalau saya ikut tuan muda . Sekretaris Dea Shim menjelengkan matanya pada Akemi agar tidak meneruskan lagi pertanyaan . Akemi langsung terdiam menundukkan kepalanya . Kalau kamu lebih pentingkan kuliah kamu , tidak usah ikut ….. tapi ,,.. kalau terjadi apa apa pada nenek Chung Cha kamu jangan menyesal kata tuan muda Chung Cha sambil melangkah meninggalkan Akemi . Akemi kaget tubuh nya tiba tiba lemas . Akemi ,,. untuk urusan kuliah kamu di sini , saya akan urus dan bicarakan pada dosen serta pihak university M***** jadi kamu tidak usah mikirin lagi kata sekretaris Dae Shim . Saya tidak mau kuliah, saya mau dengan nenek ucapan Akemi . Airmatanya tidak bisa di bendung lagi , Ia langsung menangis sejadi jadinya sampai tubuhnya terhempas ke jalanan , Kakinya sudah tidak berdaya untuk di gerakkan tubuhnya lemas .
Tuan muda Joon Woo melihat dari ke jauhan tubuh Akemi terhempas ke jalan , langsung berlari ke arah Akemi . Tuan muda langsung memeluk Akemi .
__ADS_1
Hei sadar , kalau kamu begini bagaimana mau ketemu dengan nenek . Akemi langsung memeluk tuan muda Joon Woo . Saya mau ketemu nenek , saya mau ketemu nenek ,. Sambil menangis tidak karuan . Tuan muda Joon Langsung menetiskan airmatanya dari tadi ia mencoba kuat agar tidak menangis tapi akhir nya ,…
Sekretaris Dae Shim dan Pengawal pribadi melihat nya ikut menetiskan airmata , tapi mereka buru buru mengelap dengan jari mereka agar tidak ketauan sama tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo bangun dan langsung mengendong Akemi ,.. Berjalan sambil mengendong Akemi naik pesawat jet pribadi nya …