Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Keberangkatan Akemi


__ADS_3

Tidak terasa sudah setahun kelulusan Akemi , Ia sengaja menunda melanjutkan perguruan tinggi karena mau membantu nenek Chung Cha di perusahaan . Walaupun jadwal Akemi padat di perusahaan ,,. Tapi Akemi tetap menyempatkan waktu belajar dan kursus beberapa bahasa , tanpa sepengetahuan nenek Chung Cha . Nenek Chung Cha sudah beberapa kali meminta Akemi kuliah, tetapi Akemi tetap tidak mendengari ucapan nenek Chung Chang . Tapi kali ini nenek Chung Cha benar benar tegas minta Akemi kuliah ,,,. Akemi tahun ini nenek minta Akemi kuliah !!! terserah Akemi mau sambung kuliah di mana . Akemi sudah setahun menunda kuliah karena membantu di perusahaan nenek kata nenek Chung Cha pada Akemi . "Akemi kuliah tahun depan saja nek" jawab Akemi . Baik kalau begitu , Mulai hari ini Akemi tidak boleh lagi membantu nenek di perusahaan , Terserah Akemi mau kuliah atau tidak kata nenek Chung Cha dengan tegas sambil berlalu meninggalkan Akemi seorang diri ruang tamu .


Akemi hanya terdiam dan sedih mendengar ucapan nenek . Akemi sedih bukan karena di marahi nenek Chung Cha, tapi sedih untuk meninggalkan nenek Chung Cha . Akemi menunda kuliah bukan karena ia malas belajar ,,.. tapi tidak mau meninggalkan nenek Chung Cha seorang diri di sini . Tapi Akemi mau tidak mau harus pergi meninggalkan nenek untuk pergi menuntut ilmu karena itu sudah keputusan nenek Chung Cha . Akemi pun bangun dari duduknya dan berlalu melangkah ke lantai dua menuju kamarnya .


Di kamar , Berlainan dengan nenek Chung Cha , nenek Chung Cha yang meminta Akemi kuliah tapi malah ia yang menangis .Ia tidak percaya kalau ia akan bicara itu pada Akemi . Ya tuhan , Nenek berharap Akemi faham dan mengerti maksud nenek. Nenek hanya ingin Akemi menjadi orang sukses karena ilmu dan sukses segala galanya gumam nenek Chung Cha .

__ADS_1


Nenek tidak mau kehilangan orang yang nenek sayangi , cukuplah tiga orang yang nenek sayangi telah pergi meninggalkan nenek . gumam nenek Chung Chang sambil mengeluarkan butiran halus yang telah membasahi wajahnya .


Ke esokkan paginya Akemi seperti biasa pagi pagi akan sarapan bersama nenek Chung Cha .Akemi melangkah menuruni anak tangga untuk ke ruang makan . Akemi melihat nenek sudah ada di meja makan sedang menghirup teh hangat dan menyantap breakfast yang ada di atas meja . "Selamat pagi nenek" ucap Akemi sambil mencium pipi nenek Chung Cha . "Pagi" jawab nenek singkat .


Suasana hening seketika ,

__ADS_1


Hari ini nenek Chung Cha tidak berangkat ke kantor karena mau mempersiapkan barang barang yang akan di bawa Akemi nanti . Jika dokumen dokumen dan university di Amerika Serikat sudah di urus oleh kaki tangan nenek Chung Cha . Empat hari persiapan pengurusan Akemi ke Amerika Serikat . Hari ini adalah hari keberangkatan Akemi ke Amerika Serikat . Akemi bersiap siap di kamar , tiba tiba pintu kamar terdengar ada yang mengetuk dari luar .


Tuk ,,. tuk ,,. tuk,,.


Akemi pun bergegas untuk membuka pintu . Oooh bibi , Kenapa bi ? tanya Akemi pada pembantu rumah tangga . Nona , nyonya besar minta Akemi turun sekarang karena 2 jam lagi pesawatnya mau take off kata pembantu rumah tangga tersebut . Baik bi , jawab Akemi . Tiba tiba pelayan rumah tangga laki laki menghampiri Akemi dan pembantu. Nona ,,. koper dan barang barang yang mau di bawa mana saja , biar saya bawakan turun dulu kata pelayan rumah tangga laki laki tersebut pada Akemi . Silakan masuk pak. Koper dan barangnya ada di pinggir sana jawab Akemi sambil jari telunjuknya mengarahkan ke arah koper dan barang yang akan di bawa . Permisi ya nona ucap Pelayan rumah tangga laki laki pada Akemi sambil melangkah masuk . Akemi pun ikut masuk mengambil tas kecil dan langsung meraih satu koper . Nona tidak usah biar bapak sama bibi saja yang bawakan koper dan barang barangnya kata Pelayan rumah tangga tersebut . Ya sudah terima kasih i - ya pak ucap Akemi dengan lemah lembut .

__ADS_1


Akemi menolak berangkat menggunakan pesawat jet pribadi milik nenek Chung Cha . Akemi minta terbang ke Amerika Serikat dengan pesawat bersama orang lain dan tidak ada pengawal yang mengikuti Akemi . Nenek Chung Cha menyetujui . Tetapi tanpa pengetahuan Akemi , ada satu orang yang akan mengikuti Akemi dan menjadi mata mata Nenek Chung Cha selama Akemi di Amerikat Serikat .


__ADS_2