Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Tuan Muda Merajuk


__ADS_3

Mobil yang di tumpangi Tuan muda Joon Woo langsung masuk kehalaman restoran cepat saji .


Akemi melihat ke arah taman yang ada di restoran dari balik jendala mobil .


Tuan muda Joon Woo melirik ke arah Akemi .


Kamu melihat apa ? tanya tuan muda Joon Woo .


Tidak , hanya melihat taman itu bagus banget Lanskapnya ucap Akemi .


Yuuk turun tadi katanya lapar ucap tuan muda Joon Woo .


Tuan muda Joon Woo langsung turun dari mobil di susuli Akemi .


Tuan muda Joon Woo langsung menghampiri Akemi yang sedang berdiri di pinggiri mobil , ia langsung meraih tangan Akemi .


Tanganmua dingin sekali ucap tuan muda Joon Woo .


Apa mau di bungkus saja makanannya ? Tanya tuan muda Joon Woo .


" Tidak … makan di sini saja , pemandangan di sini "bagus banget , nanti saya boleh i-ya foto foto di sini ? ucap Akemi pada tuan muda Joon Woo .


Terserah kamu …


Yang penting foto kita berdua jangan di upload di sosial media ucap tuan muda Joon Woo .


Akemi tiba tiba terdiam ..


Tangan kamu sudah dingin banget ,malah berdiri di sini . Yuuk masuk kedalam ucap tuan muda Joon Woo memecahkan keheningan .


Tuan muda Joon Woo langsung menggenggam tangan Akemi dan mereka langsung melangkah masuk ke dalam restoran,


Pelayan restoran menyambut tuan muda Joon Woo dan Akemi dengan ramah sekali .


Meja nya di pesan atas nama siapa ? Ucap pelayan tersebut dalam bahasa Korea .


Akemi menanyakan ke tuan muda , tuan muda apakah kita sudah memesan meja makan di sini ucap Akemi pada Tuan muda Joon woo .


Sudah , atas Joon Woo ucap tuan muda pada Akemi .


Saya sudah memesan atas nama Joon Woo ucap Akemi menggunakan bahasa Korea .


Mereka langsung di anter oleh pelayan restoran ke ruang VIP .


Silakan masuk ucap pelayan restoran tersebut . Lin melabuhkan pantat di lantai yang berlapis tikar rotan dan langsung mencopot sepatu yang ia pakai .


Akemi langsung naik di susuli tuan muda Joon Woo .


Kamu suka tempatnya tanya tuan muda Joon Woo pada Akemi .


Suka … lanskapnya bagus . ini restoran perpaduan Korea dan Jepang i-ya ? tanya Akemi pada tuan muda Joon Woo .


Sepertinya iya ucap tuan muda Joon Woo .


Tuan muda Joon Woo menghampiri Akemi yang sedang berdiri di depan pintu yang menghadap taman .


Sambil melingkari tangannya di pinggang Akemi dan meletak wajahnya di pundak Akemi .


Akemi kaget …


Tuan muda , tidak enak di lihat orang ucap tuan muda .


Biarin .. saya peluk isteri saya bukan wanita lain . Kamu tidak suka ? Tuan muda Joon Woo sambil melepaskan pelukkannya dan meninggalkan Akemi .


Tuan muda Joon Woo langsung melabuhkan pantatnya di bantal segiempat .


Akemi langsung mengalihkan pandangannya kearah tuan muda Joon Woo yang sedang duduk .


Tiba tiba makanan yang di pesan oleh sekretaris nenek Chung Cha pun sampai .

__ADS_1


Pelayan restoran menata makanan di atas meja .


Setelah Selesai ..


Silakan makan ucap salah satu pelayan restoran .


Mereka pun keluar dari ruangan tersebut dan langsung menutup pintu ruangan VIP dengan menggeserkan pintunya .


Akemi melihat tuan muda Joon Woo langsung makan tanpa menawarnya makan .


Akemi yang dari tadi berdiri , menghampiri meja . perlahan lahan melabuhkan pantatnya ke bantal segiempat yang berada di depan tuan muda Joon Woo .


Ia mengambil sumpit yang ada di atas meja .


Dan langsung makan makanan yang ada .


Ruangan hening seketika …,


Akemi makan hanya menundukkan kepalanya , wajah Akemi langsung berubah tidak seceria tadi .


Tiba tiba telefon genggam Akemi berbunyi . Akemi tidak mengangkatnya karena takut menganggu tuan muda lagi makan .


Tuan muda Joon Woo melirik kearah Akemi …


Telefonnya di angkat , pusing saya mendengarnya ucap tuan muda Joon Woo dengan nada kesal .


Akemi langsung meraih telefon gengamnya di dalam tas yang ada di pinggirnya , Ia melihat di layar telefon genggamnya , Vediocall dari Shakila .


Akemi meletakkan telefon genggamnya di atas meja dan di senderkan di pinggir kotak tisu .


Akemi menerima vediocallnya .


Hai Akemi ucap Shakila .


Maaf saya turun berdukacita i-ya atas meninggalkan nenek Chung Cha .


Walaupun nenek Chung Cha sudah tidak ada .. kamu tidak sendiri kamu masih punya aku ucap Shakila sambil menangis .


Terima kasih Shakila ucap Akemi ikut menangis .


Bagaimana dengan kuliah mu nanti Akemi ? nenek Chung Cha yang membiayaimu sudah meninggal . Beasiswa yang kamu dapat malah kamu berikan pada aku ucap Shakila dari balik vediocall .


Shakila jangan ungkit lagi … aku ikhlas berikan pada kamu .


Mungkin aku tidak lagi kuliah di Amerika Serikat , Saya tidak mampu membayarnya untuk makan saja nanti saya bingung ucap Akemi menetiskan airmatanya .


Itu kan cita cita kamu dari SMP ucap Shakila lagi.


Tidak apa apa Shakila , semua itu sudah takdirku . mungkin tuhan merencanakan lebih bagus buatku yang lain , kita hanya bisa berharap dan mengimpikan saja .


Tapi Kamu harus janji padaku , kamu harus kuliah yang rajin i-ya ucap Akemi mencoba untuk senyum .


kamu nanti mau kuliah di mana ? Tanya Shakila .


Mungkin aku akan pulang lagi ke Indonesia , kerja dulu untuk mengumpulkan duit . Baru aku kuliah lagi sambil kerja , tapi kuliahnya hanya di Indonesia saja ucap Akemi sambil mengusap airmatanya .


Ya tuhan Akemi … Shakila menangis dari balik vediocall .


Di indonesia kamu tinggal dengan siapa nanti ? Tanya Shakila terus menangis .


Paling aku tinggal sementara di panti asuhan dulu , kalau ada uang lebih baru aku kost .


Shakila udah dulu i-ya … aku jadi sedih dech jadinya .


Akemi … aku sayang kamu ucap Shakila sambil menangis dari balik vediocall .


Aku juga sayang kamu ucap Akemi menangis .


Kapan kapan nanti kita vediocall lagi .

__ADS_1


Kabarin aku , kalau sudah sampai di Indonesia .


I-ya ucap Akemi menghampiri vediocallnya .


Tuan muda Joon Woo terdiam mendengarnya .


Buruan makan ucap tuan muda Joon Woo .


Saya sudah kenyang ucap Akemi .


Tadi katanya lapar , tapi tidak dihabis makannya ucap tuan muda Joon Woo .


Tuan muda Joon Woo tidak bisa melihat wajah Akemi , saat Akemi menangis apalagi tuan muda Joon Woo mendengar langsung dari perbualan Akemi bersama temannya .


Katanya tadi mau foto ucap tuan muda Joon Woo lagi .


Tidak jadi tuan muda jawab Akemi sambil mengusap airmatanya dengan tisu .


Maaf Tuan muda , saya mau balik hotel . Tiba tiba kepala saya pusing ucap Akemi mengusap airmata yang masih mengalir .


Baiklah kita pulang ke hotel sekarang .


Tuan muda Joon Woo bangun dari duduknya di susuli Akemi .


Akemi langsung turun , tapi tiba tiba kakinya mengenai batu kelikir .


Auuuww , Akemi bersuara .


Tuan muda Joon Woo melihat kaki Akemi berdarah .


Ia langsung mengeluarkan kartu dari dompetnya . Dan langsung menggendong Akemi .


Tuan muda saya tidak apa apa turunkan saya ucap Akemi meminta turun dari gendongan .


Bisa diam tidak ucap tuan muda Joon Woo .


Ini kartunya untuk pembayaran makan di ruangan VIP dan di ruang mawar . Sebentar lagi pengawal pribadi saya akan datang ke sini untuk mengambil kartunya ucap tuan muda Joon Woo menggunakan bahasa inggris .


Baik tuan ucap salah satu pelayan restoran .


Tuan muda Joon Woo bergegas membawa Akemi ke mobil . Sekretaris nenek Chung Cha dan pengawal pribadi melihatnya kaget dan langsung berlari ke arah tuan muda Joon Woo .


Bagi saya kotak obat ucap tuan muda Joon Woo dengan nada panik .


Ini tuan muda ucap sekretaris nenek Chung Cha .


Salah satu tolong ambilkan kartu saya di kasir dan sepatu Akemi di ruang VIP.


"Baik" ucap pangawal pribadinya .


Pengawal pribadi tuan muda Joon Woo langsung bergegas masuk kedalam restoran .


Tuan muda Joon Woo membersihkan luka Akemi dengan akohol , di teteskan betadine dan menempelkan hansaplast dengan hati hati .


Masih sakit ? Tanya tuan muda pada Akemi .


Akemi hanya menggelengkan kepalanya .


Setelah selesai tuan muda Joon Woo memberikan kotak obatnya pada sekretaris nenek Chung Cha . Tolong ambilkan sendal ucap tuan muda .


Tidak sampai beberapa detik , pengawal pribadi memberikan sendal .


"Ini sendalnya "tuan muda Joon


tuan muda Joon Woo meraih sendalnya dan langsung memakaikan di kaki Akemi .


"Kita pulang ke hotel tidak mau foto foto ? " Tanya tuan muda Jiem pada Akemi


Tidak pulang ke hotel saja jawab Akemi

__ADS_1


__ADS_2