
Hari ini adalah hari pertama Akemi kuliah di university M***** karena belum tau jarak apartemen tuan muda ke university M***** . Akemi memutuskan berangkat pagi pagi dari apartemen tuan muda Jiem . Saat Akemi sedang bersiap siap , Tiba tiba telefon genggam Akemi berdering . Akemi melihat di layar telefon genggamnya dan langsung tersenyum. Bagaimana tidak tersenyum , di layar telefon genggam muncul nama ‘SHAKILA’ . Akemi langsung mengangkat telefon dari sahabat nya Shakila . Kedengaran dari balik telefon genggam Akemi kehebohan suara Shakila .
Buruan ke sini , aku sudah menunggu kamu dari tadi kata Shakila dari balik telefon . Ia aku lagi menyisir rambutku dulu jawab Akemi . "Ok ,,, Aku tunggu di taman iya , jangan lama lama" kata Shakila lagi . Ok , Aku otw sekarang jawab Akemi . Sambung telefon pun terputus ,,,,, tuuuuuuttttt . kebiasaan Shakila orang belum habis bicara sudah di putuskan aja gumam Akemi .
Akemi langsung meraih ransel di atas meja rias dan langsung melangkah keluar dari kamar .
Pembantu rumah tangga melihat Akemi sedang tergesa gesa dan langsung menegur Akemi . "Selamat pagi nona Akemi , Nona Akemi sarapan dulu " kata salah satu pembantu rumah tangga pada Akemi .
Maaf bu , saya sarapan di university saja . Kebetulan teman saya sudah menunggu saya dari tadi jawab Akemi pada pembantu rumah tangga . Akemi langsung bergegas ke arah rak sepatu dan langsung meraih sepatu sneaker dan sepatu high heels . Akemi langsung memasukkan Sepatu high heels ke dalam tas ransel nya . Ibu tolong bilang ke tuan muda , kalau saya sudah berangkat kuliah i-ya kata Akemi pada pembantu rumah tangga tersebut . Baik nona Akemi jawab pembantu rumah tangga . Akemi langsung bergegas untuk turun ke lobby .
Selamat pagi nona Akemi ucap pengawal pribadi tuan muda Joon Woo .
Maaf nona Akemi , ini kartu buat Nona Akemi . Kartu ini untuk naik dan turun lift , kalau tidak ada kartu ini nona Akemi tidak bisa naik atau turun lift kata pengawal pribadi tuan muda Joon Woon pada Akemi . Akemi langsung meraih kartu tersebut . "Terima kasih pak " Jawab Akemi sambil tersenyum . Akemi langsung berjalan ke arah pintu lift dan langsung menekan tombal turun . Tidak lama kemudian pintu lift pun terbuka …
__ADS_1
Tiiing ,,,.
Akemi langsung melangkah masuk kedalam lift dan langsung menempelkan kartu serta menekan tombol ‘lobby’ ,,,.. Lift pun bergerak menurun .
Setelah pintu lift terbuka , Akemi langsung keluar dari lift dengan langkah tergesa gesa . Orang berada di lobby pada melirik arah Akemi yang lagi berjalan , cantik banget ucap salah satu yang berada di lobby . Akemi tetap berjalan keluar dari lobby walaupun ia perasan orang orang pada melirik ke arahnya . Sampai di pintu lobby , Akemi melirik kiri kanan tetapi tidak terlihat satu taksi pun , akhirnya Akemi mau tidak mau berjalan ke arah trotoran menuju ke jalan untuk mendapatkan taksi . Sesampainya di jalan Akemi langsung melambaikan tangan pada taksi yang lewat . Supir taksi melihat lambaian tangan Akemi dan langsung memberhentikan taksi yang di bawanya . Akemi langsung masuk ke dalam taksi .
Selamat pagi nona ,mau ke mana ? ucap supir taksi pada Akemi sambil tersenyum .
Tolong Anterkan saya ke university M***** kata Akemi pada supir taksi . Baik nona jawab supir taksi pada Akemi . Taksi pun yang di tumpangi Akemi melaju sedang di kota Amerika Serikat .
Tuan muda Joon terjaga dari tidurnya karena mendengar pembantu rumah tangga memanggilnya dari balik pintu . Sudah sepuluh menit pembantu rumah tangga membangunkan tuan muda Joon Woo. Sampai pegal tangga pembantu rumah tangga mengetuk pintu dan memanggil tuan muda .
Iya bu saya sudah bangun jawab Tuan muda Joon Woo dari balik kamar nya . Kalau begitu saya balik ke dapur lagi iya tuan muda kata pembantu rumah tangga pada tuan muda Joon Woo .
__ADS_1
Sebenanya kamar tuan muda tidak seorang pun di izinkan masuk saat tuan muda lagi ada di kamar , Tapi hanya Akemi saja yang berani masuk ke kamar tuan muda saat tuan muda Joon Woo ada di kamar . Mungkin Karena Akemi tidak mengetahui larangan itu , tetapi tuan muda Jiem juga tidak marah atau melarang Akemi masuk lagi kamarnya saat ia berada di kamar …..
Tuan muda bangun dan duduk di pinggir Kasur . Ia meraih telefon genggamnya yang ada di meja dekat pinggir kasur . Sudah pukul 06.30 rupanya gumam tuan muda Joon Woo dan langsung meletakkan Kembali telefon genggamnya . Tuan muda Joon Woo langsung bergegas masuk ke kamar mandi karena hari ini ada rapat penting pukul 09.00 dengan perusahaan dari korea . Setelah selesai bersiap , Tuan muda Joon Woo pun langsung keluar dari kamar menuju ruang makan . Mata tuan muda Joon Woo melirik ke kamar Akemi sambil melangkah ke ruang makan . "Selamat pagi tuan muda" ucap pembantu rumah tangga pada tuan muda Joon Woo . Seperti biasa tuan muda hanya diam dengan wajahnya yang datar .
Setelah menghirup kopi di cangkirnya , tiba tiba tuan muda Joon Woo bersuara . Bu tolong bangunkan Akemi bu … Hari ini dia sudah mulai kuliah kata tuan muda pada pembantu rumah tangga yang sedang berdiri lima langkah dari tuan muda Joon Woo . Dan salah satu pembantu rumah tangga menjawab ,.. Maaf tuan muda , Nona Akemi sudah berangkat dari tadi . "Tuan muda kaget , dia berangkat jam berapa bu ? " tanya tuan muda Joon Woo pada pembantu rumah tangga tersebut . Sekitar pukul 06.45 tuan muda katanya sudah janjian sama temannya dan juga nona Akemi belum sarapan sama sekali kata pembantu rumah tangga pada tuan muda Joon Woo . Wajah tuan muda Joon Woo seketika berubah setelah mendengar Akemi ada janjian sama temannya . Setelah ke dua kali meneguk kopi di cangkirnya tuan muda Joon Woo langsung berdiri dan melangkah untuk berangkat ke kantor . Pengawal pribadi tuan muda sudah siap di depan, Saat pintu di buka Sekretaris Dae Shim baru sampai di depan pintu . Kenapa kamu baru datang ? tanya tuan muda dengan nada sedikit meninggi . "Maaf tuan muda " jawab sekretaris Dae Shim sambil menbungkukkan badannya .
Sekretaris Dae Shim datang seperti biasa , jam juga sama setiap hari ia datang ke aparteman tuan muda Joon Woo. Sekretaris mengedipkan mata pada pengawal pribadi tuan muda . pengawal pribadi tuan muda menggelengkan kepalanya . Tapi kenapa hari ini tuan muda Joon Woo tiba tiba berangkat ke kantor pagi sekali , sedangkan rapat akan di mulai pukul 09.00 gumam sekretaris Dae Shim . Sekretaris Dae Shim melirik ke dalam dan ketauan sama tuan muda Joon Woo . Kamu cari siapa ? tanya tuan muda Joon Woo pada sekretaris Dae Shim . Maaf tuan muda , tidak siapa siapa jawab sekretaris Dae Shim .
Tuan muda Joon Woo , sekretaris Dae Shim dan tiga pengawal pribadi langsung melangkah untuk berangkat ke kantor .
Di dalam mobil ,,,….
Maaf tuan muda , Tadi malam saya sudah cek di meja Akemi dan saya mendapati ada sepuluh dokumen di meja Akemi . Saya hanya meminta Friesca menyerahkan satu dokumen untuk Akemi kerjakan . Tapi Friesca malah memberikan sepuluh dokumen dan di suruh di selesaikan hari itu juga . Walaupun tidak masuk di akal , tetapi Akemi bisa menyelesaikan sepuluh dokumen sekaligus . Dan saya juga sudah mengecek semuanya yang di kerjakan Akemi . Semua yang di kerjakan dan laporan Akemi benar dan sangat rapi seperti pernah mengerjakan laporan seperti itu . Sedangkan Akemi baru pertama kali kerja , Ia juga tidak bertanya ke saya cara mengerjakan laporan tersebut . Dokumen dokumen tersebut sudah saya letakkan di meja tuan muda kata sekretaris Dae Shim pada tuan muda Jiem .
__ADS_1
Tuan muda Joon Woo bersuara ,,.
Sebenarnya dia adalah orang kepercayaan nyonya besar dan selama setahun ini yang mengerjakan pekerjaan nyonya besar Chung Cha adalah Akemi . Sekretaris Dae Shim kaget mendengar yang di katakan tuan muda Joon Woo barusan . Nanti suruh Friesca menghadap saya kata tuan muda Joon Woo pada sekretaris Dae Shim . Baik tuan muda jawab Sekretaris Dae Shim .