
Mobil yang di tumpangi tuan muda Joon Woo dan Akemi meluncur menelusuri kota korea , udara di Korea saat itu cukup dingin
Akemi melihat dari balik kaca jendela mobil . Tiba tiba mata Akemi tertuju pada sebuah Apotik .
Tuan muda , bisa kah berhenti sebentar di apotik itu ucap Akemi pada tuan muda Joon Woo sambil menunjukkan dengan jemari nya .
Pak berhentikan mobilnya , saya mau ke apotik sebentar ucap tuan muda Joon Woo pada pak supir tersebut .
Tidak lama .. mobilnya pun berhenti di bahu jalan , di seberangnya jalan ada sebuah apotik .
Tunggu sebentar ucap tuan muda Joon Woo saat Akemi mau membuka pintu mobil .
Tuan muda Joon Woo langsung membuka pintu dan keluar dari mobil , ia langsung ke arah pintu mobil di mana posisi Akemi duduk . Tuan muda Joon Woo langsung membuka pintunya tanpa sengaja melirik ke arah paha Akemi yang putih keluar dari mobil .
Udara dingin sekali i-ya tuan muda ucap Akemi .
Makanya buruan kita ke apotik jawab tuan muda Joon Woo .
Tuan muda langsung menggenggam tangan Akemi dan berjalan menyeberangi jalan menuju apotik .
Sekretaris nenek Chung Cha tersenyum melihat tuan muda Joon Woo dan Akemi sedang berpegang tangan di depan matanya .
Setelah sampai di depan apotik tersebut .
Tuan muda Joon Woo dan Akemi langsung masuk ke dalam apotik .
Akemi berjalan kearah rak obat sapu dan Akemi memanggil apoteker dengan menggunakan bahasa korea .
Apoteker menghampiri Akemi yang memanggilnya .
"Bisa saya bantu " ucap apoteker .
Akemi menanyakan obat luar yang ia pegang buat luka memar dan sakit karena pukulan .
Apoteker menyarankan obat luar di tangan kanan Akemi … Mereka berbicara menggunakan bahasa Korea .
Tuan muda Joon Woo melirik kearah Akemi yang berada di rak lip balm .. ternyata dia bisa bahasa Korea gumam Tuan muda Joon Woo sambil tersenyum .
Akemi berjalan melangkah menghampiri tuan muda yang masih melihat lihat lip balm .. di tangan nya memegang obat sapu .
Saya sudah dapat obat luar buat tangan tuan muda ucap Akemi sambil melirik ke arah rak yang tersusun pembalut Wanita .
Saya tinggal sebentar i-ya ucap Akemi pada tuan muda Joon Woo .
__ADS_1
Akemi langsung melangkah ke arah rak yang tersusun pembalut wanita , ia mencari pembalut yang cocok dengannya .
Tuan muda Joon Woo yang sudah menemui lip balm yang cocok dengannya , melirik ke arah Akemi yang berada di rak Pembalut Wanita dan langsung berjalan menghampiri Akemi .
Setelah menghampiri Akemi , tuan muda membisikkan ke kuping Akemi .
Yaah … ntar malam saya tidak bisa minta hak saya i-ya ? bisik tuan muda Joon Woo sambil tersenyum meledeki Akemi .
Wajah Akemi langsung memerah menahan malu .
"Otak mesum " bisik Akemi pada tuan muda Joon Woo .
" Tapi tidak salahkan kalau saya minta hak saya " ucap tuan muda Joon sambil melangkah meninggal Akemi .
Akemi kaget … jantungnya langsung berdetak kencang .
"Hei … kenapa masih berdiri di situ ? " panggil tuan muda Joon Woo sambil memalingkan wajahnya ke arah Akemi yang masih berdiri .
Akemi langsung berjalan kearah tuan muda Joon Woo ..
Mereka langsung ke kasir untuk membayar obat luar , lip balm dan pembalut wanita .
Setelah selesai membayar barang yang mereka ambil . Tuan muda Joon Woo dan Akemi langsung melangkah keluar dari Apotik .
Ia langsung melangkah ke arah toko tersebut .
" Kita mau kemana tuan muda ? " tanya Akemi .
Ikut saja ucap tuan muda sambil memegang erat tangan Akemi dan berjalan ke arah toko tersebut .
Setelah sampai di depan toko yang berjualan jaket tersebut … tuan muda Joon Woo langsung mendorong pintu toko itu .
Tuan muda Joon Woo dan Akemi di sambut ramah oleh penjaga toko . Tuan muda Joon Woo langsung berjalan masih memegang tangan Akemi ke arah jaket outerwear Wanita Panjang .
Ia melepaskan perlahan tangan Akemi dan langsung memilih jaket outerwear Wanita dan langsung meraih jaket wanita berwarna hitam .
Ini i-ya .. mau ? tanya tuan muda Joon Woo pada Akemi .
Akemi mendekatkan bibirnya kearah tuan muda dan membisikkan ke kuping tuan muda Joon Woo .
Tuan muda tadikan sudah belikan saya baju , saya masih bisa tahan kok dinginnya bisik Akemi pada tuan muda Joon Woo .
Dari kamu sakit dan nanti malah mereportkan saya lagi kalau kamu sakit … Baik saya belikan ucap tuan muda .
__ADS_1
Maafkan saya i-ya, kalau saya mereportkan tuan muda ucap Akemi .. tiba tiba wajah Akemi berubah .
Tuan muda melihatnya langsung mengusap lembut wajah Akemi dan dengan satu tangan nya menarik tubuh Akemi di pelukkannya .
Saya tidak merasa kamu mereportkan saya , sekarang kita sama sama tidak ada siapa siapa. Tidak salah kalau saya membelikan buat kamu pakaian karena itu adalah kewajiban saya .
Sekarang bantu saya carikan jaket buat saya pula ucap tuan muda Joon Woo merubah suasana agar Akemi tidak bersedih lagi .
Akemi melihat Jaket laki laki yang terpajang .
Akemi langsung menarik tangan tuan muda ke arah jaket laki laki yang terpajang .
" Kalau ini mau tidak ? "tanya Akemi .
Tuan muda Joon Woo hanya mengangguk kepalanya tanda setuju .
Akemi langsung meminta kepada pelayan toko ukuran L .
" Saya minta ukuran L " ucap Akemi pada pelayan toko tersebut menggunakan bahasa Korea .
Setelah mendapatkan Jaketnya , tuan muda Joon Woo berjalan kearah kasir di susuli Akemi .
Jaketnya tidak usah di bungkus i-ya , kami mau langsung pakai saja jaketnya ucap tuan muda menggunakan bahasa inggris .
Akemi menghampiri tuan muda Joon Woo yang berdiri di depan kasir .
Tuan muda Joon Woo langsung meraih jaket buat Akemi dan langsung memakaikan pada Akemi .
Pelayan toko melihat mereka berdua hanya tersenyum …so sweet gumam pelayan toko .
Tuan muda Joon Woo meraih jaketnya dan langsung di raih Akemi .
Akemi perlahan lahan memakaikan jaket ke tuan muda Joon Woo .
" Sudah tidak dingin lagi kan ? " tanya tuan muda Joon Woo pada Akemi .
Sedikit jawab Akemi ..
Kalau mau hangat , nanti di kamar saya yang hangatkan ucap tuan muda Joon Woo santai sambil menyiium dahi Akemi dengan bibir dengan lembut .
Tuan muda Joon Woo memegang tangan Akemi dan melangkah keluar dari toko tersebut untuk menuju ke mobil yang sudah menunggu mereka dari tadi .
Jantung Akemi lagi lagi berdetak kencang setelah mendengar ucapan tuan muda Joon Woo , seperti aku salah menjawab i-ya tadi gumam Akemi sambil melangkah .
__ADS_1