
Sekitar dua jam Tuan muda Joon Woo makan siang bersama tamu terhormat , akhirnya Tuan muda Joon Woo pamit pulang karena ada kerjaan harus di selesai kan . Tuan muda Joon Woo pun bangun dari tempat duduk nya dan melangkah untuk keluar dari ballroom . Akemi , sekretaris Dae Shim pun bangun setelah melihat tuan muda Joon Woo berdiri . Tuan muda Joon Woo memberi kode pada pengawal pribadi untuk menjaga Akemi . Empat langkah dari pintu keluar , tuan muda Joon Woo tiba tiba menghentikan langkahnya , Ia melirik ke arah Akemi yang lagi berjalan ke arahnya .
Bisa cepat tidak jalan nya ? kata tuan muda Joon Woo pada Akemi .
Ikut belakang saya , jangan jauh jauh dari saya ujar tuan muda Joon Woo lagi .
Akemi hanya diam tidak menjawab sama sekali .
Tuan muda Joon Woo melanjutkan langkahnya . Akemi mengikuti tuan muda Joon Woo dari belakang . Sampai di Lobby Tuan muda di panggil seorang wanita , ia adalah anak salah satu direktur di salah satu perusahaan . Wanita itu ber jalan ke arah Tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo tetap berjalan dengan wajah datar dan dingin terhadap wanita . Sekretaris Dae Shim berhenti melangkah.
__ADS_1
Ada apa Nona ? tanya sekretaris Dae Shim .
Saya mau ketemu sama tuan muda Joon Woo jawab Wanita itu sambil melangkah meninggalkan Sekretaris Dae Shim . Sekretaris Dae Shim pun bergegas mengejar wanita itu . Akemi melirik ke belakang , ia melihat wanita itu masih mengejar tuan muda Joon Woo . Akemi dengan spontan memegang lengan tuan muda Joon Woo . Tuan muda , ada wanita mengejar tuan muda . Sebaiknya tuan muda menemuinya dulu kata Akemi yang masih memegang lengan tuan muda . Tiba tiba tuan muda Joon Woo menghentikan langkahnya . Wanita itu pun menghampiri tuan muda Joon Woo . Tangan Akemi masih memegang lengan Tuan muda Joon Woo . Wanita tersebut melirik ke Akemi dengan wajah tidak suka dan juga melirik tangan Akemi yang masih memegang lengan tuan muda Joon Woo . Akemi baru menyadari tangannya masih memegang lengan Tuan muda Joon Woo , ia langsung melepaskan perlahan lahan dan melangkah mundur dari tuan muda Joon Woo .
Sekretaris Dae Woo menghampiri tuan muda Joon Woo dan wanita itu .
Nona , tuan muda Joon Woo lagi buru buru karena ada kerjaan yang harus di selesaikan kata sekretaris Dae Shim .
Laahhh kenapa pulangnya cepat sangat ? tanya wanita itu pada tuan muda Joon Woo . Karena ada kerjaan yang harus di selesaikan kata sekretaris Dae Shim lagi sama wanita tersebut . "Maaf saya pergi dulu " kata tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo langsung melangkah tanpa memperdulikan wanita itu . Akemi mengikuti tuan muda dari belakang . Wanita itu melangkah ke arah akemi dan dengan sengaja menghadang dengan kaki nya karena Akemi memakai high heels 9 cm akhirnya ia pun terjatuh . Tuan muda Joon Woo melirik ke arah wanita tadi dengan pandangan tajam dan langsung menghampiri Akemi . Sudah saya bilang dari tadi , jalan di belakang saya . Kamu di bilangain susah banget sich, kalau sudah jadi begini siapa yang susah ,,.. Sekarang Kamu bisa jalan sendiri ? Tanya tuan muda pada Akemi . Akemi hanya menganggukkan kepalanya . Sekretaris Dae Shim langsung menghampirin Akemi dan membantu Akemi bangun .
__ADS_1
Sorry kata wanita itu sambil berlalu meninggalkan tuan muda Joon Woo dan Akemi . Perempuan berengsek , suruh orangtua nya ketemu saya kata tuan muda Joon Woo dengan nada marah pada Sekretaris Dae Shim .
Belum sempat sekretaris Dae Shim menjawab Akemi langsung balas ucapan tuan muda Joon Woo . Tuan muda jangan di perpanjang permasalahan ini , saya juga tidak ada yang terluka kok kata Akemi pada tuan muda sambil bangun di bantu sama Sekretaris Dae Shim . Kalau terjadi sesuatu dengan kamu , saya yang akan dapat masalah dengan nenek Chung Cha kata tuan muda Joon lagi . Tapi kan saya tidak kenapa kenapa jawab Akemi lagi . Tuan muda bangun dari jongkok nya dan berdiri langsung memegang lengan Akemi . Mereka melangkah bersamaan ke mobil , pengawal sudah siap membukakan pintu mobil buat tuan muda dan Akemi . Tuan muda Joon Woo membantu Akemi masuk ke dalam mobil , kaki kamu hati hati kata tuan muda sambil melepaskan sepatu high heels 9 cm dari kaki Akemi . Tuan muda memberi kode pada sekretaris Dae Shim , dengan cepat sekretaris menghampiri Tuan muda Joon Woo . "Ambilkan sendal perintah tuan muda Joon Woo ." Sekretaris Dae Shim langsung bergegas mengambil sendal di mobil pengawal .
Tuan muda masih berdiri di pintu mobil yang masih terbuka , sedangkan Akemi duduk di dalam mobil . Tuan muda panggil Akemi sambil menarik Jas tuan muda . Tuan muda Joon Woo menundukkan kepalanya . Kenapa , sakit kah ? tanya tuan muda dengan wajah khawatir .
"Tuan muda dan Akemi sekarang saling bertatapan ." Saya tidak sakit , saya enggak pakai sendal juga tidak apa apa jawab Akemi dengan wajah tersenyum . Kamu mau nyeker gitu ? tanya tuan muda dengan wajah kesal . Sendal yang di minta tuan muda Joon Woo pun sampai . Sekretaris Dae Shim langsung menyerahkan pada tuan muda Joon Woo . Ini sendal yang tuan muda minta kata sekretaris Dae Shim . Tuan muda Joon Woo langsung meraih sendal nya .
Pakai sendal saya dulu , kata Tuan muda Joon Woo sambil meletakkan sendal pas di bawah kaki Akemi . Sepatu Akemi langsung iya raih dan di tenteng nya . Tuan muda Joon Woon menutup pintu dan melangkah ke arah pintu satunya lagi . Pengawal langsung membukakan pintu buat tuan muda Joon Woo ,,..tuan muda Joon Woo pun langsung masuk kedalam mobil . Sepatu high heels Akemi di letakkan pas di bawah kaki tuan muda .
__ADS_1
Mobil yang mereka tumpangi pun langsung meluncur ke arah kantor tuan muda Joon Woo .