
Saat tuan muda Joon Woo dan Akemi lagi sarapan di hotel . Tuan muda Joon Woo menerima telafon dari Sekretaris nenek Chung Cha . Sekretaris nenek Chung Cha meminta tuan muda Joon Woo dan Akemi segera ke rumah sakit . Setelah menerima panggilan dari sekretaris nenek Chung Cha .
Tuan muda Joon Woo melirik ke arah Akemi yang sedang minum teh di cangkirnya . Kamu sudah selesai makan Akemi ? Tanya tuan muda Joon Woo pada Akemi . Akemi hanya mengganggukan kepalanya . Sekarang mari kita ke rumah sakit , nenek mau ketemu dengan kita sekarang kata tuan muda Joon Woo pada Akemi . Tuan muda dan Akemi langsung bangun dari duduknya dan bergegas ke rumah sakit . Tuan muda Joon Woo dan Akemi pun langsung masuk ke dalam mobil yang sudah siap dari tadi . Dua mobil pun bergerak dengan kecepatan sedang dan di kawal dengan penjagaan ketat oleh pengawal pribadi nenek Chung Cha . Untung saja jarak hotel dari rumah sakit tidak terlalu jauh , Perjalanan memakan waktu hanya dua puluh lima menit .
Sesampai di pintu lobby rumah sakit , sudah ada yang menunggu tuan muda Joon Woo dan Akemi ,Mereka langsung di sambut dan bergegas ke ruang ICU . Perasaan Akemi sudah tidak enak karena tim dokter yang merawat nenek Chung Cha wajah mereka seperti panik dan tegang . Ya tuhan ada apa gumam Akemi . sebelum mereka masuk ke ICU mereka di haruskan steril , mengganti sendal khusus untuk yang masuk di rumah sakit dan memakai baju yang sudah di sediakan rumah sakit . Tuan muda Joon Woo melangkah masuk ke ruang ICU di susuli Akemi dari belakang . Nenek Chung Cha sudah mulai sadar dan matanya terbuka , melihat cucu cucu kesayangan datang langsung tersenyum . Lin menghampiri Nenek , i-ya mencoba tidak menangis tetapi tidak bisa . Selamat cucuku atas pernikahan kalian . maafkan nenek tidak bisa hadir di pernikahan kalian …. Apakah kalian terpaksa menikah karena nenek ? kata nenek terengeh engeh karena nafasnya . Tidak nenek jawab tuan muda mendekati wajah neneknya . "Terima kasih sudah menemukan Wanita yang ada di depan ini buat ku nek" kata tuan muda Joon Woo sambil menetiskan airmatanya . Saat nenek sudah tidak ada lagi di dunia ini … Kamu harus janji pada nenek jaga dia , cintai dia dan temani dia saat kelulusan nanti i-ya…. kata nenek Chung Cha dengan nafas terengeh engeh pada Tuan muda Joon Woo . Akemi mendekati ke wajah nenek , nenek jangan bicara begitu . Nenek pasti bisa sembuh kata Akemi sambil menangis .
Nenek mengalihkan pandangannya pada Akemi … "Akemi tolong jaga dia buat nenek" ucap nenek pada Akemi . Nek … Akemi janji akan jaga dia sama seperti Akemi menjaga nyawa Akemi nek ucap Akemi sambil menangis terisak isak . Tuan muda Joon Woo melirik ke arah Akemi . Nenek memegang tangan Tuan muda Joon Woo lalu meraih perlahan tangan Akemi . Nenek menyatukan tangan mereka berdua , sekarang nenek tenang ucap nenek sambil perlahan lahan menutup matanya . Tiba tiba tangan nenek terlepas dari pegangan . Nenek …nenek.. Teriak Akemi . Tuan muda langsung bergegas menghampiri Akemi yang sedang menangis histeris.
__ADS_1
Alat di monitor langsung berbunyi …..tuuuuuuuuuuuuuuu
Tim dokter langsung berlari menghampiri nenek Chung Cha ,. Tuan muda Joon Woo dan Akemi di minta keluar oleh perawat agar tim dokter bisa memeriksa nenek Chung Cha . Akemi membalikkan matanya ke arah belakang , Tim dokter sedang sigap memeriksa nenek Chung Cha .
Tuan muda Joon Woo memapah Akemi yang sudah tidak berdaya ke sofa yang berada di ruang tunggu . Badan Akemi sudah lemas dan menggigil saking ketakutan ke hilangan nenek Chung Cha .
Dua jam setelah kematian nenek Chung Cha , mereka langsung bergegas ke Korea karena pemakaman nenek akan di adakan di Korea bersebelahan dengan makam suami nenek Chung Cha . Saat ketua panti Asuhan ke rumah sakit , Akemi sudah berangkat ke bendara mengantar mayat nenek Chung Cha ,karena pengiriman Peti mayat yang membawa nenek Chung Cha menggunakan pesawat khusus . Sedangkan Tuan muda dan Akemi menggunakan Jet pribadi milik tuan muda Joon .
__ADS_1
Di pesawat Jet … Akemi sudah lemas , wajahnya pucat . Tuan muda Joon Woo risau dengan keadaan Akemi dan langsung mengendong Akemi membawa nya ke kamar yang ada di Jet pribadinya . Perlahan lahan meletak tubuh Akemi Dikasur . Tuan muda Joon Woo Kembali ke luar meminta Teh hangat pada pelayan dan masuk kembali ke kamar . Ia langsung membukakan sepatu Akemi , tidak lama kemudian pintu kamar di ketuk pelayan dari balik pintu . Teh hangat yang di minta tuan muda pun datang .. letakkan di meja itu kata tuan muda Joon Woo . Setelah meletakkan teh hangat di meja , Pelayan tersebut pamit untuk keluar . Setelah pelayan keluar , Tuan muda berdiri dan langsung mengunci pintu kamarnya . ia langsung membuka jas dan dasi yang ia pakai dan meletakkan di atas bangku tidak jauh dari ranjang . Tuan muda Joon Woo melangkah meraih Teh hangat dan menghampiri Akemi .
Akemi bangun , minum teh hangat nya dulu kata tuan muda . Akemi membuka perlahan mata nya yang sembab . Tuan muda Joon Woo membantu Akemi duduk . Beberapa kali meneguk teh hangatnya , mungkin karena lemas teh hangat yang di pegang Akemi tumpah di blousenya dan terkena kameja yang di pakai tuan muda . Blouse yang di pakai Akemi basah termasuk kameja tuan muda Joon .
Blouse nya di buka i-ya kata tuan muda Chung Cha . Belum Akemi jawab . Tuan muda Joon Woo langsung meraih gelas dan membantu membuka blouse yang Akemi pakai dan langsung di lempar ke bangku . Akemi langsung menarik selimut untuk menutupi tubuh nya dengan selimut . Saya ke kamar mandi dulu , mau cuci muka kata tuan muda . Akemi hanya menggangukkan kepalanya . Tuan muda Joon Woo langsung bangun dan melangkah ke kamar mandi .
Setelah selesai mencuci muka ,tuan muda Joon Woo langsung membuka kameja yang ia pake dan di letakkan di atas blouse Akemi . Ia melirik ke Akemi yang sudah tertidur , berani beraninya bisa tidur walaupun hanya memakai pakaian dalam gumam Tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo menyelak selimut dan langsung memeluk Akemi yang hanya memakai bra dan ****** ***** … memindahkan kepala Akemi di lengannya dan langsung memeluk tubuh Akemi .
__ADS_1
Ini kali ke dua tuan muda Joon Woo tidur Bersama Wanita , setelah malam tadi . Sebenarnya tuan muda seorang yang dingin terhadap Wanita, tidak ada yang bisa menyentuh tubuh tuan muda apalagi menyiiumm tuan muda Joon Woo . Tapi setelah mengenal dan menikahi Akemi , ia seperti bukan tuan muda Joon Woo yang sebelumnya .