Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Sehari menjadi isteri Tuan Muda .


__ADS_3

Setelah staf hotel meninggalkan Tuan muda Joon Woo dan Akemi di kamar . Akemi pun melangkah untuk ke kamar yang ada di sebelah . Baru melangkah tiga langkah, Langkah Akemi di hentikan dengan suara tuan muda Joon Woo . Kamu mau ke mana ? tanya tuan muda Joon Woo . Mulai sekarang kamu harus satu kamar dengan saya , semua keperluan saya dan makan saya kamu urus . Kamu jangan berharap apa apa pada saya karena itu tidak mungkin dan satu lagi , saya tidak akan apa apa kan kamu . Dan jika di luar atau di tempat kerja buatlah saya atasan kamu dan kamu bawahan saya ,…paham ! . Saya juga tidak akan ikut campur urusan pribadi kamu dan kamu juga tidak ikut urusan pribadi saya .. Kamu dengar Akemi tanya tuan muda Joon Woo . Saya dengar tuan muda dan baiklah jawab Akemi sambil menundukkan kepalanya .


Tuan muda Joon Woo langsung melangkah ke sofa dan Akemi langsung melangkah ke kamar mandi , karena badannya sudah merasa lengket sekali . Ia membuka setiap helai benang yang menutup tubuhnya dan langsung melangkah ke shower . Membuka kran untuk mengalirkan air membasahi tubuhnya . Ia teringat ucapan tuan muda Joon Woo … kasian tuan muda terpaksa menikah sedangkan sudah memiliki pacar , tapi kami lakukan untuk kebaikkan nenek .


Nenek ,,. panggil Akemi sambil menangis terisak isak . Sekitar dua puluh menit Akemi berada di kamar mandi , ia pun keluar dari kamar mandi masih menggunakan handuk kimono di atas lutut . Kelihatan jelas pahanya yang putih dan bentuk gunuung kembar miliknya yang padat , yang hanya terbungkus dari balik handuk kimono . Akemi baru mau melangkah ke koper , tuan muda Joon Woo langsung memanggil Akemi .


Akemi … tolong sapukan salep lagi ke tangan saya kata tuan muda Joon Woo . Sebentar tuan muda , saya mau pakai baju dulu jawab Akemi . Memangnya sekarang kamu tidak pakai baju ? Ucap tuan muda Joon langsung mengalihkan pandangannya ke arah Akemi yang sedang berdiri menggunakan handuk Kimono . Yang kamu pakai sekarang bukan baju ? kata tuan muda Joon Woo dengan nada marah . Akemi langsung melangkah ke tas ranselnya dan meraih salepnya .


Akemi menghampiri tuan muda Joon Woo , Ya sudah sini saya pakaikan salep nya . Tangannya masih sakit kah ? tanya Akemi sambil menatap tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo hanya mengangguk kepala nya . Lin berdiri di depan tuan muda Joon Woo dan per lahan lahan membantu tuan muda Joon Woo membukakan baju kaos nya . Saat tangan tuan muda di angkat ….

__ADS_1


Aaaarrrggg … Tuan muda menahan sakit , wajahnya memerah . Setelah baju kaos tuan muda bisa di lepaskan, Akemi langsung melempar kaosnya ke meja . Dengan spontan memegang wajah tuan muda yang memerah menahan sakit dengan ke dua belah tangannya . Tuan muda … panggil Akemi .


Buruan pakaikan salepnya kata tuan muda pada Akemi . Akemi langsung meraih salepnya dan mengusap salep sambil berdiri sedikit membungkukkan tubuhnya . Akemi perlahan mengusap salep nya di kulit tuan muda Joon Woo. Besok saat kita menjenguk nenek di rumah sakit , langsung berobat i-ya kata Akemi . Tuan muda hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju . Mau minum air tanya Akemi lagi . Tuan muda Joon Woo hanya menganggukkan kepalanya .


Akemi langsung melangkah mengambil Air mineral yang sudah terjejer di atas meja tidak jauh dari sofa . Setelah mengambil air mineral , ia langsung balik Kembali ke tuan muda Joon Woo . Minum dulu nanti baru cuci muka dan langsung tidur kata Akemi pada tuan muda Joon Woo . Tidak ada kata sepatah yang keluar dari mulut tuan muda Joon Woo , ia hanya memejamkan matanya .


Setelah tuan muda Joon Woo selesai minum , Akemi langsung mengajak tuan muda Joon Woo mencuci muka . Tuan muda bangun dari duduknya dan melangkah ke kamar mandi . Sedangkan Akemi mengambil peralatan tuan muda , ia langsung membawanya ke kamar mandi . Ini peralatan nya kata Akemi . Tuan muda langsung meraih tas kecil yang di berikan Akemi . Akemi masih di kamar mandi , memerhatikan tuan muda mencuci wajah dan menggosok gigi . Setelah tuan muda Joon Woo selesai , Akemi langsung meraih handuk kecil dan menyerahkan pada tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo langsung keluar sambil mengelap wajahnya di ikuti Akemi dari belakang .


Akemi Kamu ke sini … temani saya tidur kata tuan muda Joon Woo . Akemi kaget ,.. jantungnya langsung berdebar debar . Buruan sini , saya tidak akan apa apa kan kamu dan sekalian tutup setengah lampu kamarnya kata tuan muda Joon Woo . Akemi masih menggunakan handuk Kimono berjalan menutup setengah lampu di kamar dan berjalan pelahan ke arah ranjang .. Rasa takut , deg degkan menjadi satu . Akemi baru naik sebelah lutut langsung di tarik tuan muda Joon Woo ,.. bruuuuk tubuh Akemi langsung terjatuh di pelukkan tuan muda Joon Woo . Belahan Handuk Kimono yang Akemi pakai terselak sampai ke atas , tuan muda langsung membalikkan tubuh Akemi dengan sekelip mata . Sekarang mereka saling berhadapan . Kamu bisa diam tidak, saya hanya mau memeluk kamu saja kata tuan muda Joon Woo . Mulai malam ini kamu harus tidur seperti ini dengan saya kata tuan muda … Ta … tapi … belum selesai akemi bicara langsung di jawab tuan muda Joon Woo . Tidak ada tapi tapi . Sekarang kamu mau tidur tidak ? kata tuan muda Joon Woo .

__ADS_1


Tidak sampai sepuluh menit , tuan muda Joon Woo dan Akemi pun tertidur pules saling berpelukkan , mungkin mereka kecapekan perjalanan Amerika Serikat ke Indonesia dan langsung ke rumah sakit .


Jam 06.00 pagi tiba tiba telefon genggam tuan muda Joon Woo berbunyi . Tuan muda Joon Woo perlahan lahan meraih dengan satu tangannya ,di layar telefon tuan muda muncul nama Mieka menelefonnya. Ia langsung mengangkat telefonnya .


Halol , ada apa Mieka ucap tuan muda Joon Woo sambil menguap . Bola mata Tuan muda Joon Woo melirik ke arah Akemi yang sedang tertidur pules sambil memeluknya . Tiba tiba Akemi mengeliatkan tubuhnya dan membuka matanya perlahan lahan karena mendengar ada yang bicara di kupingnya . Tuan muda Joon Woo langsung memeluk Akemi … Udah tidur lagi kata tuan muda pada Akemi . Mieka yang masih di layar telefon mendengar jelas . Joon Woo kamu di mana ? tanya Mieka pada tuan muda Joon Woo . Akemi mendengar suara Mieka .. kaget ,. langsung bangun menghadap ke wajah tuan muda Joon Woo . Tanpa akemi tau ikatan handuk kimono nya sudah terlepas, jadi saat menghadap tuan muda Joon Woo setengah gunuung kembar sampai keperut terlihat jelas oleh tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo melihat padatnya gunuung kembar Akemi dan kemulusan kulit Akemi sampai ke perut… tuan muda tersenyum tipis dan telefon genggam terlepas dari pegangannya di pinggir batal tuan muda .


Kamu mau mengodaku kata tuan muda Joon Woo dan langsung memeluk Akemi . Lepas .. kata Akemi .. Tuan muda tetap memeluk Akemi sambil menggelitik pinggang Akemi , tubuh Akemi menempal tanpa sehelai benang di dada tuan muda . Tuan muda dapat merasakan kekenyalan dari guunnung kembar milik Akemi di dadanya . Tiba tiba Akemi melihat di layar telefon genggam tuan muda , di layar telefon masih ada Mieka . Akemi langsung meraih telefon genggam dan memberikan ke tangan tuan muda Joon Woo . Akemi langsung bangun dan berlari ke kamar mandi . Tuan muda Joon Woo hanya tersenyum melihat kelakuan Akemi.


Mieka terus memanggil tuan muda , Joon Woo … Joon Woo . Halol jawab tuan muda Joon Woo, kamu di mana tanya Mieka . Lagi di hotel jawab tuan muda ,.. udah dulu i-ya Mieka aku mau mandi dulu dan langsung memutuskan telefon nya … tuuuuuuttttt .

__ADS_1


Mieka kaget dengan perubahan tuan muda pada dia . Mieka sudah berteman dekat dengan tuan muda Joon Woo sudah lama . Mieka tau tuan muda Joon Woo bukan lelaki sebarengan . Sejak dia berteman dengan tuan muda Joon Woo , Perempuan yang dekat dengan tuan muda hanya Aku . Siapa perempuan Bersama Joon Woo sekarang ? ucap Mieka sambil menangis .


__ADS_2