Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Jantung Akemi berdetak kencang Karena Tuan muda


__ADS_3

Mobil yang di tumpangi tuan muda Joon Woo dan Akemi meluncur menelusuri kota korea , udara di Korea saat itu cukup dingin


Akemi melihat dari balik kaca jendela mobil . Tiba tiba mata Akemi tertuju pada sebuah Apotik .


Tuan muda , bisa kah berhenti sebentar di apotik itu ucap Akemi pada tuan muda Joon Woo sambil menunjukkan dengan jemari nya .


Pak berhentikan mobilnya , saya mau ke apotik sebentar ucap tuan muda Joon Woo pada pak supir tersebut .


Tidak lama .. mobilnya pun berhenti di bahu jalan , di seberangnya jalan ada sebuah apotik .


Tunggu sebentar ucap tuan muda Joon Woo saat Akemi mau membuka pintu mobil .


Tuan muda Joon Woo langsung membuka pintu dan keluar dari mobil , ia langsung ke arah pintu mobil di mana posisi Akemi duduk . Tuan muda Joon Woo langsung membuka pintunya tanpa sengaja melirik ke arah paha Akemi yang putih keluar dari mobil .


Udara dingin sekali i-ya tuan muda ucap Akemi .


Makanya buruan kita ke apotik jawab tuan muda Joon Woo .


Tuan muda langsung menggenggam tangan Akemi dan berjalan menyeberangi jalan menuju apotik .


Sekretaris nenek Chung Cha tersenyum melihat tuan muda Joon Woo dan Akemi sedang berpegang tangan di depan matanya .


Setelah sampai di depan apotik tersebut .


Tuan muda Joon Woo dan Akemi langsung masuk ke dalam apotik .


Akemi berjalan kearah rak obat sapu dan Akemi memanggil apoteker dengan menggunakan bahasa korea .


Apoteker menghampiri Akemi yang memanggilnya .


"Bisa saya bantu " ucap apoteker .


Akemi menanyakan obat luar yang ia pegang buat luka memar dan sakit karena pukulan .


Apoteker menyarankan obat luar di tangan kanan Akemi … Mereka berbicara menggunakan bahasa Korea .


Tuan muda Joon Woo melirik kearah Akemi yang berada di rak lip balm .. ternyata dia bisa bahasa Korea gumam Tuan muda Joon Woo sambil tersenyum .


Akemi berjalan melangkah menghampiri tuan muda yang masih melihat lihat lip balm .. di tangan nya memegang obat sapu .


Saya sudah dapat obat luar buat tangan tuan muda ucap Akemi sambil melirik ke arah rak yang tersusun pembalut Wanita .


Saya tinggal sebentar i-ya ucap Akemi pada tuan muda Joon Woo .

__ADS_1


Akemi langsung melangkah ke arah rak yang tersusun pembalut wanita , ia mencari pembalut yang cocok dengannya .


Tuan muda Joon Woo yang sudah menemui lip balm yang cocok dengannya , melirik ke arah Akemi yang berada di rak Pembalut Wanita dan langsung berjalan menghampiri Akemi .


Setelah menghampiri Akemi , tuan muda membisikkan ke kuping Akemi .


Yaah … ntar malam saya tidak bisa minta hak saya i-ya ? bisik tuan muda Joon Woo sambil tersenyum meledeki Akemi .


Wajah Akemi langsung memerah menahan malu .


"Otak mesum " bisik Akemi pada tuan muda Joon Woo .


" Tapi tidak salahkan kalau saya minta hak saya " ucap tuan muda Joon sambil melangkah meninggal Akemi .


Akemi kaget … jantungnya langsung berdetak kencang .


"Hei … kenapa masih berdiri di situ ? " panggil tuan muda Joon Woo sambil memalingkan wajahnya ke arah Akemi yang masih berdiri .


Akemi langsung berjalan kearah tuan muda Joon Woo ..


Mereka langsung ke kasir untuk membayar obat luar , lip balm dan pembalut wanita .


Setelah selesai membayar barang yang mereka ambil . Tuan muda Joon Woo dan Akemi langsung melangkah keluar dari Apotik .


Ia langsung melangkah ke arah toko tersebut .


" Kita mau kemana tuan muda ? " tanya Akemi .


Ikut saja ucap tuan muda sambil memegang erat tangan Akemi dan berjalan ke arah toko tersebut .


Setelah sampai di depan toko yang berjualan jaket tersebut … tuan muda Joon Woo langsung mendorong pintu toko itu .


Tuan muda Joon Woo dan Akemi di sambut ramah oleh penjaga toko . Tuan muda Joon Woo langsung berjalan masih memegang tangan Akemi ke arah jaket outerwear Wanita Panjang .


Ia melepaskan perlahan tangan Akemi dan langsung memilih jaket outerwear Wanita dan langsung meraih jaket wanita berwarna hitam .


Ini i-ya .. mau ? tanya tuan muda Joon Woo pada Akemi .


Akemi mendekatkan bibirnya kearah tuan muda dan membisikkan ke kuping tuan muda Joon Woo .


Tuan muda tadikan sudah belikan saya baju , saya masih bisa tahan kok dinginnya bisik Akemi pada tuan muda Joon Woo .


Dari kamu sakit dan nanti malah mereportkan saya lagi kalau kamu sakit … Baik saya belikan ucap tuan muda .

__ADS_1


Maafkan saya i-ya, kalau saya mereportkan tuan muda ucap Akemi .. tiba tiba wajah Akemi berubah .


Tuan muda melihatnya langsung mengusap lembut wajah Akemi dan dengan satu tangan nya menarik tubuh Akemi di pelukkannya .


Saya tidak merasa kamu mereportkan saya , sekarang kita sama sama tidak ada siapa siapa. Tidak salah kalau saya membelikan buat kamu pakaian karena itu adalah kewajiban saya .


Sekarang bantu saya carikan jaket buat saya pula ucap tuan muda Joon Woo merubah suasana agar Akemi tidak bersedih lagi .


Akemi melihat Jaket laki laki yang terpajang .


Akemi langsung menarik tangan tuan muda ke arah jaket laki laki yang terpajang .


" Kalau ini mau tidak ? "tanya Akemi .


Tuan muda Joon Woo hanya mengangguk kepalanya tanda setuju .


Akemi langsung meminta kepada pelayan toko ukuran L .


" Saya minta ukuran L " ucap Akemi pada pelayan toko tersebut menggunakan bahasa Korea .


Setelah mendapatkan Jaketnya , tuan muda Joon Woo berjalan kearah kasir di susuli Akemi .


Jaketnya tidak usah di bungkus i-ya , kami mau langsung pakai saja jaketnya ucap tuan muda menggunakan bahasa inggris .


Akemi menghampiri tuan muda Joon Woo yang berdiri di depan kasir .


Tuan muda Joon Woo langsung meraih jaket buat Akemi dan langsung memakaikan pada Akemi .


Pelayan toko melihat mereka berdua hanya tersenyum …so sweet gumam pelayan toko .


Tuan muda Joon Woo meraih jaketnya dan langsung di raih Akemi .


Akemi perlahan lahan memakaikan jaket ke tuan muda Joon Woo .


" Sudah tidak dingin lagi kan ? " tanya tuan muda Joon Woo pada Akemi .


Sedikit jawab Akemi ..


Kalau mau hangat , nanti di kamar saya yang hangatkan ucap tuan muda Joon Woo santai sambil menyiium dahi Akemi dengan bibir dengan lembut .


Tuan muda Joon Woo memegang tangan Akemi dan melangkah keluar dari toko tersebut untuk menuju ke mobil yang sudah menunggu mereka dari tadi .


Jantung Akemi lagi lagi berdetak kencang setelah mendengar ucapan tuan muda Joon Woo , seperti aku salah menjawab i-ya tadi gumam Akemi sambil melangkah .

__ADS_1


__ADS_2