Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Masih di Korea


__ADS_3

Mobil yang tuan muda Joon Woo tumpangi keluar dari kawasan restoran cepat saji untuk menuju ke tempat penginap mereka .


Di dalam mobil ..,


Tubuh Akemi di tarik oleh tuan muda Joon Woo untuk tidur di paha nya .


Akemi menggelengkan kepalanya sambil melirik ke supir .


Tuan muda Joon Woo tetap menariknya tubuh Akemi , akhirnya dengan terpaksa Akemi mengikuti nya . Dengan tubuh posisi miring , wajah Akemi di arahkan ke perut tuan muda Joon Woo . Akemi memeramkan matanya . Tangan Tuan muda Joon Woo mengusap lembut kepala Akemi .


Di dalam mobil hening seketika .,


Tiba tiba tuan muda Joon Woo bersuara ..


Pak supir nanti jika ada apotik berhenti dan tolong belikan obat sakit kepala ucap tuan muda Joon Woo .


Baik tuan muda jawab supir tersebut .


Tuan muda tidak usah saya bisa tahan kok, biasanya nanti kalau di bawa tidur akan hilang sendirinya ucap Akemi sambil memegang lengan tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo hanya diam tanpa bicara apa apa .


Tuan muda … tadi tuan muda menggendong saya , tangan tuan muda kan masih sakit ucap Akemi seraya menatap wajah tuan muda Joon Woo yang samar samar karena hanya percahayaan dari lampu jalan yang di lewati mobil mereka .


Kamu mau orang menyentuh kamu ? tanya tuan muda Joon Woo .


Akemi langsung duduk dan menahan tubuhnya dengan tangan nya… wajah mereka saling berhadapan . Akemi menatap wajah tuan muda dengan sigap tuan muda langsung mencium wajah Akemi seraya menggelitik pinggang Akemi , membuat Akemi geli dan ketawa .


tuan muda geli ucap Akemi sambil tertawa .


Karena ada suara ketawa ..


Pak supir melirik ke arah spion dan langsung buru buru mengalihkan pandangannya karena takut ketauan sama tuan muda Joon Woo , jika ia mengintipnya .


Tuan muda nakal ucap Akemi langsung merebahkan lagi kepalanya kepangkuan paha tuan muda Joon Woo sambil menutup wajahnya dengan tangannya .


Tuan muda Joon Woo hanya tersenyum melihat Akemi sambil mengusap lembut rambut Akemi .


Tidak lama kemudian mobil yang mereka tumpangi berhenti di pinggir bahu jalan dan tidak jauh dari itu ada sebuah apotik . Pak supir langsung keluar dari mobil dan berlari ke arah apotik .


Lin bangun dari pangkuan tuan muda Joon Woo karena mobil yang mereka tumpangi berhenti , tetapi di tahan oleh tuan muda Joon Woo . Mau kemana tiduran lagi tidak ucap tuan muda Joon Woo .


Saya tidak kenapa kenapa , hanya pusing sedikit saja ucap Akemi pada tuan muda Joon .


Makanya tiduran , susah banget sich di bilanginnya ucap tuan muda Joon Woo .

__ADS_1


Tidak lama kemudian muncul pak supir dan langsung masuk kedalam mobil .


Tuan muda ini obatnya ucap pak supir menyerahkan obatnya , ia melirik ke Akemi yang tiduran di pangkuan tuan muda Joon Woo dan tangan tuan muda memegang pundak Akemi .


Tuan muda Joon Woo meraih kantung plastik yang di berikan tuan muda Joon Woo dan di masukkan di saku jaket tuan muda Joon Woo .


Mobil pun meluncur kembali menuju penginapan tuan muda Joon Woo .


Di dalam mobil tuan muda Joon Woo terus mengusap pundak Akemi dengan lembut . Membuat Akemi nyaman dan tanpa di sadari ia tertidur .


Tuan muda melirik ke arah Akemi seraya tersenyum .


Tidak lama kemudian ,


Mobil pun masuk di kawasan hotel tempat tuan muda Joon Woo dan Akemi menginap .


Tuan muda membangunkan Akemi …


Akemi bangun , kita sudah sampai panggil tuan muda Joon Woo sambil mengusap lembut wajah Akemi .


Akemi perlahan lahan membuka matanya sambil mengucak matanya . Akemi bangun dari pangkuan tuan muda dan duduk posisi semula . Ia langsung mamakai sendal tuan muda Joon Woo berikan di restoran tadi .


Mobil yang mereka tumpangi berhenti tepat di depan lobby . Pintu langsung di bukakan pengawal nya , tuan muda Joon Woo langsung keluar dari mobil dan bergegas berjalan ke arah pintu Akemi .


Tuan muda Joon Woo langsung membukakan pintu buat Akemi sambil melirik Akemi yang sedang keluar dar mobil.


Tuan muda , ini kartu dan sepatu high heels nyonya Akemi ucap sekretaris nenek Chung Cha .


Tuan muda Joon Woo langsung meraih kartu nya dan di masukkan ke dalam dompetnya . Setelah itu meraih sepatu high heels Akemi .


Sekretaris nenek Chung Cha melirik ke arah Akemi yang sedang berdiri di sebelah tuan muda Joon Woo .


"Nyonya Akemi , kakinya masih sakit ? " Tanya sekretaris nenek Chung Cha pada Akemi .


" Sudah tidak sakit lagi " jawab Akemi seraya tersenyum pada sekretaris nenek Chung Cha .


Tuan muda Joon Woo melihat nya , langsung meraih tangan Akemi dan melangkah menuju lobby .


Di tangan tuan muda Joon masih menenteng sepatu high heels Akemi .


Akemi … kamu benar kakinya tidak sakit tanya tuan muda Joon Woo sambil melangkah ke arah lift .


" Tidak tuan muda" jawab Akemi .

__ADS_1


Tuan muda dan Akemi pun langsung masuk ke dalam lift untuk menuju ke kamarnya .


Tidak lama … pintu lift pun terbuka .


Mereka pun keluar masih berpegang tangan menuju kamarnya .


Tuan muda Joon Woo Menempelkan kartu dan terdengar suara triittt triittt …


Tuan muda Joon Woo langsung membuka pintunya .


Akemi melangkah masuk setelah pintu di buka tuan muda Joon Woo dan langsung berjalan menuju kamar di susuli Tuan muda Joon .


Setelah sampai di kamar …


Akemi langsung melabuhkan pantatnya di sofa dan langsung menyenderkan tubuhnya seraya memejamkan matanya . Sedangkan tuan muda Joon Woo meletakkan sepatu high heels Akemi di lantai … Tuan muda langsung menanggalkan sepatu dan kaos kaki yang di pakainya . Sambil melirik ke Akemi yang ada di sofa .


Tuan muda Joon Woo langsung melangkah mengambil air mineral yang tidak jauh dari sofa dan kembali ke arah Akemi sambil membawa air mineral di tangannya .


Akemi … Minum obat dulu i-ya ucap tuan muda Joon Woo seraya mengambil obat di saku kantong jaketnya .


Akemi hanya menganggukkan kepalanya sambil membuka mata , ia melihat tuan muda Joon Woo sedang mengeluarkan kantong plastik obat dari jaketnya .


Tuan muda Joon Woo langsung duduk di sebelah Akemi .


" Ini obat nya " ucap tuan muda Joon Woo sambil menyerahkan obat , ia langsung meraih air mineral yang di ambilnya tadi di atas meja .


Akemi meraih obat dan air mineral yang sudah di buka di tangan tuan muda Joon Woo dan langsung menelan obatnya dengan air mineral .


Tuan muda Joon Woo mengambil air mineral di tangan Akemi dan langsung di minumnya sampai habis .


Saya ke kamar mandi dulu i-ya , mau cuci muka dan sikat gigi ucap tuan muda Joon Woo . Akemi hanya menganggukkan kepalanya .


Saat tuan muda Joon Woo bangun dari duduknya , tiba tiba tangan tuan muda di tarik Akemi .


Kenapa .. kelapa Sakit banget kah ? Tanya tuan muda pada Akemi dengan wajah khawatir .


Tidak , Terima kasih i-ya ucap Akemi sambil menciuum tangan tuan muda Joon Woo.


Tuan muda Joon Woo mengusap lembut kepala Akemi sambil tersenyum ..


istirahat dulu baru nanti kamu cuci wajah, sikat gigi dan salin pakainya setelah itu tidur


Tadi saya sudah belikan baju tidur buat kamu ucap tuan muda Joon Woo .

__ADS_1


Akemi perlahan melepaskan pegangan tangannya pada tuan muda Joon Woo .


Tidak lama kemudian … Tuan muda Joon Woo pun langsung melangkah masuk ke kamar mandi .


__ADS_2