Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Bersiap Siap II


__ADS_3

Mereka bersiap siap untuk berangkat pulang ke negara Paman Sam . Akemi sudah siap berdandan hanya menunggu tuan muda Joon Woo selesai mandi .


Koper yang satunya juga sudah siap, hanya saja satu koper belum di tutup karena pakaian kotor dan tas kecil peralatan face wash masih ada di kamar mandi.


Tidak lama kemudian tuan muda Joon Woo keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya .


Tanpa sengaja Akemi melihat ****** di leher tuan muda Joon Woo . Akemi menelan saliva nya wajahya tiba tiba memerah . Kenapa bodohnya aku gumam Akemi .


Tuan muda Joon Woo tiba tiba memanggil Akemi , membuat Akemi kaget .


Akemi .., panggil tuan muda tuan muda Joon Woo .


i-ya tuan mudaaa jawab Akemi .


Pakaikan cream yang beli di apotik kemrin seperti tangan saya lumayan tidak terlalu sakit ucap tuan muda Joon Woo pada Akemi .


Akemi langsung berjalan ke arah tuan muda Joon Woo yang sedang berdiri di pinggir kasur yang sedang melihat layar telefon genggamnya .


Akemi meminta tuan muda duduk , ia meraih cream yang ada di meja dan mengusap lembut di lengan tuan muda Joon Woo .


Setelah selesai mengusap cream, Akemi minta izin untuk ke kamar mandi .


Saya cuci tangan dulu i-ya ucap Akemi pada tuan muda Joon Woo .


Tuan muda Joon Woo hanya mengangguk kepalanya .


Tuan muda kalau mau pakai baju , Pakaian tuan muda sudah saya siapkan di pinggir kasur itu ucap Akemi seraya berjalan masuk ke kamar mandi .


Setelah mencuci tangannya , Akemi kembali keluar dari kamar mandi sambil membawa pakaian kotor dan tas kecil berisi peralatan mandi , ia melirik ke arah tuan muda Joon Woo yang sedang mengenakan celananya .

__ADS_1


Setelah selesai memasukkan pakaian kotor dan tas kecil peralatan mandi di dalam koper . Ia bangun untuk menghampiri tuan muda Joon Woo yang sedang melihat kembali ke layar telefon genggamnya . Akemi melirik ke layar telefon genggam tuan muda Joon Woo , hemm sedang membuka email yang masuk gumam Akemi .


Akemi meraih kameja tuan muda Joon Woo dan Akemi menunjukkan kamejanya pada tuan muda Joon Woo .


Tuan muda Joon Woo hanya menganggukkan kepalanya dan langsung melihat kembali telefon genggam di tangannya . Saat sedang mengancing kancing kameja tuan muda Joon Woo, Akemi melirik lagi keleher tuan muda Joon Woo . Akemi memberanikan diri bersuara …,


Tuan muda maaf , saya tidak sengaja buat tanda di leher tuan muda … mau saya pake hansaplast kah ? Atau Nanti kita mampir ke apotik buat beli cream mempercepat menghilangkan biru tersebut ucap Akemi masih melihat biru di leher tuan muda Joon Woo .


Tidak perlu jawab tuan muda Joon Woo sambil memasukkan kameja ke dalam celananya .


Tapi kan tuan muda Joon Woo banyak ketemu orang orang , memang tidak apa apa lehernya begitu. Kalau saya masih bisa tutupi pakai syal ucap Akemi lagi .


Tuan muda Joon Woo sama sekali tidak merespon ucapan dari Akemi dan langsung berjalan ke arah meja rias .


Kamar hening seketika .. tiba tiba suara deringan telefon genggam tuan muda memecah keheningan kamar itu . Tuan muda Joon Woo langsung mengangkatnya . Terdengar dari balik telefon suara seorang wanita .


Akemi meraih tas kecil barang makeup di atas meja seraya melirik ke arah tuan muda Joon Woo .


Sudah dulu i-ya Mieka ucap tuan muda Joon Woo langsung mematikan telefon sepihak .


Tuan muda Joon Woo langsung menyisir rambutnya seraya melirik ke tanda yang di buat Akemi di lehernya dan ia lansung tersenyum . Tuan muda Joon Woo meraih botol yang berisi minyak wangi dan langsung menyemprotkan ke bajunya .


Setelah selesai , Tanpa di minta Akemi … tuan muda Joon Woo inisiatif sendiri membereskan peralatannya di atas meja makeup dan di masukkan di tas kecilnya . Ia melangkah memberikan pada Akemi yang sedang menyusun barang barang di koper agar bisa di tutup . Akemi langsung meraihnya tas kecil yang di berikan tuan muda padanya dan meletakkan di dalam koper .


Minggir , biar saja yang tutup kopernya ucap Tuan muda Joon Woo pada Akemi .


Akemi pun berdiri dan melangkah ke arah sepatu yang ada di pojok . Ia Langsung memakai sepatu high heelsnya dan meraih sepatu tuan muda Joon Woo . Ia kembali lagi ke arah tuan muda Joon Woo yang selesai menutup koper . Akemi langsung meraih tangan tuan muda Joon Woo dan berjalan ke arah sofa . Duduk i-ya ucap Akemi seraya mendorong tubuh tuan muda Joon Woo di sofa . Tuan muda Joon Woo langsung melabuhkan pantatnya ke sofa . Akemi bersimpuh di karpet , tanganya langsung meraih kaki tuan muda dan di letakkan di pahanya . Akemi Membersihkan kaki tuan muda Joon Woo dengan tangannya dan langsung memasang kaos kaki serta sepatu . Tuan muda Joon Woo melirik Akemi sambil tersenyum . Setelah selesai Akemi pun bangun dari duduknya . Tuan muda Joon Woo langsung menarik tangan Akemi , meminta Akemi duduk di pangkuannya . Akemi tersenyum perlahan melabuhkan pantatnya di pangkuan tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo hanya menatap wajah Akemi .


Tuan muda kenapa ? tanya Akemi sambil mengusap lembut wajah tuan muda Joon Woo .

__ADS_1


Kita batalin i-ya pulangnya hari ini ucap tuan muda Joon Woo sambil tangannya melingkari pinggang Akemi .


Akemi menggelengkan kepalanya seraya bersuara .


Kita pulang saja i-ya , tuan muda pastinya banyak kerjaan yang harus di kerjakan dan saya juga mau masuk kuliah agar tidak ketinggalan jauh pelajarannya . Nanti kalau tuan muda ada waktu luang dan saya libur kuliah kita liburan ke pantai ucap Akemi sambil mengusap lembut rambut dan seraya menyiium dahi tuan muda Joon Woo.


Tuan muda Joon Woo menganggukkan kepalanya dan menyiuum wajah Akemi .


Akemi langsung berdiri dari pangkuan tuan muda Joon Woo dan ia langsung menarik tangan tuan muda Joon Woo meminta berdiri . Buruan berdiri , saya lapar nihh ucap Akemi sambil menatap wajah tuan muda Joon Woo .


Tuan muda Joon Woo pun bangun dari duduknya dan tersenyum .


Akemi melirik wajah tuan muda Joon Woo .


Ya tuhan kenapa ganteng banget dia gumam Akemi .


Tuan muda Joon Woo meraih tangan Akemi dan langsung melangkah . Akemi secepat kilat meraih tas nya yang ada di meja melangkah mengikuti tuan muda Joon Woo .


Saat pintu di buka .., pengawal bawa koper dan masukkan di mobil ucap tuan muda Joon woo sambil melangkah ke arah lift .


Mereka berdua pun masuk ke dalam lift untuk turun ke Lobby .


Setelah pintu lift terbuka , tuan muda Joon Woo dan Akemi pun keluar . Sekretaris nenek Chung Cha dari tadi menunggu di Lobby langsung menghampiri tuan muda Joon Woo dan Akemi yang sedang berjalan .


Selamat pagi sapa sekretaris nenek Chung Cha sambil menundukkan kepala . Saya mau makan dulu ucap tuan muda Joon Woo pada sekretaris Nenek Chung Cha .


Baik tuan muda ucap sekretaris nenek Chung Cha .


Tanpa sengaja sekretaris nenek Chung Cha melirik ke arah leher tuan muda Joon Woo yang ada tanda ****** , ia juga melirik ke leher Akemi dan sekretaris nenek Chung Cha tersenyum .

__ADS_1


Ehemmm tuan muda yang kelihatan dingin dengan wanita . Tidak taunya , tidak kuat juga setelah menikah gumam sekretaris nenek Chung Cha seraya tersenyum .


__ADS_2